• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau Bagi Lingkungan

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
September 10, 2026
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 2min read
Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau Bagi Lingkungan
2.1k
SHARES
237
VIEWS

GUNUNG Anak Krakatau yang berstatus Level III (Siaga) kembali melontarkan abu vulkanik ke berbagai wilayah, seperti Lampung Selatan, Serang, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Sumatera Selatan dan Bengkulu, erupsi ini membawa dampak buruk langsung, mulai dari udara kotor yang memicu gangguan pernapasan (ISPA) dan iritasi mata, air bersih yang tercemar, hingga daun tertutup abu tebal yang mengganggu fotosintesis dan mengancam hasil pertanian. Menanggapi kondisi ini, pihak medis di lapangan mengingatkan warga untuk lebih waspada.

“Aktivitas erupsi Krakatau ini membuat kampus mengambil kebijakan bimbingan dan kelas daring, bagi kami yang sedang mengejar target kelulusan dan butuh banyak konsultasi langsung untuk tugas akhir, perubahan mendadak ini cukup menyulitkan. Harapan kami situasi segera membaik agar proses akademik bisa kembali normal,” ujar Niken & Silvia, mahasiswa tingkat akhir.

BACA JUGA :  Lebih Mengenal Dunia Akuntansi

Selain berdampak pada ekosistem lokal, sebaran abu vulkanik di udara juga sempat mengganggu jalur penerbangan, sekolah, dan kegiatan lainnya, hingga memicu penutupan sementara beberapa bandara di wilayah terdampak, untuk menekan risiko keselamatan dan kesehatan, warga diimbau memakai masker, mengamankan pasokan air bersih, serta mematuhi zona bahaya radius 3 km yang ditetapkan oleh PVMBG.

Di sisi lain, gesekan partikel abu tebal di udara memicu fenomena sekunder berupa petir vulkanik dan gangguan medan magnet lokal, menurut penjelasan perwakilan pemantau PVMBG, Ir. Budi Santoso, fenomena petir vulkanik tersebut timbul akibat akumulasi muatan listrik statis dari gesekan partikel abu berkecepatan tinggi di dalam kolom erupsi. Ia menambahkan bahwa meskipun gangguan magnet ini tidak sebesar letusan utama, munculnya sambaran petir di dalam kolom erupsi mempertegas dampak kompleks aktivitas vulkanik terhadap kondisi atmosfer sekitar, sekaligus menegaskan pentingnya bagi masyarakat untuk tetap berada di luar radius bahaya yang telah ditentukan.

BACA JUGA :  Strategi Manajemen Kewirausahaan Berbasis Produk Kreatif untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Gen Z

Namun, di balik dampak perusakan awal tersebut, abu vulkanik menyimpan manfaat ekologis jangka panjang. Sebagaimana dijelaskan oleh Prof. Rina, seorang peneliti ilmu tanah dan ekologi, dampak erupsi ini memang tergolong berat bagi sektor pertanian pada fase awal, tetapi material vulkanik tersebut pada hakikatnya membawa suplemen hara alami bagi tanah.

Melalui pelapukan alami bersama air hujan dan mikroorganisme, abu ini terurai melepaskan nutrisi penting (seperti kalium, kalsium, dan fosfor) yang membentuk tanah Andosol yang sangat subur, sehingga dapat mempercepat pemulihan tanaman dan menyokong kelestarian ekosistem di masa depan.

Untuk saat ini, kita masih menunggu arahan dari BMKG. Mari kita menjaga kesehatan, keselamatan diri, serta lingkungan sekitar dengan tetap waspada dan mematuhi seluruh imbauan dari pihak berwenang.

BACA JUGA :  Jaminan Sosial Tenaga Kerja sebagai Sistem Perlindungan Sosial bagi Pekerja di Indonesia

 

Penulis:

Nirmala Octavia Ramadhani

Mahasiswa Universitas Pamulang

Previous Post

FIFGROUP Raih TOP GRC Awards 2026, Bukti Komitmen Tata Kelola Berkelanjutan 

Next Post

IMO-Indonesia Desak Gubernur Banten Perkuat Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang

Related Posts

Bukan Tidak Pintar, Cuma Takut Bicara: Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Public Speaking sebagai Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Prestasi Mahasiswa

Oktober 21, 2026
2.3k
Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?
DUNIA KAMPUS

Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?

Oktober 21, 2026
2.4k
Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat
DUNIA KAMPUS

Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat

Oktober 21, 2026
2.4k
Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi
DUNIA KAMPUS

Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi

Oktober 21, 2026
2.4k
Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?
DUNIA KAMPUS

Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?

Oktober 21, 2026
2.4k
Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda
DUNIA KAMPUS

Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda

Oktober 21, 2026
2.1k
Next Post
IMO-Indonesia Desak Gubernur Banten Perkuat Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang

IMO-Indonesia Desak Gubernur Banten Perkuat Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com