JAKARTA — Universitas Indonesia (UI) terus memperkokoh komitmennya dalam mentransformasi tata kelola institusi yang transparan dan akuntabel. Langkah strategis ini diwujudkan melalui peluncuran sistem digital UI Disburse serta skema insentif berbasis kinerja yang menyasar ribuan pegawai di lingkungan kampus.
Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU, menegaskan bahwa kemajuan akademik sebuah universitas harus berjalan beriringan dengan tata kelola yang sehat serta perhatian nyata terhadap kesejahteraan sumber daya manusianya.
“Penguatan institusi tidak hanya soal capaian akademik, tetapi juga bagaimana kita menghargai kontribusi dosen dan tenaga kependidikan. Hari ini, UI memberikan Insentif Capaian Kinerja Organisasi (ICKO) kepada 5.895 pegawai,” kata Prof. Heri dalam acara peluncuran di Kantor Satelit UI, Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Sumber Daya UI, Ahmad Gamal, Ph.D, menjelaskan bahwa pemberian insentif ini merupakan strategi optimalisasi pendapatan pegawai di luar gaji rutin. Mengingat kenaikan gaji pokok memerlukan anggaran besar, UI memilih skema berbasis merit (prestasi) yang terukur.
“Insentif organisasi ini dirancang agar setiap unit kerja atau individu yang memiliki performa lebih baik, mendapatkan apresiasi yang lebih tinggi secara proporsional. Jadi, bukan semata-mata bergantung pada kapasitas anggaran fakultas masing-masing,” jelas Gamal.
Rencananya, insentif ICKO akan disalurkan menjelang Idul Fitri bersamaan dengan THR. Sementara itu, insentif capaian kinerja individu yang berbasis pada produktivitas publikasi bagi dosen dan efisiensi administrasi bagi tendik akan diberikan pada pertengahan tahun.
Selain aspek kesejahteraan, UI melakukan lompatan besar dalam transformasi digital melalui UI Disburse. Sistem ini merupakan bagian dari target peluncuran 40 sistem informasi baru tahun ini guna menciptakan ekosistem kerja paperless (tanpa kertas).
Transformasi ini terbukti memangkas birokrasi secara signifikan. Proses pembayaran yang semula memakan waktu hingga 10 hari kerja, kini dapat diselesaikan dalam 1 hari 18 jam.
Sistem dilengkapi dengan audit trail yang merekam setiap transaksi secara otomatis, meminimalkan potensi manipulasi data.
Mencakup siklus perencanaan (planning), pengukuran kinerja (performance), pengadaan barang (e-procurement), hingga sistem pembayaran digital (disburse).
Apresiasi Fakultas Berkelanjutan
Sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan, UI juga memberikan penghargaan bagi fakultas dengan kinerja terbaik pada UI Greenmetrics 2025. Enam fakultas terpilih sebagai “Fakultas Paling Berkelanjutan”, dengan Program Pendidikan Vokasi menduduki peringkat pertama (skor 9.262,5), disusul oleh Fakultas Teknik dan Fakultas Psikologi.
Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan UI juga mendapat apresiasi khusus atas peningkatan kinerja keberlanjutan yang signifikan.
Dengan berbagai inovasi ini, UI berupaya menjadi garda terdepan perguruan tinggi yang modern, adaptif, dan berorientasi pada masa depan, baik dalam hal teknologi maupun pemberdayaan manusia. (*)







