• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Trotoar Jadi Rumah, Kisah Warga Lansia yang Bertahan Hidup di Pinggir Jalan Ciputat

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
September 12, 2026
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 2min read
Trotoar Jadi Rumah, Kisah Warga Lansia yang Bertahan Hidup di Pinggir Jalan Ciputat

Ilustrasi. Foto: Istimewa

244
SHARES
2.5k
VIEWS

DI tengah hiruk-pikuk lalu lintas kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, sebuah pemandangan menyimpan kisah kehidupan yang mungkin luput dari perhatian banyak orang.

Pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 17.45 WIB, seorang warga lanjut usia terlihat beristirahat di atas kasur tipis yang digelar di trotoar, tepat di dekat kolong jembatan penyeberangan kawasan Ciputat.

Lokasinya tidak jauh dari gerbang Kantor Kecamatan Ciputat.

Kasur tipis tersebut bukan sekadar tempat beristirahat sementara. Sejumlah kantong plastik berisi pakaian dan barang bawaan tampak berada di sekelilingnya.

Barang-barang tersebut tertata di sisi trotoar, tepat di pinggir jalan raya yang berbatasan dengan pagar fasilitas pemerintahan setempat.

Pemandangan serupa disebut bukan hal baru. Warga yang melintas di kawasan tersebut mengaku sudah cukup lama melihat sejumlah orang menggunakan area trotoar dan kolong jembatan sebagai tempat beristirahat sekaligus tinggal.

BACA JUGA :  Pemkot Tangsel dan Baznas Kolaborasi Bangun Kesejahteraan Masyarakat, Transparansi Jadi Hal Penting

“Sudah lama sih ada yang tidur-tidur di situ, bukan cuma satu orang. Kadang kasihan lihatnya, apalagi kalau malam dingin,” ujar Amanda, warga yang biasa melintas di kawasan tersebut.

Trotoar Berubah Fungsi Jadi Tempat Tinggal

Trotoar yang semestinya menjadi ruang bagi pejalan kaki dalam kondisi tertentu justru berubah fungsi menjadi tempat tinggal bagi warga yang tidak memiliki hunian tetap.

Kondisi tersebut memperlihatkan persoalan sosial yang masih dapat ditemukan di tengah perkembangan kawasan perkotaan Tangerang Selatan.

Bagi sebagian warga, ruang publik seperti trotoar, kolong jembatan, maupun sudut jalan akhirnya menjadi pilihan ketika tidak ada tempat lain untuk berlindung dan beristirahat.

Persoalan warga tanpa tempat tinggal tetap juga berkaitan dengan isu kesejahteraan sosial. Negara memiliki tanggung jawab terhadap fakir miskin dan anak terlantar sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 34 ayat (1) UUD 1945.

BACA JUGA :  Perumda Parkir Makassar Terima Kunjungan Kerja Pemkot Tangsel

Ketentuan mengenai kesejahteraan sosial juga diatur lebih lanjut dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.

Warga Minta Penanganan Lebih Manusiawi

Amanda berharap kondisi tersebut mendapat perhatian pemerintah. Menurutnya, penanganan warga yang tinggal di ruang publik sebaiknya tidak sekadar dilakukan dengan menertibkan atau memindahkan mereka.

Pendataan dan pemberian bantuan, menurut dia, menjadi langkah yang lebih manusiawi untuk mengetahui latar belakang serta kebutuhan masing-masing warga.

“Kalau bisa didata dan dibantu, jangan cuma diusir doang,” katanya.

Di balik aktivitas kendaraan yang terus melintas dan ramainya kawasan Ciputat, keberadaan warga yang menjadikan trotoar sebagai tempat tinggal menjadi pengingat bahwa persoalan kesejahteraan sosial masih menjadi pekerjaan yang membutuhkan perhatian.

BACA JUGA :  Perselingkuhan di Era Digital: Tantangan Baru dalam Hubungan

Trotoar mungkin hanya terlihat sebagai bagian kecil dari jalan raya. Namun bagi mereka yang tidak memiliki tempat untuk pulang, ruang sempit di sudut kota itu bisa menjadi tempat berteduh sekaligus tempat menjalani kehidupan.

Penulis:
Elmi Hairani
Mahasiswa FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Universitas Pamulang
Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Tags: berita Ciputatberita Tangsel terbaruCiputat hari inigelandangan Ciputatkehidupan warga Ciputatkesejahteraan sosial Tangselkolong jembatan Ciputatmasalah sosial Tangselpemkot tangselpenanganan warga terlantarpersoalan sosial Tangerang SelatanTangerang Selatantrotoar Ciputatwarga lansia tidur di trotoarwarga tanpa hunian tetapwarga tanpa tempat tinggal Ciputatwarga terlantar Tangerang Selatanwarga tidur di trotoar Ciputat
Previous Post

Doa Bersama Digelar di Dermaga Marina Carita, 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Hilang di Selat Sunda Masih Dicari

Next Post

Resep Dimsum Ayam yang Lembut dan Gurih, Bisa Dibuat Sendiri di Rumah

Related Posts

Bukan Tidak Pintar, Cuma Takut Bicara: Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Public Speaking sebagai Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Prestasi Mahasiswa

Oktober 21, 2026
2.3k
Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?
DUNIA KAMPUS

Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?

Oktober 21, 2026
2.4k
Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat
DUNIA KAMPUS

Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat

Oktober 21, 2026
2.4k
Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi
DUNIA KAMPUS

Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi

Oktober 21, 2026
2.4k
Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?
DUNIA KAMPUS

Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?

Oktober 21, 2026
2.4k
Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda
DUNIA KAMPUS

Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda

Oktober 21, 2026
2.1k
Next Post
Resep Dimsum Ayam yang Lembut dan Gurih, Bisa Dibuat Sendiri di Rumah

Resep Dimsum Ayam yang Lembut dan Gurih, Bisa Dibuat Sendiri di Rumah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com