TANGERANG SELATAN – Harga emas di Pegadaian pada Minggu, 14 Juni 2026, menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Berdasarkan data terbaru yang dirilis Pegadaian, harga emas Antam mengalami kenaikan tipis, sementara emas UBS dan Galeri24 masih bertahan di level yang sama seperti perdagangan sebelumnya.
Emas Antam tercatat naik Rp2.000 per gram menjadi Rp2.820.000 per gram dari sebelumnya Rp2.818.000 per gram. Di sisi lain, harga emas UBS tetap berada di level Rp2.709.000 per gram dan emas Galeri24 stabil di harga Rp2.696.000 per gram.
Pergerakan ini menunjukkan bahwa minat terhadap investasi logam mulia masih cukup tinggi di tengah dinamika ekonomi global yang terus berlangsung.
Harga Emas Antam di Pegadaian
- 0,5 gram: Rp1.463.000
- 1 gram: Rp2.820.000
- 2 gram: Rp5.577.000
- 3 gram: Rp8.339.000
- 5 gram: Rp13.864.000
- 10 gram: Rp27.670.000
- 25 gram: Rp69.043.000
- 50 gram: Rp138.003.000
- 100 gram: Rp275.925.000
Harga Emas UBS di Pegadaian
- 0,5 gram: Rp1.464.000
- 1 gram: Rp2.709.000
- 2 gram: Rp5.376.000
- 5 gram: Rp13.283.000
- 10 gram: Rp26.426.000
- 25 gram: Rp65.936.000
- 50 gram: Rp131.600.000
- 100 gram: Rp263.097.000
- 250 gram: Rp657.549.000
- 500 gram: Rp1.313.545.000
Harga Emas Galeri24 di Pegadaian
- 0,5 gram: Rp1.414.000
- 1 gram: Rp2.696.000
- 2 gram: Rp5.326.000
- 5 gram: Rp13.219.000
- 10 gram: Rp26.368.000
- 25 gram: Rp65.563.000
- 50 gram: Rp131.022.000
- 100 gram: Rp261.915.000
- 250 gram: Rp653.178.000
- 500 gram: Rp1.306.354.000
- 1.000 gram: Rp2.612.707.000
Pada perdagangan sehari sebelumnya, harga emas Antam berada di level Rp2.818.000 per gram, sementara UBS dan Galeri24 masing-masing diperdagangkan pada Rp2.709.000 dan Rp2.696.000 per gram.
Pegadaian menyediakan berbagai pilihan ukuran emas untuk kebutuhan investasi masyarakat. Emas Galeri24 tersedia mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram, emas UBS mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram, sedangkan emas Antam tersedia hingga ukuran 100 gram.
Masyarakat yang berencana membeli logam mulia disarankan untuk terus memantau perkembangan harga emas karena nilainya dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar global, nilai tukar, serta dinamika permintaan dan penawaran.







