• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 30 April, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Dari Buku ke Website: Cara Santri Kini Bisa Dipantau Orang Tua Secara Real-Time

Aenna Rahman by Aenna Rahman
April 30, 2026
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 2min read
Dari Buku ke Website: Cara Santri Kini Bisa Dipantau Orang Tua Secara Real-Time
222
SHARES
2.4k
VIEWS

DI era digital seperti sekarang, hampir semua hal bisa diakses dalam genggaman. Mulai dari belanja, belajar, hingga memantau aktivitas sehari-hari. Namun, bagaimana dengan kehidupan santri di pesantren yang notabene jauh dari orang tua?

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa banyak pesantren masih menggunakan cara konvensional dalam mengelola data santri. Pencatatan absensi, aktivitas harian, hingga laporan perkembangan masih dilakukan secara manual atau semi-digital menggunakan aplikasi sederhana. Dampaknya? Proses jadi lebih lambat, rawan kesalahan, dan informasi sulit diakses secara cepat.

Masalah lain yang tidak kalah penting adalah keterbatasan wali santri dalam memantau perkembangan anaknya. Orang tua hanya mendapatkan informasi secara berkala, tanpa bisa melihat kondisi terbaru secara langsung. Padahal, rasa ingin tahu dan kekhawatiran orang tua terhadap anak yang mondok adalah hal yang wajar.

BACA JUGA :  Mengenal Penyakit GERD yang Sering Disebut Mirip Maag

Berangkat dari permasalahan tersebut, kami mencoba menghadirkan solusi melalui pengembangan aplikasi monitoring wali santri berbasis web dalam kegiatan Kerja Praktik (KP) di Pondok Pesantren Modern Al-Bayan Islamic Boarding School.

Aplikasi ini dirancang untuk menjawab dua kebutuhan utama: mempermudah pengelolaan data di pesantren dan memberikan akses informasi yang lebih transparan kepada wali santri.

Melalui sistem ini, pihak pesantren dapat dengan mudah menginput data santri, absensi, serta aktivitas harian secara langsung ke dalam sistem. Tidak perlu lagi pencatatan berulang di buku atau file terpisah. Semua data tersimpan rapi dan terintegrasi dalam satu platform.

Sementara itu, wali santri cukup login ke website untuk melihat perkembangan anaknya secara real-time. Mulai dari kehadiran, kegiatan harian, hingga informasi penting lainnya bisa diakses kapan saja dan di mana saja.

BACA JUGA :  Eksplorasi Minat Membangun Keterampilan dan Pengetahuan melalui Motivasi Intrinsik

Transformasi dari sistem manual ke digital ini membawa dampak yang cukup signifikan. Proses administrasi menjadi lebih cepat, risiko kesalahan data berkurang, dan yang terpenting, komunikasi antara pesantren dan wali santri menjadi lebih terbuka.

Lebih dari sekadar aplikasi, sistem ini menjadi jembatan yang menghubungkan orang tua dengan kehidupan anaknya di pesantren. Di tengah keterbatasan jarak, teknologi mampu menghadirkan rasa dekat.

Pengalaman ini juga menjadi pembelajaran berharga bagi kami sebagai mahasiswa. Bahwa teknologi bukan hanya soal coding, tetapi tentang bagaimana memberikan solusi nyata terhadap permasalahan di lingkungan sekitar.

Ke depan, digitalisasi di lingkungan pesantren bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, pesantren dapat terus berkembang tanpa meninggalkan nilai-nilai yang telah menjadi fondasinya.

BACA JUGA :  Menghilangkan Stres dengan Hobi Terapi Tanaman

Penulis:

Yodi Dwi Cahyo | Teknik Informatika (Ketua KP, Kerja Praktek)
Ilham Syahgani   | Teknik Informatika
Mahasiswa Universitas Pamulang

 

Tags: Dari Buku ke Website
Previous Post

Dishub Kota Bekasi Pasang Sistem Bunyi di Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan Bekasi Timur

Next Post

Tragedi Kereta Bekasi: Ahli Waris Korban Meninggal Berhak Terima Santunan Rp50 Juta

Related Posts

Implementasi Sistem Booking Online Berbasis Web dalam Mendukung Pelayanan Publik
DUNIA KAMPUS

Implementasi Sistem Booking Online Berbasis Web dalam Mendukung Pelayanan Publik

April 30, 2026
2.5k
Digitalisasi Branding: PT Shopcomm Solusi Indonesia Luncurkan Sistem Portofolio Berbasis Laravel
DUNIA KAMPUS

Digitalisasi Branding: PT Shopcomm Solusi Indonesia Luncurkan Sistem Portofolio Berbasis Laravel

April 30, 2026
2.4k
Pengantar Ekonomi Manajerial dalam Pengambilan Keputusan Bisnis
DUNIA KAMPUS

Pengantar Ekonomi Manajerial dalam Pengambilan Keputusan Bisnis

April 30, 2026
2.2k
Mahasiswa Teknik Informatika Unpam Implementasikan Sistem Penjualan Berbasis Web di Moksha Coffee Roastery
DUNIA KAMPUS

Mahasiswa Teknik Informatika Unpam Implementasikan Sistem Penjualan Berbasis Web di Moksha Coffee Roastery

April 30, 2026
2.9k
Pasar Tenaga Kerja dan Upah Ternyata Jadi Penentu Kesejahteraan Pekerja di Era Modern
DUNIA KAMPUS

Pasar Tenaga Kerja dan Upah Ternyata Jadi Penentu Kesejahteraan Pekerja di Era Modern

April 30, 2026
2.9k
Mahasiswa UNPAM Rancang Sistem Manajemen Proyek Berbasis Web di PT Surveyor Indonesia (Persero)
DUNIA KAMPUS

Mahasiswa UNPAM Rancang Sistem Manajemen Proyek Berbasis Web di PT Surveyor Indonesia (Persero)

April 30, 2026
2.7k
Next Post
Imbas Insiden Bekasi Timur, KAI Hentikan Operasional KA Jarak Jauh dari Gambir-Pasarsenen

Tragedi Kereta Bekasi: Ahli Waris Korban Meninggal Berhak Terima Santunan Rp50 Juta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com