TANGSELXPRESS– Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) II Banten 2026 akan digelar di Kota Tangerang pada 7–10 November 2026. Ajang ini ditargetkan melibatkan sekitar 5.000 peserta dari 50 Induk Organisasi Olahraga (Inorga) serta menarik hingga 10.000 penonton.
Gubernur Banten Andra Soni menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Forprov II Banten 2026. Selain mendorong masyarakat agar lebih aktif berolahraga, kegiatan tersebut diharapkan dapat menggerakkan perekonomian daerah melalui keterlibatan pelaku usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dukungan itu disampaikan Andra Soni saat menerima audiensi pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Jumat (23/10/2026). Dalam pertemuan tersebut, Gubernur didampingi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Ahmad Syaukani.
Forprov II Banten 2026 dijadwalkan dibuka secara resmi pada Sabtu, 7 November 2026, dengan Kota Tangerang bertindak sebagai tuan rumah.
Libatkan 50 Organisasi Olahraga di 24 Lokasi
Kepala Dispora Banten Ahmad Syaukani menjelaskan, Forprov II merupakan ajang olahraga tingkat provinsi yang diselenggarakan KORMI dengan dukungan Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Tangerang.
Menurut Syaukani, olahraga masyarakat tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga bertujuan membangun kebiasaan hidup sehat di tengah masyarakat.
“Tujuannya bukan sekadar prestasi, tetapi untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Kita ingin membuat masyarakat bugar, sehat, dan gembira, sehingga bisa lebih aktif serta produktif dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Syaukani.
Sementara itu, Ketua KORMI Provinsi Banten Nuraeni mengatakan, audiensi dengan Gubernur dilakukan untuk melaporkan kesiapan penyelenggaraan Forprov II sekaligus meminta arahan dan kesediaan Andra Soni membuka kegiatan tersebut.
“Kami meminta petunjuk sekaligus menyesuaikan jadwal beliau untuk hadir membuka acara, agar perhelatan ini lebih semarak dan mampu memotivasi para pegiat olahraga masyarakat di Banten,” kata Nuraeni.
Ia menjelaskan, Forprov II Banten 2026 akan melibatkan sekitar 5.000 peserta yang berasal dari 50 Inorga. Berbagai pertandingan dan kegiatan olahraga masyarakat direncanakan berlangsung di 24 titik di Kota Tangerang.
Lokasi kegiatan mencakup sejumlah stadion, termasuk Stadion Benteng Reborn, pusat perbelanjaan, lapangan mini, hingga hotel.
Bidik 10.000 Penonton, UMKM Diharapkan Ikut Tumbuh
KORMI Banten menargetkan Forprov II mampu menarik hingga 10.000 penonton selama penyelenggaraan. Target tersebut diharapkan memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi Kota Tangerang.
Nuraeni mengatakan, kehadiran ribuan peserta dan penonton berpotensi meningkatkan aktivitas usaha di sejumlah sektor, mulai dari perhotelan, restoran, hingga UMKM.
“Dengan adanya perhelatan ini, selain membugarkan masyarakat, geliat ekonomi di Kota Tangerang juga akan tumbuh. Sektor perhotelan, restoran, hingga UMKM bisa kembali hidup. Itu menjadi salah satu tujuan utama kita,” pungkasnya.
Melalui Forprov II Banten 2026, penyelenggara berharap olahraga masyarakat semakin dikenal dan diminati warga. Di sisi lain, kegiatan tersebut diharapkan membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas selama acara berlangsung.







