TANGERANG SELATAN – Stres yang dialami seseorang biasanya memicu berbagai reaksi pada tubuh, mulai dari otot terasa tegang, jantung berdetak lebih cepat, hingga sulit berkonsentrasi. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi tersebut dapat berdampak pada kesehatan fisik maupun mental.
Stres berkepanjangan bahkan berisiko memicu migrain, gangguan kecemasan, hingga meningkatkan peluang terkena penyakit kardiovaskular. Karena itu, penting untuk mengetahui cara mengelola stres agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.
Dikutip dari Healthline, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk membantu meredakan stres secara cepat dan praktis.
1. Latihan Pernapasan
Latihan pernapasan menjadi salah satu metode yang efektif untuk membantu tubuh lebih rileks. Teknik ini dapat membantu menstabilkan detak jantung dan tekanan darah sehingga rasa tegang perlahan berkurang.
Caranya, duduk dalam posisi nyaman sambil memejamkan mata. Letakkan ibu jari kanan di atas lubang hidung kanan, lalu tarik napas perlahan melalui lubang hidung kiri.
Setelah itu, tutup lubang hidung kiri menggunakan jari manis dan keluarkan napas lewat lubang hidung kanan. Lakukan secara bergantian antara sisi kanan dan kiri dengan ritme napas perlahan dan teratur untuk membantu tubuh menjadi lebih tenang.
2. Mendengarkan Musik
Mendengarkan musik juga dapat membantu menurunkan tingkat stres. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Psychoneuroendocrinology menyebut musik dapat membantu menurunkan kadar hormon stres atau kortisol, terutama ketika seseorang sedang berada dalam tekanan seperti masa ujian.
Selain memberi efek menenangkan, musik favorit juga mampu memperbaiki suasana hati sehingga pikiran terasa lebih ringan saat sedang penat.
3. Mengunyah Permen Karet
Cara sederhana lain yang cukup unik adalah mengunyah permen karet. Beberapa penelitian menunjukkan aktivitas ini berkaitan dengan kerja neuron di berbagai bagian otak yang berhubungan dengan rasa tenang dan fokus.
Gerakan mengunyah secara ritmis dipercaya membantu menurunkan hormon stres sekaligus meningkatkan aliran darah ke otak, sehingga tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks saat menghadapi tekanan.







