JAKARTA – Tuntutan hukuman 18 tahun penjara terhadap mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan layanan Chrome Device Management (CDM) menuai perhatian luas dari publik.
Sejumlah artis dan figur publik ikut menyampaikan dukungan sekaligus mempertanyakan tuntutan yang diajukan kepada pendiri Gojek tersebut.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menuntut Nadiem Makarim dengan hukuman 18 tahun penjara serta denda Rp1 miliar subsider 190 hari kurungan dalam sidang pada Rabu, 13 Mei.
Salah satu tanggapan datang dari kreator konten dan YouTuber Jerome Polin. Lewat akun X miliknya, ia menilai kasus tersebut berpotensi membuat figur profesional enggan terlibat dalam pemerintahan.
“Melihat mas Nadiem dipenjara (dituntut) 18 tahun, ujung-ujungnya semua orang berkualitas dan berintegritas bakal takut masuk ke atau bekerja sama dengan pemerintah. Akhirnya diisi orang-orang yang korup. We are doomed, aren’t we?” tulis Jerome Polin, Kamis, 14 Mei.
Komentar serupa juga disampaikan selebgram Ferry Irwandi. Ia mengaku selama ini cukup keras mengkritik kebijakan Nadiem Makarim saat menjabat menteri, namun menilai proses hukum yang berjalan memunculkan banyak pertanyaan.
“Saya termasuk keras mengkritik kebijakan Pak Nadiem saat menjabat menteri, tetapi melihat bagaimana proses hukum Pak Nadiem terjadi, jelas itu tidak bisa dibenarkan atau diwajarkan,” tulis Ferry Irwandi.
Ia juga menyoroti belum terungkapnya pihak yang disebut menerima keuntungan dari dugaan korupsi pengadaan Chromebook tersebut.
“PPK di kasus korupsi Chromebook yang menerima uang kickback tidak ditangkap,” tambahnya.
Dukungan lain datang dari aktris sekaligus penyanyi Maudy Ayunda. Ia menyebut tuntutan terhadap Nadiem Makarim sebagai sesuatu yang menyedihkan sekaligus memicu kemarahan.
“Kita semua sekarang menyaksikan apa yang bisa terjadi pada orang-orang cerdas dan beritikad baik yang mencoba berinovasi di negara ini. Ini sangat memilukan dan membuat marah,” tulis Maudy Ayunda dalam unggahan berbahasa Inggris.
Pedangdut Inul Daratista juga mengaku prihatin melihat kasus yang menjerat Nadiem Makarim. Menurutnya, keputusan terjun ke pemerintahan justru membawa situasi berat bagi mantan menteri tersebut.
“Asline aku dulu yo mikir, sedih aku wong wis jenius kok nyemplung ke situ. Ujunge dadi tumbal ngene iki,” tulis Inul Daratista.
Sementara itu, aktor Ari Wibowo mempertanyakan perubahan status hukum yang dinilainya begitu drastis terhadap Nadiem Makarim. Ia juga menyampaikan doa dan dukungan untuk keluarga mantan menteri tersebut.
“Stay strong Mas @nadiemmakarim dan family. Doa terbaik untuk mas beserta istri dan untuk hukum di Indonesia,” tulis Ari Wibowo.
Selain itu, sejumlah figur publik lain seperti Afgan, Raline Shah, dan Amanda Rawles turut menunjukkan simpati melalui unggahan media sosial mereka.
Kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek kini menjadi perhatian luas masyarakat. Selain menyita perhatian publik, perkara tersebut juga memicu perdebatan mengenai iklim profesionalisme dan keterlibatan tokoh nonpolitik dalam pemerintahan.







