TANGSELXPRESS– Gubernur Banten Andra Soni mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dengan memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang disediakan pemerintah.
Menurut Andra, program tersebut merupakan salah satu upaya memperkuat langkah preventif dan kuratif dalam menjaga kesehatan masyarakat.
“Fasilitas telah kami siapkan agar masyarakat bisa melakukan pemeriksaan hingga mendapat pengobatan secara gratis,” kata Andra saat meninjau pelaksanaan Program CKG di Gelanggang Generasi Muda Pasir Ona, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Senin (21/9/2026).
Andra menjelaskan, CKG merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Melalui program tersebut, masyarakat dapat melakukan pemeriksaan kesehatan dengan lebih mudah tanpa harus mengeluarkan biaya.
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, pemerintah daerah telah menyiapkan fasilitas serta infrastruktur kesehatan pendukung.
Partisipasi CKG Banten Capai 70 Persen
Andra menyebut partisipasi masyarakat dalam Program CKG di Provinsi Banten telah mencapai 7,2 juta jiwa atau sekitar 70 persen.
Capaian tersebut, kata dia, berada di atas rata-rata nasional yang disebut berada di kisaran 46 persen.
Andra berharap tingginya partisipasi masyarakat dapat memberikan dampak terhadap peningkatan derajat kesehatan sekaligus mendukung terwujudnya sumber daya manusia (SDM) Banten yang lebih unggul.
“Kami berterima kasih atas kepedulian Presiden Prabowo terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Warga Banten sangat terbantu dengan adanya Program CKG ini,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Andra didampingi Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya. Selain meninjau pelaksanaan CKG, Andra juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat.
Pelaksanaan CKG di Pasir Ona sendiri menargetkan pelayanan kesehatan bagi 500 warga.
CKG Lebak Capai 856 Ribu Jiwa
Sementara itu, Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya menegaskan komitmen pemerintah kabupaten untuk terus bersinergi dengan Pemprov Banten dalam menyukseskan Program CKG.
Hingga kini, capaian pemeriksaan kesehatan melalui program tersebut di Kabupaten Lebak telah mencapai 57 persen atau sekitar 856.000 jiwa.
Hasbi mengatakan, berdasarkan analisis tim medis di lapangan, salah satu keluhan kesehatan yang paling banyak ditemukan pada masyarakat Lebak adalah hipertensi.
Kondisi tersebut perlu mendapatkan perhatian karena hipertensi yang tidak ditangani dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi penyakit lainnya.
“Oleh karena itu, CKG sangat penting diikuti oleh seluruh masyarakat Lebak sebagai upaya pencegahan sedini mungkin agar bisa ditangani dengan baik,” kata Hasbi.
Hasbi juga mengapresiasi perhatian Gubernur Banten terhadap kesehatan masyarakat Lebak. Ia mengimbau warga untuk memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis tersebut secara maksimal.
“Terima kasih kepada Gubernur yang begitu peduli terhadap kesehatan masyarakat kami,” ujarnya.







