• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Peneliti IPPI: Tuduhan Kepentingan di UI Hanya Narasi Dangkal

asyari by asyari
November 25, 2025
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 2min read
UI Beri Beasiswa Pendidikan Spesialis untuk Mahasiswa Palestina
69
SHARES
153
VIEWS

JAKARTA – Peneliti Indonesian Politic and Policy Institute (IPPI), Yama Sumbodo, menilai narasi mengenai adanya kepentingan pragmatis yang disematkan pada Universitas Indonesia (UI) terlalu simplistis dan tidak mencerminkan realitas di dalam kampus. Menurutnya, UI justru berada pada fase penguatan integritas dan independensi kelembagaan, terutama di bawah kepemimpinan Rektor Prof Heri Hermansyah.

Yama Sumbodo, alumnus doktor Universitas Padjadjaran, menjelaskan bahwa penggunaan metafora “UI sebagai miniatur negara” memang menarik secara wacana, tetapi tidak otomatis menjadi dasar untuk menuduh adanya kepentingan pragmatis yang tidak sehat.

Ia menegaskan, jika UI diposisikan sebagai miniatur negara, maka penilaian terhadapnya harus menggunakan standar negara yang baik, yakni ekosistem yang akuntabel, sistem yang bekerja, dan kepemimpinan yang menjaga integritas.

BACA JUGA :  Jaga Integritas Pemeriksaan, UI Bekukan Status Akademik 16 Mahasiswa Terkait Dugaan Kekerasan Seksual

“Dalam konteks itu, Rektor UI justru menunjukkan gaya kepemimpinan yang independen dan jauh dari kepentingan partisan,” ujar Praktisi Komunikasi Publik tersebut.

Yama menilai, tudingan soal kepentingan pragmatis sering muncul tanpa data dan cenderung dibangun berdasarkan asumsi. Padahal, langkah-langkah reformasi tata kelola kampus yang dilakukan pada masa Prof Heri sangat terbuka dan terukur.

Langkah tersebut mencakup penyempurnaan regulasi akademik, peningkatan transparansi, hingga penguatan kemitraan riset internasional. “Rektor UI tidak membawa agenda politik. Beliau tidak mengejar kepentingan kelompok mana pun. Kinerjanya berbicara sendiri,” tegas Yama.

Ia juga menambahkan bahwa dinamika organisasi mahasiswa, termasuk di tubuh BEM, tidak boleh dipahami sebagai tanda adanya kepentingan pragmatis di kampus.

BACA JUGA :  Implementasi Sistem Pengendalian Manajemen

Menurutnya, aktivitas mahasiswa merupakan ruang latihan demokrasi dan kebebasan akademik. Justru keterbukaan tersebut merupakan ciri kampus modern. “Dalam tradisi universitas-universitas terkemuka dunia, dinamika mahasiswa adalah bagian dari pembelajaran. UI berada pada arah yang sama,” tambahnya.

Lebih jauh, Yama menyoroti integritas Prof. Heri yang tercermin dari pesatnya lompatan UI di tingkat global, mulai dari kolaborasi dengan universitas top dunia, peningkatan posisi UI dalam jaringan akademik internasional, hingga penguatan riset strategis.

Menurut Yama, pencapaian tersebut merupakan bukti bahwa UI dipimpin oleh figur yang profesional dan independen, bukan seseorang yang tersandera kepentingan pragmatis.

“Seorang pemimpin yang punya motif pragmatis tidak akan mendorong kampusnya ke gelanggang internasional. Transparansi global menuntut integritas tinggi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pembatasan Perdagangan: Tarif

Ia menilai publik perlu berhati-hati dalam menilai UI. Generalisasi yang tidak berbasis data berpotensi mencoreng nama institusi yang sedang membangun akuntabilitas.

“Rektor UI bekerja melindungi marwah kampus dan memastikan independensi akademik tetap terjaga. Itu hal yang seharusnya diapresiasi,” kata Yama.

Di akhir, Yama mengajak civitas akademika dan publik luas untuk mendukung upaya pembenahan tata kelola kampus.

“UI adalah institusi akademik besar. Menilainya hanya dari satu sisi adalah langkah keliru. Kampus ini sedang bergerak maju, dan integritas pemimpinnya menjadi fondasi utamanya,” tutupnya. (*)

Tags: Narasi DangkalPeneliti IPPITuduhan KepentinganUI
Previous Post

Ciptakan Nilai Tambah dari Limbah Kayu, UMKM Kerajinan Lokal Cianjur Ini Raih Peluang di Pasar Internasional Berkat Pemberdayaan BRI

Next Post

Lokasi SIM Keliling Tangsel 26 November 2025

Related Posts

Tips Sukses Menggunakan Marketplace
DUNIA KAMPUS

Strategi Penetapan Harga Produk pada UMKM di Tengah Kenaikan Biaya Marketplace di Indonesia

Oktober 22, 2026
2.3k
Bukan Tidak Pintar, Cuma Takut Bicara: Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Public Speaking sebagai Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Prestasi Mahasiswa

Oktober 21, 2026
2.3k
Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?
DUNIA KAMPUS

Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?

Oktober 21, 2026
2.4k
Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat
DUNIA KAMPUS

Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat

Oktober 21, 2026
2.4k
Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi
DUNIA KAMPUS

Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi

Oktober 21, 2026
2.4k
Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?
DUNIA KAMPUS

Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Dear Warga Tangsel, Berikut Dua Lokasi SIM Keliling Hari Ini

Lokasi SIM Keliling Tangsel 26 November 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com