DI era transformasi digital, kemampuan mengolah informasi telah bergeser dari sekadar keahlian tambahan menjadi kebutuhan fundamental bagi para peneliti. Hal ini tercermin dalam kegiatan pelatihan EViews yang dilaksanakan pada Kamis, 9 April 2026, yang berfokus pada pemanfaatan perangkat lunak ekonometrika untuk menunjang akurasi hasil penelitian.
Pelatihan EViews ini hadir sebagai jembatan yang krusial bagi mahasiswa untuk menguasai alur penelitian kuantitatif secara utuh, mulai dari penyusunan struktur data panel yang kompleks perpaduan antara time series dan cross section hingga tahap eksekusi model regresi seperti Common, Fixed, atau Random Effect.
Lebih dari sekadar pengenalan perangkat lunak, program ini menanamkan logika berpikir sistematis melalui prosedur pemilihan model yang ketat dengan melalui uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier yang kemudian divalidasi dengan uji asumsi klasik serta uji hipotesis untuk menjamin akurasi riset.
Integrasi antara kemahiran teknis dan pemahaman metodologis yang mendalam ini bukan hanya memudahkan mahasiswa dalam menuntaskan skripsi, tetapi juga menjadi investasi intelektual yang sangat relevan untuk menjawab tantangan riset data pada era transformasi digital.
Pelatihan EViews ini menegaskan bahwa menjawab tantangan transformasi digital dalam dunia akademik memerlukan kesiapan teknis yang matang. Ketika mahasiswa mampu menguasai alur penelitian kuantitatif yang kompleks secara utuh, kualitas riset yang dihasilkan pun akan meningkat. Program ini telah meletakkan fondasi penting bagi mahasiswa, sebuah investasi intelektual yang tidak berhenti pada lembar skripsi, melainkan terus berguna dalam menavigasi derasnya arus data di masa depan.
Penulis:
Puan Maharani







