JAKARTA – Seorang remaja berinisial WS (16) meninggal dunia setelah terlibat duel satu lawan satu menggunakan senjata tajam di Jalan Kalibaru Timur II, RT 01/RW 03, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Jumat dini hari, 19 Juni.
Perkelahian yang disebut berlangsung layaknya gladiator tersebut mempertemukan korban dengan lawannya yang sama-sama membawa celurit. Dalam insiden itu, WS mengalami luka bacok serius pada bagian pangkal paha kiri yang menyebabkan nyawanya tidak tertolong.
Peristiwa berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 00.15 WIB. Setelah mengalami luka parah, korban sempat dilarikan oleh rekan-rekannya ke RSUD Cilincing untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.
Kasus tersebut kemudian dilaporkan warga kepada pihak kepolisian. Menindaklanjuti laporan yang masuk, anggota Polsek Cilincing segera melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap kronologi kejadian.
“Hasil penyelidikan, duel tersebut berawal dari saling ejek antara korban dan pelaku melalui media sosial beberapa hari sebelum kejadian,” kata Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri dikutip Jumat siang, 19 Juni.
Dari hasil pendalaman sementara, korban dan pelaku diketahui sepakat untuk bertemu dan menyelesaikan perselisihan mereka melalui duel satu lawan satu di lokasi kejadian.
“Kami bergerak cepat melakukan penyelidikan setelah menerima laporan kejadian. Saat ini proses penyidikan masih terus dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.
Saat ini, kasus kematian remaja tersebut masih dalam penanganan Polsek Cilincing bersama Polres Metro Jakarta Utara. Polisi terus mengumpulkan keterangan dan alat bukti guna mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut.







