TANGSELXPRESS – Ambisi meraih medali emas di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 menjadi motivasi besar bagi Athar Aqila Rasya Nasution. Atlet muda Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dari cabang olahraga atletik nomor lompat jauh ini rela membagi waktu antara sekolah dan latihan demi mengharumkan nama daerahnya.
Bagi Athar, Porprov VII Banten 2026 bukan sekadar kompetisi olahraga biasa. Ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 15–23 November 2026 tersebut menjadi pengalaman pertamanya tampil di pesta olahraga terbesar tingkat Provinsi Banten.
Untuk menghadapi kompetisi itu, Athar telah meningkatkan intensitas latihan sejak beberapa bulan terakhir. Bahkan, ia menjalani latihan dua kali sehari, yakni pagi dan sore.
“Ini Porprov pertama saya di 2026. Saya sudah mulai latihan pagi dan sore dari bulan-bulan kemarin untuk persiapan Porprov ini,” ungkap Athar, Selasa (3/11/2026).
Namun, perjuangan menuju arena pertandingan tidak selalu berjalan mudah. Sebagai atlet yang masih berstatus pelajar, Athar harus membagi waktu dan tenaga antara kewajiban pendidikan dengan jadwal latihan.
Rasa lelah setelah menjalani aktivitas sekolah terkadang membuat semangat berlatih menurun. Meski begitu, ia berusaha tidak menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan untuk berhenti berlatih.
Baginya, kunci menjaga konsistensi adalah memaksakan diri untuk tetap datang ke tempat latihan. Setelah memulai aktivitas olahraga, rasa malas perlahan bisa diatasi.
“Saya suka malas latihan karena capek dengan sekolah. Tapi itu bukan jadi alasan. Untuk mengatasinya, kita tinggal datang latihan saja, nanti juga hilang,” tuturnya.
Dalam mempersiapkan diri menghadapi nomor lompat jauh, Athar memberikan perhatian khusus pada peningkatan daya tahan tubuh, kekuatan otot perut, serta daya ledak untuk menghasilkan tolakan maksimal.
Sejumlah program latihan fisik dijalaninya, mulai dari sprint jarak 100 hingga 200 meter, latihan lompatan vertikal, hingga sit up.
Latihan tersebut menjadi bagian penting untuk meningkatkan kecepatan, kekuatan, dan kemampuan melompat yang dibutuhkan dalam nomor lompat jauh.
Menatap Porprov VII Banten 2026, Athar memasang target tinggi. Ia ingin mempersembahkan medali emas bagi Kota Tangerang Selatan sekaligus mencatatkan prestasi terbaik dalam debutnya di ajang tersebut.
“Saya ingin mendapatkan emas untuk Tangsel untuk pertama kalinya,” ujarnya penuh harap.
Tak hanya ingin membawa pulang medali, Athar juga memiliki tekad untuk menunjukkan bahwa atlet-atlet muda Tangsel memiliki kualitas dan kemampuan bersaing di tingkat provinsi.
“Saya akan buktiin kalau Tangsel itu atletnya hebat-hebat,” tegasnya.
Perjuangan Athar menjadi gambaran tantangan yang dihadapi atlet muda dalam mengejar prestasi. Di tengah kewajiban pendidikan dan padatnya jadwal latihan, disiplin serta konsistensi menjadi modal penting untuk mencapai target.
Kini, harapan Athar tertuju pada arena Porprov VII Banten 2026. Medali emas yang diincarnya bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga persembahan bagi Kota Tangerang Selatan.







