KOTA BEKASI– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi akan melengkapi perlintasan sebidang dengan sistem peringatan berbasis bunyi atau suara. Kebijakan ini diambil menyusul insiden kecelakaan kereta api di wilayah Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menjelaskan sistem tersebut akan berbunyi sebagai tanda peringatan sebelum kereta melintas.
“Sistem perlintasan berbasis suara di 500 meter sebelum kereta tiba di titik perlintasan sudah akan berbunyi. Ini sebagai sirine pengingat bagi pengguna jalan,” ujar Zeno, Kamis, 30 April 2026.
Menurutnya, Dishub telah berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) terkait penerapan sistem tersebut. Selain itu, sejumlah titik perlintasan juga mulai dilengkapi fasilitas tambahan, seperti pemasangan palang pintu di perlintasan Ampera.
Dishub juga menambah jumlah personel di titik-titik perlintasan sebidang. Petugas akan berjaga mulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB untuk membantu pengaturan lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan di area rel.
“Personel sebenarnya sudah lama disiagakan, namun sebelumnya fokus pada lalu lintas jalan. Kini juga difokuskan pada pengawasan perlintasan kereta,” jelasnya.
Zeno mengungkapkan, saat ini terdapat 10 perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Sebagian di antaranya telah dilengkapi flyover, seperti di Jalan KH Noer Alie dan Jalan Baru Bekasi Timur, sementara lainnya masih sebidang.
Beberapa titik perlintasan tersebut antara lain Jalan Sultan Agung, Jalan Agus Salim, Jalan Perjuangan, Jalan Harapan Indah, Mohammad Yamin, hingga Jalan Pahlawan Bekasi Timur.
Sebagai informasi, kecelakaan kereta sebelumnya dipicu oleh sebuah taksi yang mogok di perlintasan Ampera. Kondisi tersebut sempat menghentikan laju KRL karena jalur terhalang.
Namun nahas, rangkaian KRL kemudian tertabrak kereta api jarak jauh dari arah Jakarta, mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka.
Penerapan sistem peringatan berbasis suara ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan serta meminimalkan risiko kecelakaan di perlintasan sebidang.







