• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Selasa, 3 November, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Anemia Mengintai Remaja Putri, Kenali Gejala 5L dan Penyebabnya yang Sering Diabaikan

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Oktober 30, 2026
in KESEHATAN, NEWS, SELEB & GAYA HIDUP
Reading Time: 3min read
Anemia Mengintai Remaja Putri, Kenali Gejala 5L dan Penyebabnya yang Sering Diabaikan

Foto: Halodoc

233
SHARES
2.4k
VIEWS

TANGSELXPRESS– Anemia masih menjadi persoalan kesehatan yang perlu diwaspadai pada kelompok remaja di Indonesia. Remaja putri menjadi salah satu kelompok yang rentan mengalami kondisi ini, terutama akibat kehilangan darah selama menstruasi setiap bulan.

Anemia merupakan kondisi ketika kadar hemoglobin (Hb) dalam darah berada di bawah batas normal. Akibatnya, kemampuan darah untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh menjadi berkurang.

Mengutip Kementerian Kesehatan, anemia yang tidak ditangani dapat mengganggu kesehatan dan perkembangan remaja. Dampaknya juga dapat dirasakan dalam aktivitas sehari-hari, terutama selama masa pertumbuhan.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi anemia pada kelompok usia 15–24 tahun mencapai 15,5 persen. Angka tersebut menurun dibandingkan Riskesdas 2018 yang mencatat prevalensi sebesar 32 persen pada kelompok usia yang sama.

Meski mengalami penurunan, anemia masih perlu mendapat perhatian. Kajian dalam Jurnal Surya Medika menunjukkan prevalensi anemia pada remaja berbeda di sejumlah wilayah, mulai dari 10,2 persen di Barito Utara hingga 76 persen di Lombok Utara.

BACA JUGA :  Hasil Pertandingan UEFA Nations League Tadi Malam, Lengkap!

Kekurangan Zat Besi Jadi Salah Satu Penyebab Utama

Salah satu penyebab utama anemia adalah kurangnya asupan zat besi. Mineral ini dibutuhkan tubuh untuk memproduksi hemoglobin yang berfungsi mengangkut oksigen melalui aliran darah.

Kebutuhan zat besi meningkat selama masa remaja seiring pertumbuhan tinggi badan, perkembangan otot, dan bertambahnya massa tubuh. Karena itu, pemenuhan nutrisi melalui pola makan bergizi seimbang menjadi hal penting.

Remaja putri memiliki risiko lebih tinggi mengalami kekurangan zat besi akibat kehilangan darah selama menstruasi. Selain itu, infeksi cacing dan penyakit kronis juga dapat menjadi pemicu anemia.

Sejumlah faktor lain turut memengaruhi risiko anemia, di antaranya status gizi, kondisi ekonomi keluarga, dan tingkat pendidikan orang tua.

Remaja dengan indeks massa tubuh (IMT) rendah juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami anemia. Sementara itu, keterbatasan ekonomi keluarga dapat memengaruhi kemampuan menyediakan makanan bergizi dan mengakses layanan kesehatan.

Makanan Sumber Zat Besi untuk Mencegah Anemia

Pemenuhan kebutuhan zat besi dapat dilakukan melalui konsumsi makanan bergizi yang mengandung mineral tersebut.

BACA JUGA :  STY Panggil 28 Pemain untuk Piala Asia U-23 2024, Terbanyak dari Persija

Beberapa sumber zat besi dari pangan hewani antara lain daging merah, hati, ikan, dan kuning telur. Sementara itu, kacang-kacangan serta sayuran berdaun hijau juga dapat menjadi pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan zat besi.

Penyerapan zat besi dapat ditingkatkan dengan mengonsumsi makanan atau buah yang mengandung vitamin C.

Sebaliknya, teh dan kopi mengandung tanin serta polifenol yang dapat menghambat penyerapan zat besi apabila dikonsumsi berdekatan dengan waktu makan.

Karena itu, remaja perlu memperhatikan kombinasi makanan sehari-hari agar kebutuhan zat besi dapat terpenuhi secara optimal.

Kenali Gejala Anemia 5L

Anemia dapat dikenali melalui sejumlah gejala, salah satunya dikenal dengan istilah 5L, yaitu lemah, letih, lesu, lelah, dan lalai.

Selain itu, penderita anemia dapat menunjukkan tanda fisik berupa wajah pucat. Kondisi pucat juga dapat terlihat pada bagian konjungtiva mata, lidah, kuku, dan telapak tangan.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Yasjudan Rastrama Putra, menjelaskan bahwa gejala 5L merupakan salah satu tanda yang sering dirasakan penderita anemia.

BACA JUGA :  Oknum Pegawai BNN Pelaku KDRT di Bekasi Akhirnya Ditahan

“Gejala yang sering dirasakan oleh penderita anemia merupakan 5L. Selain lima gejala tersebut, biasanya orang lain akan menyadari bahwa penderita anemia berwajah pucat,” ujar Yasjudan, dikutip dari laman Universitas Gadjah Mada (UGM), Jumat (30/10/2026).

Meski demikian, gejala tersebut tidak selalu memastikan seseorang mengalami anemia. Pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar hemoglobin diperlukan guna memastikan kondisi tersebut.

Anemia Bisa Mengganggu Konsentrasi hingga Berdampak pada Kehamilan

Anemia yang tidak ditangani dapat mengganggu pertumbuhan, daya tahan tubuh, konsentrasi, serta kemampuan remaja dalam mengikuti pembelajaran.

Jika berlangsung dalam jangka panjang, kondisi ini juga berpotensi memengaruhi produktivitas dan kualitas hidup.

Risiko kesehatan bahkan dapat berlanjut ketika perempuan memasuki masa kehamilan. Anemia selama kehamilan dapat meningkatkan risiko komplikasi, termasuk bayi lahir dengan berat badan rendah.

Karena itu, pencegahan anemia perlu dilakukan sejak usia remaja melalui pola makan bergizi seimbang, pemenuhan kebutuhan zat besi, serta pemeriksaan kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada anemia.

Tags: anemia pada remajaanemia remaja putrigejala anemia 5Lhemoglobin rendahkekurangan zat besikesehatan remajamakanan kaya zat besimakanan pencegah anemiamenstruasi dan anemiapenyebab anemiaprevalensi anemia IndonesiaRiskesdas 2018SKI 2023
Previous Post

Dulu Berjualan Jeruk dengan Sepeda Motor, Kini Jaringan Usaha Antoni Mampu Kirim hingga 3 Truk Sehari Berkat Pemberdayaan BRI

Next Post

Biar Gak Cuma Asal Pakai AI, Mahasiswa UNPAM Edukasi Siswa SMK Makarya 1 Jakarta Soal Etika dan Literasi AI!

Related Posts

Bareskrim Bongkar Dugaan Penyadapan Ilegal Nomor Telepon Presiden, 3 Orang Jadi Tersangka
NASIONAL

Bareskrim Bongkar Dugaan Penyadapan Ilegal Nomor Telepon Presiden, 3 Orang Jadi Tersangka

November 3, 2026
2.3k
Tragedi Truk Molen di Bekasi: Ayah Kehilangan Istri dan Anak 5 Tahun, Sempat Berpamitan di Halte
MEGAPOLITAN

Tragedi Truk Molen di Bekasi: Ayah Kehilangan Istri dan Anak 5 Tahun, Sempat Berpamitan di Halte

November 3, 2026
2.4k
Bukan Cuma Pengajian, Guru Majelis Taklim Tangsel Bakal Didorong Jadi Pelaku UMKM
TANGERANG SELATAN

Bukan Cuma Pengajian, Guru Majelis Taklim Tangsel Bakal Didorong Jadi Pelaku UMKM

November 3, 2026
2.4k
Atlet Muda Tangsel Athar Aqila Bidik Emas Lompat Jauh di Porprov Banten 2026, Ini Perjuangannya!
TANGERANG SELATAN

Atlet Muda Tangsel Athar Aqila Bidik Emas Lompat Jauh di Porprov Banten 2026, Ini Perjuangannya!

November 3, 2026
2.4k
Perkuat Pengelolaan Keuangan Korporasi, Qlola by BRI Bukukan Volume Transaksi Rp12.046 Triliun per September 2026
ADVERTORIAL

Perkuat Pengelolaan Keuangan Korporasi, Qlola by BRI Bukukan Volume Transaksi Rp12.046 Triliun per September 2026

November 3, 2026
2.4k
Perbakin Tangsel Turunkan 52 Atlet di Porprov Banten 2026, Bidik 10 Medali!
TANGERANG SELATAN

Perbakin Tangsel Turunkan 52 Atlet di Porprov Banten 2026, Bidik 10 Medali!

November 3, 2026
2.4k
Next Post
Biar Gak Cuma Asal Pakai AI, Mahasiswa UNPAM Edukasi Siswa SMK Makarya 1 Jakarta Soal Etika dan Literasi AI!

Biar Gak Cuma Asal Pakai AI, Mahasiswa UNPAM Edukasi Siswa SMK Makarya 1 Jakarta Soal Etika dan Literasi AI!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com