• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Dalami Kasus Korupsi SPPG

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Juni 15, 2026
in NASIONAL, NEWS
Reading Time: 2min read
Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Dalami Kasus Korupsi SPPG

Foto: Joanito/beritasatu

227
SHARES
2.2k
VIEWS

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengonfirmasi telah menerima permohonan status justice collaborator (JC) yang diajukan Sony Sanjaya, mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Saat ini, permohonan tersebut masih dalam tahap kajian oleh penyidik.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa penyidik berencana kembali memeriksa Sony dalam waktu dekat guna mendalami informasi yang berkaitan dengan perkara yang tengah ditangani.

“Permohonan terhadap JC memang sudah diterima dan sedang dipelajari penyidik. Dalam minggu ini akan dilakukan pemeriksaan lanjutan,” ujar Anang di Badan Pemulihan Aset (BPA), Senin, 15 Juni dikutip dari Beritasatu.

Pemeriksaan tambahan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Kejagung mengungkap secara menyeluruh dugaan penyimpangan dalam proyek pengadaan SPPG yang saat ini masih dalam proses penyidikan.

BACA JUGA :  AgenBRILink Perkuat Inklusi Keuangan, Permudah Akses Layanan Perbankan bagi Masyarakat di Perbatasan

Selain menelusuri dugaan tindak pidana korupsi, Kejagung juga mempertimbangkan penerapan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) guna mengidentifikasi aliran dana serta aset yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Anang menegaskan bahwa pendekatan TPPU menjadi salah satu instrumen penting untuk memaksimalkan pengembalian kerugian negara. Fokus penegakan hukum tidak hanya pada penghukuman pelaku, tetapi juga pelacakan aset hasil kejahatan.

“Pasti kita akan mengejar pihak-pihak yang dianggap terlibat. Tidak hanya mempidanakan orangnya, tetapi juga bagaimana memulihkan kerugian negara, salah satunya dengan instrumen TPPU terhadap pihak-pihak yang terkait dan menerima aliran dana,” tegasnya.

Menurutnya, strategi tersebut sejalan dengan upaya penegakan hukum yang mengedepankan pemulihan aset negara melalui penelusuran transaksi dan kekayaan yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi.

BACA JUGA :  Ketua KPK: Program Makan Bergizi Gratis Harus Diawasi Secara Ketat

Terkait sejumlah nama yang disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan kasus ini, seperti Dadan, Lodewyk, dan Sony, Kejagung belum bersedia memberikan penjelasan lebih rinci. Anang menyebut informasi tersebut masih menjadi bagian dari materi penyidikan yang bersifat rahasia.

“Nanti ke depan akan terlihat seperti apa. Saat ini belum bisa diungkap semua karena masih tahap penyidikan,” kata Anang.

Meski demikian, ia mengisyaratkan bahwa penyidik tengah mendalami hubungan serta keterlibatan sejumlah pihak dalam proses pengadaan SPPG yang menjadi objek penyelidikan.

Saat ditanya mengenai dugaan aliran dana dari tersangka Asep kepada Sony dalam proyek-proyek SPPG, Anang menyatakan penyidik masih melakukan pendalaman terkait mekanisme maupun jumlah dana yang diduga berpindah tangan.

Selain Sony Sanjaya, Kejagung juga berencana memanggil sejumlah pihak lain untuk dimintai keterangan dalam pekan ini. Pemeriksaan akan menyasar pihak-pihak yang dianggap memiliki peran penting atau mengetahui proses pengadaan SPPG.

BACA JUGA :  Fleksibel dan Terukur, Ini Strategi BRI Jaga Pertumbuhan Bisnis di Tengah Dinamika Ekonomi Global

“Bukan hanya Sony, ada beberapa yang akan diperiksa. Ya, termasuk petinggi,” ujarnya.

Di sisi lain, Kejagung juga akan menginstruksikan jajaran kejaksaan di daerah untuk melakukan inventarisasi serta ekspos terhadap proyek-proyek SPPG yang diduga bermasalah. Langkah ini bertujuan memperluas cakupan penyidikan sekaligus mengidentifikasi kemungkinan adanya pelanggaran serupa di berbagai wilayah.

Meski penyidikan terus berkembang, Kejagung menegaskan hingga kini belum ada tersangka baru yang ditetapkan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan SPPG pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penetapan status hukum terhadap pihak-pihak yang diperiksa masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dan kelengkapan alat bukti yang dikumpulkan penyidik.

Tags: Babak baru MBGkasus korupsi BGNSatuan Penyediaan Pangan Gizi (SPPG)
Previous Post

Rekan Bisnis Ingkar Janji, Apakah Bisa Digugat Wanprestasi?

Next Post

Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pengemudi Ojol Pilih Beralih ke Pertalite

Related Posts

Usai Video Hadang Mahasiswa Viral, Ajudan Gubernur Kaltim Akhirnya Buka Suara
DAERAH

Usai Video Hadang Mahasiswa Viral, Ajudan Gubernur Kaltim Akhirnya Buka Suara

Oktober 21, 2026
2.4k
Berkat KUR BRI, Comring Sawargi Naik Kelas dan Buka Lapangan Kerja Bagi Warga Garut
ADVERTORIAL

Berkat KUR BRI, Comring Sawargi Naik Kelas dan Buka Lapangan Kerja Bagi Warga Garut

Oktober 21, 2026
2.5k
BMKG Gunakan Dry Ice untuk Urai Kabut Asap Karhutla di Sumatra dan Kalimantan
NASIONAL

BMKG Gunakan Dry Ice untuk Urai Kabut Asap Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

Oktober 21, 2026
2.4k
cuaca panas
TANGERANG SELATAN

Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini 21 Oktober 2026: Suhu Tembus 35 Derajat

Oktober 21, 2026
2.4k
Pengaruh Struktur Modal pada Nilai Perusahaan, Biaya Modal dan Harga Pasar
MOTIVASI & INSPIRASI

7 Cara Melunasi Utang Lebih Cepat Tanpa Mengorbankan Kebutuhan Sehari-hari

Oktober 20, 2026
2.4k
Agnez Mo Main Film Bareng Nicolas Cage, Syuting Dimulai November 2026
SELEBRITI

Agnez Mo Main Film Bareng Nicolas Cage, Syuting Dimulai November 2026

Oktober 20, 2026
2.4k
Next Post
Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pengemudi Ojol Pilih Beralih ke Pertalite

Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pengemudi Ojol Pilih Beralih ke Pertalite

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com