• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home MOTIVASI & INSPIRASI

Haruskah Patah Hati Diobati dengan Jatuh Hati Lagi? Simak Penjelasannya

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Juni 5, 2026
in MOTIVASI & INSPIRASI, NEWS
Reading Time: 2min read
Misteri Medis Patah Hati: Inilah Fakta di Balik Sindrom Broken Heart
227
SHARES
2.8k
VIEWS

TANGERANG SELATAN– Patah hati sering dianggap sebagai salah satu pengalaman emosional paling menyakitkan dalam hidup. Kehilangan seseorang yang pernah menjadi bagian penting dari keseharian dapat meninggalkan kesedihan, kekecewaan, bahkan rasa kehilangan arah. Tak heran jika muncul anggapan bahwa cara terbaik untuk mengobati patah hati adalah dengan jatuh hati lagi.

Namun, benarkah cinta baru dapat menjadi obat bagi luka lama?

Cinta Baru Bukan Selalu Jawaban

Setelah hubungan berakhir, sebagian orang memilih segera membuka hati untuk orang lain. Mereka berharap kehadiran sosok baru dapat mengalihkan perhatian dari rasa sakit yang masih membekas.

Dalam beberapa kasus, hubungan baru memang dapat membantu seseorang menemukan kembali kebahagiaan dan rasa percaya diri. Kehadiran orang yang tepat bisa membuat seseorang merasa dihargai, didengar, dan dicintai kembali.

Namun, jika hubungan baru dijalani hanya untuk melupakan mantan atau menutupi kesedihan, hasilnya belum tentu sesuai harapan. Luka yang belum sembuh sering kali ikut terbawa ke dalam hubungan berikutnya.

BACA JUGA :  Atasi Lelah Mental dan Stress, Anak Muda di China Pilih Tinggal di Panti Jompo

Ketika Cinta Baru Menjadi Pelarian

Psikolog sering menyebut hubungan yang dijalani segera setelah putus sebagai rebound relationship atau hubungan pelarian. Hubungan seperti ini biasanya terjadi ketika seseorang belum benar-benar menerima berakhirnya hubungan sebelumnya.

Tanda-tandanya antara lain masih sering membicarakan mantan, membandingkan pasangan baru dengan mantan, atau merasa hubungan baru hanya menjadi sarana untuk mengisi kekosongan.

Jika demikian, cinta baru bukan menjadi obat, melainkan hanya pereda sementara. Ketika euforia hubungan baru memudar, luka lama bisa kembali muncul.

Yang Perlu Disembuhkan Adalah Diri Sendiri

Sebelum mencari cinta baru, hal yang paling penting adalah memberi kesempatan kepada diri sendiri untuk pulih.

Patah hati bukan sekadar kehilangan pasangan, tetapi juga kehilangan harapan, rencana, dan kebiasaan yang sebelumnya dijalani bersama. Karena itu, proses penyembuhan membutuhkan waktu.

BACA JUGA :  Peran Mahasiswa dalam Menjaga Konsistensi Belajar dan Kesehatan Mental

Menghabiskan waktu dengan keluarga, memperluas pergaulan, menekuni hobi, atau fokus pada pengembangan diri sering kali menjadi langkah yang lebih sehat dibanding terburu-buru mencari pengganti.

Ketika seseorang sudah mampu merasa bahagia tanpa bergantung pada hubungan romantis, saat itulah ia biasanya lebih siap membangun hubungan yang sehat.

Jatuh Hati Lagi Boleh, Asalkan Siap

Bukan berarti seseorang harus menutup hati terlalu lama. Pada akhirnya, manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan hubungan dan kasih sayang.

Jatuh hati lagi dapat menjadi pengalaman yang indah apabila datang pada waktu yang tepat. Ketika luka masa lalu sudah diterima sebagai bagian dari perjalanan hidup, cinta baru tidak lagi menjadi pelarian, melainkan pilihan yang disadari sepenuhnya.

BACA JUGA :  Horor Komedi “Setannya Cuan” Siap Guncang Bioskop 5 Maret 2026

Hubungan yang dibangun dari kesiapan emosional umumnya memiliki fondasi yang lebih kuat karena kedua pihak hadir bukan untuk saling menyembuhkan luka, melainkan untuk saling bertumbuh.

Jadi, Haruskah Patah Hati Diobati dengan Jatuh Hati Lagi?

Jawabannya tidak selalu.

Patah hati tidak harus diobati dengan segera mencari cinta yang baru. Yang paling penting adalah menyembuhkan diri sendiri terlebih dahulu. Jika suatu hari perasaan kepada orang baru tumbuh secara alami, itu bisa menjadi pertanda bahwa hati telah pulih.

Pada akhirnya, bukan jatuh hati lagi yang menyembuhkan patah hati, melainkan waktu, penerimaan, dan proses berdamai dengan diri sendiri. Cinta baru hanya akan menjadi pelengkap dari hati yang sudah lebih sehat dan siap untuk kembali mencintai.

Tags: cinta baruHubungan Asmarahubungan barujatuh hati lagiKesehatan Mentalmengatasi patah hatimove onPatah hatipsikologi cintaputus cinta
Previous Post

Kebakaran Dekat Rel Tanah Abang-Duri Selesai Dipadamkan, Perjalanan Commuter Line Kembali Normal

Next Post

Bukan Sekadar Nutrisi, Vitamin B Disebut Dapat Membantu Menekan Risiko Stroke

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Bukan Sekadar Nutrisi, Vitamin B Disebut Dapat Membantu Menekan Risiko Stroke

Bukan Sekadar Nutrisi, Vitamin B Disebut Dapat Membantu Menekan Risiko Stroke

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com