• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 17 Juni, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Krisis Kompensasi dan Hubungan Industrial di Indonesia: Buruh Menuntut Keadilan di Tengah Gelombang PHK

Aenna Rahman by Aenna Rahman
Mei 21, 2026
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 2min read
Krisis Kompensasi dan Hubungan Industrial di Indonesia: Buruh Menuntut Keadilan di Tengah Gelombang PHK
218
SHARES
2.1k
VIEWS

Permasalahan hubungan industrial kembali menjadi sorotan di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK), tuntutan kenaikan upah, serta persoalan pekerja outsourcing semakin sering terjadi di berbagai daerah. Kondisi ini menunjukkan bahwa sistem manajemen kompensasi di Indonesia masih menghadapi tantangan besar.

Berdasarkan kondisi lapangan, banyak pekerja mengeluhkan bahwa upah yang diterima belum mampu memenuhi kebutuhan hidup yang terus meningkat. Harga bahan pokok, biaya transportasi, hingga kebutuhan tempat tinggal mengalami kenaikan setiap tahun. Sementara itu, sebagian perusahaan mengaku kesulitan menjaga stabilitas bisnis akibat tekanan ekonomi global dan persaingan industri.

Demonstrasi Buruh Kembali Terjadi

Aksi demonstrasi buruh masih sering terjadi di kota-kota industri seperti Jakarta, Bekasi, Karawang, dan Surabaya. Para pekerja menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP), perbaikan sistem kerja outsourcing, serta perlindungan hak-hak tenaga kerja.

BACA JUGA :  PKM Unpam: Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Oat Milk sebagai Alternatif Susu Non-Dairy

Serikat pekerja menilai bahwa kenaikan upah yang diberikan belum sebanding dengan kebutuhan hidup masyarakat saat ini. Banyak buruh merasa pendapatan mereka hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Di sisi lain, pengusaha berpendapat bahwa kenaikan upah yang terlalu tinggi dapat meningkatkan biaya produksi dan berpotensi menyebabkan pengurangan tenaga kerja.

Gelombang PHK Menjadi Ancaman

Selain persoalan upah, kasus PHK massal juga menjadi perhatian masyarakat. Beberapa sektor seperti industri tekstil, manufaktur, dan teknologi mengalami penurunan produksi sehingga banyak perusahaan melakukan efisiensi.

Fenomena ini menyebabkan ribuan pekerja kehilangan pekerjaan dalam waktu singkat. Tidak sedikit pekerja yang mengeluhkan kompensasi pesangon yang dianggap belum sesuai dengan hak yang seharusnya diterima.

Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa hubungan industrial yang tidak dikelola dengan baik dapat memicu konflik antara pekerja dan perusahaan.

BACA JUGA :  Ketidakpastian Global Membuat Ekonomi Domestik Babak Belur

Outsourcing dan Ketidakpastian Kerja

Sistem outsourcing juga masih menjadi polemik di Indonesia. Banyak pekerja kontrak merasa tidak memiliki kepastian karier dan kesejahteraan yang memadai. Perbedaan fasilitas antara pekerja tetap dan outsourcing sering menimbulkan rasa ketidakadilan di lingkungan kerja.

Beberapa pekerja outsourcing mengaku menerima beban kerja yang sama dengan karyawan tetap, namun mendapatkan upah dan tunjangan yang lebih rendah.

Pentingnya Manajemen Kompensasi

Pengamat ketenagakerjaan menilai bahwa perusahaan perlu menerapkan sistem manajemen kompensasi yang lebih adil dan transparan. Kompensasi tidak hanya berupa gaji, tetapi juga meliputi tunjangan, jaminan kesehatan, bonus, dan penghargaan kerja lainnya.

Sistem kompensasi yang baik diyakini dapat meningkatkan motivasi kerja, loyalitas karyawan, dan produktivitas perusahaan. Selain itu, hubungan industrial yang harmonis juga dapat mengurangi risiko konflik ketenagakerjaan.

BACA JUGA :  Ada Demo Buruh di Patung Kuda, Cek Rute Pengalihan Lalu Lintas di Sini!

Pemerintah juga diharapkan terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan hak-hak pekerja agar tercipta keseimbangan antara kepentingan perusahaan dan kesejahteraan tenaga kerja.

Kesimpulan

Persoalan kompensasi dan hubungan industrial masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Kenaikan biaya hidup, PHK massal, dan sistem outsourcing menunjukkan perlunya perbaikan dalam pengelolaan tenaga kerja.

Melalui manajemen kompensasi yang adil dan komunikasi yang baik antara pekerja, perusahaan, dan pemerintah, hubungan industrial yang harmonis dapat tercipta demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat.

 

Penulis:

  1. Akas Damar Galih – 231010501227
  2. Weny Tantika – 231010501016
  3. Ahmad Nauval Hadi – 231010504437
  4. Nazwa Syakila Azzahra – 231010500969

Oleh Kelompok 8 

Dosen Pengampu: Fahmi Susanti  SKM.,M.M.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program  Studi Manajemen Universitas Pamulang

Tags: buruhGelombang PHK
Previous Post

GPCI dan Tim Hukum Global Kawal Relawan Indonesia yang Ditahan Israel

Next Post

Prabowo Sebut Gaji Hakim Naik Signifikan, Ada yang Hampir 300 Persen

Related Posts

PKM Unpam: Cara Mudah Mengatur Uang Saku dan Kebiasaan Menabung Sejak Dini
DUNIA KAMPUS

PKM Unpam: Cara Mudah Mengatur Uang Saku dan Kebiasaan Menabung Sejak Dini

Juni 16, 2026
2.7k
upah minimum
DUNIA KAMPUS

Memahami Mekanisme Penawaran, Permintaan dan Strategi Upah dalam Perspektif Ekonomi Manajerial

Juni 16, 2026
2.2k
Sistem Pengendalian Manajemen pada PT HM Sampoerna Tbk
DUNIA KAMPUS

Keputusan Manajemen Risiko

Juni 16, 2026
2.4k
realitas utang
DUNIA KAMPUS

Menakar Keberanian Berutang: Solusi Finansial atau Ilusi Gaya Hidup?

Juni 16, 2026
2.8k
Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Pemuda Karang Taruna melalui Pelatihan Kewirausahaan
DUNIA KAMPUS

Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Pemuda Karang Taruna melalui Pelatihan Kewirausahaan

Juni 16, 2026
2.5k
Sekolah Pasar Modal (SPM): Membangun Kecerdasan Finansial Melalui Pasar Modal
DUNIA KAMPUS

Analisis Keputusan Investasi Berdasarkan Literasi Keuangan, Financial Behavior dan Risk Tolerance

Juni 16, 2026
2.3k
Next Post
Prabowo Sebut Gaji Hakim Naik Signifikan, Ada yang Hampir 300 Persen

Prabowo Sebut Gaji Hakim Naik Signifikan, Ada yang Hampir 300 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com