• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Modus Baru Penipuan Online 2026: Tebak Gambar hingga Nonton Drama China

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Mei 29, 2026
in NASIONAL, NEWS
Reading Time: 4min read
Modus Baru Penipuan Online 2026: Tebak Gambar hingga Nonton Drama China

Ilustrasi menonton drama China atau dracin. (ChatGPT/Tangselxpress.com)

234
SHARES
2.7k
VIEWS

JAKARTA – Modus penipuan digital terus berkembang dengan pola yang semakin sulit dikenali masyarakat. Jika sebelumnya investasi bodong identik dengan tawaran bisnis mencurigakan atau pinjaman online ilegal, kini pelaku memanfaatkan aktivitas digital sehari-hari seperti menebak gambar, menonton iklan, hingga menikmati drama China atau dracin untuk menjebak korban.

Perubahan pola tersebut membuat masyarakat perlu lebih waspada karena skema penipuan kini dikemas menyerupai pekerjaan paruh waktu maupun platform hiburan biasa.

Di tengah meningkatnya penggunaan aplikasi digital, para pelaku memanfaatkan keinginan masyarakat mencari penghasilan tambahan secara online dengan iming-iming keuntungan cepat dan mudah.

Operasi Internasional Bongkar Besarnya Kasus Penipuan

Maraknya kasus penipuan lintas negara mendorong Indonesia Anti-Scam Centre bersama sejumlah otoritas internasional menggelar Operation Frontier+.

Operasi gabungan tersebut berlangsung sejak 10 Maret hingga 7 Mei 2026 dengan melibatkan sejumlah negara dan wilayah seperti Singapura, Hong Kong, Korea Selatan, Malaysia, Thailand, Kanada, hingga Brunei Darussalam.

Lebih dari 3.200 personel diterjunkan untuk memburu berbagai bentuk penipuan digital, mulai dari investasi ilegal, penipuan pekerjaan, belanja daring, hingga modus penyamaran sebagai pejabat pemerintah maupun kerabat korban.

Hasil operasi menunjukkan skala kasus yang sangat besar. Sebanyak 3.018 orang berhasil ditangkap, sementara lebih dari 7.500 orang lainnya masih dalam proses penyelidikan.

Selain itu, aparat juga mengungkap lebih dari 138.000 kasus penipuan dengan total kerugian mencapai sekitar US$752 juta atau setara Rp13,2 triliun.

BACA JUGA :  Cerita di Balik Penemuan Tujuh Mayat di Kali Bekasi

Tidak hanya itu, sekitar 102.000 rekening bank terkait aktivitas mencurigakan turut dibekukan. Dana hasil kejahatan senilai lebih dari Rp2,8 triliun juga berhasil diamankan dalam operasi tersebut.

Modus Penipuan Kini Menyasar Aktivitas Sehari-hari

Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal atau Satgas Pasti mengungkap pelaku kini memanfaatkan tren digital yang sedang populer di masyarakat.

Modus penipuan tidak lagi selalu berbentuk investasi besar, tetapi dikemas seperti tugas ringan yang terlihat aman dan mudah dilakukan.

Pada Mei 2026, Satgas Pasti menghentikan aktivitas lima entitas yang diduga menjalankan penipuan dan investasi ilegal, yakni Cantvr, Yudia, Appeninc, VID, dan Sensenowai.

Sebagian besar modus yang digunakan berkaitan dengan tugas online harian dan sistem perekrutan anggota.

Otoritas Jasa Keuangan melalui akun Instagram resminya juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap tawaran keuntungan tidak masuk akal, terutama yang meminta setoran dana awal atau menjanjikan penghasilan tinggi dalam waktu singkat.

Modus Tebak Gambar hingga Nonton Dracin

Salah satu modus yang ramai dibicarakan berasal dari Appeninc. Entitas ini diduga melakukan impersonasi atau penyalahgunaan nama perusahaan asing resmi, yakni Appen Inc.

Korban diminta menyelesaikan tugas sederhana seperti menebak gambar melalui aplikasi tertentu. Namun, anggota diwajibkan melakukan deposit dana dan merekrut pengguna baru untuk memperoleh bonus tambahan.

BACA JUGA :  Fleksibel dan Terukur, Ini Strategi BRI Jaga Pertumbuhan Bisnis di Tengah Dinamika Ekonomi Global

Satgas Pasti menemukan aplikasi maupun situs yang digunakan tidak terdaftar sebagai penyelenggara sistem elektronik (PSE) di Indonesia.

Modus serupa juga dijalankan VID yang menggunakan nama perusahaan asing Video Media Company Limited asal Inggris. Korban dijanjikan imbalan uang hanya dengan menonton iklan atau mengikuti pembiayaan proyek tertentu yang ternyata bersifat fiktif.

Sementara itu, Yudia memanfaatkan popularitas drama China atau dracin untuk menjaring korban. Pengguna diminta menjalankan tugas harian menonton dracin dan dijanjikan penghasilan tambahan.

Dalam tahap berikutnya, korban diarahkan membeli hak cipta film drama China yang tidak memiliki kejelasan legalitas. Yudia juga diketahui menerapkan sistem member get member untuk memperoleh bonus harian.

Investasi Saham dan Kripto Palsu

Selain tugas online harian, pelaku juga memanfaatkan tren investasi digital untuk menarik korban.

Cantvr misalnya, diduga menjalankan skema investasi saham melalui aplikasi dengan janji keuntungan lebih besar berdasarkan level keanggotaan.

Satgas Pasti menemukan Cantvr melakukan impersonasi terhadap Cantor Fitzgerald. Korban dijanjikan berbagai keuntungan investasi, termasuk alokasi saham IPO yang ternyata fiktif dan mengharuskan anggota menyetor dana tambahan.

Di sisi lain, Sensenowai menjalankan modus investasi kripto berkedok layanan copy trading melalui aplikasi bernama Wapex.

Meski beberapa entitas berbentuk perseroan terbatas (PT), kegiatan usaha yang dijalankan diketahui tidak sesuai izin resmi dan tidak tercatat sebagai PSE.

BACA JUGA :  Komnas Haji Dukung Langkah Kemenag Bekukan Izin Travel Umrah 'Nakal'

Ciri Penipuan Digital yang Harus Diwaspadai

Sebagian besar kasus penipuan digital memiliki pola yang hampir sama. Pelaku biasanya menawarkan keuntungan besar dalam waktu singkat dengan tugas yang terlihat mudah dilakukan.

Korban juga sering diarahkan menyetor dana terlebih dahulu sebelum memperoleh keuntungan lebih besar.

Selain itu, masyarakat perlu berhati-hati terhadap skema member get member karena pola tersebut kerap digunakan dalam praktik money game.

Dalam banyak kasus, keuntungan anggota lama berasal dari setoran anggota baru, bukan dari aktivitas bisnis nyata.

Sebelum mengikuti platform tertentu, masyarakat disarankan memeriksa legalitas perusahaan melalui OJK, BKPM, maupun status PSE di Kementerian Komunikasi dan Digital.

OJK Minta Korban Segera Melapor

Sebagai tindak lanjut, Satgas Pasti telah menghentikan kegiatan seluruh entitas terkait serta melakukan pemblokiran aplikasi dan tautan yang digunakan.

Masyarakat yang merasa dirugikan diminta segera melapor kepada aparat setempat maupun melalui layanan resmi OJK dan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).

Di tengah semakin canggihnya modus penipuan digital, kewaspadaan menjadi perlindungan utama bagi masyarakat.

Tawaran cuan instan dengan syarat deposit dana atau perekrutan anggota baru perlu dicurigai sejak awal.

Masyarakat juga diimbau tidak mudah tergiur aplikasi yang menjanjikan penghasilan tinggi hanya dengan tugas sederhana seperti menonton video, menebak gambar, atau menikmati konten hiburan.

Tags: Modus Baru Penipuan Online 2026Nonton Drama ChinaTebak Gambar
Previous Post

Prakiraan Cuaca Tangsel 29 Mei 2026: Berawan, Suhu Maksimal 32 Derajat

Next Post

Kopi Susu Bisa Tingkatkan Fokus hingga Lawan Radikal Bebas, Benarkah?

Related Posts

Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor
NASIONAL

Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor

Oktober 22, 2026
2.4k
hujan ringan
TANGERANG SELATAN

Cuaca Tangsel Kamis 22 Oktober: 6 Kecamatan Hujan Ringan, Setu Perlu Waspada

Oktober 22, 2026
2.4k
Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Kopi Susu Bisa Tingkatkan Fokus hingga Lawan Radikal Bebas, Benarkah?

Kopi Susu Bisa Tingkatkan Fokus hingga Lawan Radikal Bebas, Benarkah?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com