DEPOK– Kepedulian terhadap efisiensi energi sekaligus pemberdayaan masyarakat ditunjukkan para dosen dan mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Asrama Yatim Piatu Hidayatullah, Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Minggu (8/3/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Workshop Assembly Saving Energy Listrik Berbasis Timer Theben” ini menjadi momentum edukasi bagi pengurus dan para santri asrama dalam memahami cara menggunakan listrik secara hemat dan efisien melalui teknologi sederhana.

Workshop tersebut menghadirkan dua narasumber utama, yakni Ketua Program Studi Akuntansi S-1 Unpam Dr. H. Suripto, S.E., M.Ak dan Ketua Program Studi Teknik Elektro S-1 Unpam Ir. Aripin Triyanto, S.T., M.T.
Selain para dosen, kegiatan ini juga diikuti mahasiswa lintas program studi Universitas Pamulang. Di antaranya mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Sastra Indonesia, Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro, Himpunan Mahasiswa Sastra Inggris, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), serta Unit Kegiatan Mahasiswa Asy-Syifa dari Program Studi Akuntansi.
Kehadiran para mahasiswa tersebut menambah semarak kegiatan yang berlangsung penuh keakraban dan semangat berbagi ilmu.

Dalam workshop ini, peserta tidak hanya mendapatkan materi tentang pentingnya penghematan energi listrik, tetapi juga memperoleh pelatihan praktis. Para santri dan pengurus asrama diajak langsung belajar merakit, memasang, dan mengoperasikan perangkat timer listrik yang dapat mengatur waktu penyalaan dan pemadaman lampu secara otomatis.
Teknologi timer listrik ini dinilai menjadi solusi sederhana namun efektif untuk menghindari pemborosan energi, terutama pada instalasi pencahayaan di lingkungan asrama.
Ketua Program Studi Akuntansi S-1 Universitas Pamulang, Dr. H. Suripto, S.E., M.Ak, mengatakan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi pengetahuan sekaligus memberikan keterampilan praktis kepada pengurus dan para santri tentang cara menggunakan energi listrik secara lebih bijak dan efisien,” ujar Suripto.
Ia menjelaskan bahwa penghematan energi listrik sangat penting bagi lembaga sosial seperti panti asuhan.
“Jika listrik dapat digunakan secara efisien, maka biaya operasional bisa ditekan. Penghematan tersebut tentu dapat dialihkan untuk kebutuhan yang lebih penting seperti pendidikan dan kesejahteraan anak-anak di asrama,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Teknik Elektro S-1 Unpam, Ir. Aripin Triyanto, S.T., M.T, menuturkan bahwa penggunaan timer listrik merupakan salah satu metode sederhana untuk meningkatkan efisiensi energi.
“Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya memahami teori penghematan energi, tetapi juga mempraktikkan langsung bagaimana merakit dan memasang sistem timer listrik pada instalasi pencahayaan,” ungkap Aripin.

Menurutnya, dengan sistem timer tersebut, lampu dapat diatur menyala dan mati secara otomatis sesuai kebutuhan sehingga dapat mengurangi penggunaan listrik yang tidak perlu.
“Harapannya setelah pelatihan ini, para pengurus asrama dapat mengelola instalasi listrik secara lebih efisien dan bahkan mampu menerapkan teknologi ini secara mandiri,” tambahnya.
Di sisi lain, Ketua Yayasan Asrama Yatim Piatu Hidayatullah, H. Murtadho, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian civitas akademika Universitas Pamulang yang telah memberikan edukasi kepada para santri.
“Kami sangat bersyukur atas kehadiran para dosen dan mahasiswa Universitas Pamulang. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama dalam menambah wawasan dan keterampilan tentang cara menggunakan listrik secara lebih hemat dan bijak,” kata Murtadho.
Ia berharap kerja sama seperti ini dapat terus terjalin di masa mendatang, sehingga lembaga sosial seperti panti asuhan dapat terus mendapatkan dukungan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan fasilitas dan pendidikan bagi para santri.
Melalui kegiatan ini, Universitas Pamulang berharap para peserta tidak hanya memahami konsep dasar penghematan energi listrik, tetapi juga mampu menerapkan teknologi timer listrik secara mandiri di lingkungan asrama.

Program pengabdian kepada masyarakat ini juga diharapkan dapat menjadi contoh penerapan teknologi sederhana yang dapat diterapkan di berbagai lembaga sosial lainnya dengan kondisi yang serupa.
Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi Asrama Yatim Piatu Hidayatullah, tetapi juga menjadi langkah kecil menuju budaya penggunaan energi yang lebih hemat, bijak, dan berkelanjutan di masyarakat.







