TANGERANG SELATAN– Kapten Portugal, Cristiano Ronaldo, gagal memanfaatkan peluang emas saat menghadapi Republik Demokratik Kongo pada laga Grup K Piala Dunia 2026, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB. Momen tersebut memicu reaksi kecewa dari rekan setimnya, Bruno Fernandes.
Insiden terjadi pada babak kedua ketika Francisco Conceicao melepaskan umpan silang akurat dari sisi kanan serangan Portugal. Bola mengarah ke Ronaldo yang berada di depan gawang lawan, namun penyelesaian akhirnya justru melebar dari sasaran.
Kegagalan itu membuat Portugal kehilangan kesempatan untuk kembali unggul atas Republik Demokratik Kongo. Kamera televisi kemudian menyorot ekspresi Bruno Fernandes yang tampak kecewa melihat peluang emas tersebut terbuang.
Fernandes berada tidak jauh di belakang Ronaldo saat peluang tercipta. Sejumlah pengamat menilai peluang itu berpotensi menjadi gol apabila bola jatuh ke kaki gelandang Manchester United tersebut.
Lini Serang Portugal Dinilai Kurang Efektif
Momen tersebut dianggap mencerminkan kurang tajamnya lini serang Portugal sepanjang pertandingan. Meski mendominasi penguasaan bola, tim asuhan Roberto Martinez gagal mengonversi dominasi permainan menjadi kemenangan.
Secara statistik, Portugal bahkan kalah dalam jumlah tembakan tepat sasaran. Portugal mencatat tujuh tembakan mengarah ke gawang, sedangkan Republik Demokratik Kongo menghasilkan delapan tembakan tepat sasaran.
Catatan tersebut menunjukkan efektivitas serangan Portugal masih perlu ditingkatkan. Sejumlah peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol tambahan.
Fernandes dan Ronaldo Belum Menemukan Ritme
Bruno Fernandes juga dinilai belum tampil optimal pada laga pembuka Grup K tersebut. Bermain di posisi andalannya, ia hanya menciptakan satu peluang berbahaya sepanjang pertandingan.
Padahal, Fernandes mendapat dukungan dari Vitinha dan Joao Neves di lini tengah. Namun, kombinasi permainan yang dibangun belum mampu memberikan dampak signifikan terhadap produktivitas serangan Portugal.
Kerja sama antara Fernandes dan Ronaldo pun belum berjalan efektif. Keduanya beberapa kali gagal membangun koneksi yang mampu membongkar pertahanan lawan.
Portugal Harus Segera Berbenah
Hasil imbang melawan Republik Demokratik Kongo memang belum menutup peluang Portugal lolos ke fase berikutnya. Namun, Portugal wajib segera memperbaiki performa jika ingin melangkah jauh di Piala Dunia 2026.
Masih ada dua pertandingan tersisa di Grup K yang harus dimaksimalkan. Peningkatan efektivitas serangan menjadi pekerjaan rumah utama sebelum menghadapi laga berikutnya.







