PROSES verifikasi calon penerima Bantuan Sosial (Bansos) di tingkat kecamatan kerap dihadapkan pada tantangan prosedur manual dan risiko subjektivitas petugas di lapangan. Pengelolaan data warga prasejahtera, khususnya dari 11 kelurahan di Kecamatan Pondok Aren, yang selama ini dilakukan secara konvensional memicu risiko inefisiensi dan distribusi bantuan yang kurang tepat sasaran.
Menjawab persoalan tersebut, sebuah inovasi teknologi dihadirkan melalui pengembangan aplikasi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web. Sistem ini secara khusus dirancang untuk mendigitalisasi dan mengotomatisasi proses seleksi calon penerima Bansos, sehingga keputusan yang dihasilkan jauh lebih objektif.

Untuk memastikan keadilan sosial dan akurasi penyeleksian, aplikasi ini mengimplementasikan metode Simple Additive Weighting (SAW). Sistem bekerja dengan mengkalkulasi tujuh kriteria utama yang merujuk pada standar regulasi Kementerian Sosial. Kriteria tersebut meliputi: tingkat penghasilan, jumlah tanggungan keluarga, kepemilikan aset, status kepemilikan rumah, kondisi fisik bangunan, serta kapasitas daya listrik dan ketersediaan sumber air.
Dari sisi arsitektur teknologinya, sistem penyeleksian ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman Python dengan framework Flask serta basis data SQLite. Pemilihan teknologi ini memastikan efisiensi tinggi pada fungsionalitas sistem. Terdapat beberapa fitur operasional unggulan yang ditawarkan, di antaranya kemampuan Import massal data melalui format Excel/CSV, proses perankingan prioritas penerima secara otomatis hanya dalam hitungan detik, hingga fitur ekspor laporan histori untuk transparansi audit.
Meskipun saat ini sistem masih bersifat standalone (berdiri sendiri), inovasi ini diharapkan dapat menjadi fondasi awal menuju digitalisasi pelayanan publik yang lebih luas dan terintegrasi di lingkungan Kantor Kecamatan Pondok Aren. Diharapkan inovasi ini mampu mendorong proses transformasi birokrasi menuju ekosistem pendataan digital yang lebih profesional, objektif, dan transparan.
Penulis:
Jovanka Surya Dilla
Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Universitas Pamulang







