GESTROESOPHAGEAL Reflux Disease atau disebut GERD yaitu perubahan mukosa yang diakibatkan oleh gangguan sistem saluran pencernaan, yang dimana asam lambung naik ke kerongkongan (esofagus). GERD dianggap memiliki kesamaan dengan penyakit maag biasa karena melibatkan organ lambung.
GERD tidak boleh diabaikan karena bisa menyebabkan komplikasi berbahaya jika dibiarkan maka dapat memperburuk kesehatan saluran cerna hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
Komplikasi dari GERD yang dapat ditimbulkan yaitu nyeri dada, peradangan esofagus dan dapat menimbulkan kanker pada sel atau jaringan lapisan esofagus.
Gejala GERD biasanya ditandai dengan mual, rasa pahit dimulut, kesulitan menelan makanan, sakit tenggorokan, dan terasa panas atau perih dibagian bawah tulang dada. GERD bisa dicegah dengan pola makan yang baik, rutin berolahraga, kelola stress, dan mengkonsumsi obat yang dari dokter.
Apabila sering mengalami gejala refluks dan tidak kunjung membaik setelah minum obat, segera memeriksakan diri ke dokter guna mendapatkan perawatan lebih lanjut, maka operasi dapat menjadi solusi untuk menuntaskan penyakit GERD.
Ada dua jenis operasi yang dapat dilakukan untuk mengatasi GERD yakni:
1. Operasi anti refluks (fundoplikasi), bertujuan untuk memperbaiki refluks asam lambung dengan menciptakan mekanisme katup baru pada bagian kerongkongan.
2. implantasi Linx, dengan penanaman cincin magnet kecil yang cukup kuat untuk menga sambungan antara lambung dan kerongkongan tertutup namun fleksibel makanan melewatinya.
Jadi tetep jaga kesehatan ya, karena sehat itu mahal!
Penulis:
Liana Dwi Cahyani
Universitas Pamulang
Tulisan ini dibuat dalam rangka tugas kuliah.







