• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Pelatihan Etos Kerja bagi Siswa SMK sebagai Upaya Peningkatan Kesiapan Kerja di Era Industri Modern 

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Februari 2, 2026
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 5min read
Pelatihan Etos Kerja bagi Siswa SMK sebagai Upaya Peningkatan Kesiapan Kerja di Era Industri Modern 
223
SHARES
2.5k
VIEWS

KESIAPAN kerja merupakan salah satu indikator penting keberhasilan pendidikan vokasi,  khususnya pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berorientasi pada dunia kerja.  Namun, kesiapan kerja siswa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, melainkan juga  oleh etos kerja yang mencerminkan sikap disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan komitmen. 

Kenyataannya, masih terdapat siswa SMK yang menunjukkan etos kerja rendah sehingga  berdampak pada kesiapan mereka memasuki dunia industri. Artikel ini bertujuan untuk  menganalisis pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa pelatihan etos  kerja bagi siswa SMK Islamiyah Ciputat serta dampaknya terhadap peningkatan pemahaman dan  kesiapan kerja siswa.

Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif melalui penyampaian  materi, diskusi, dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman  siswa mengenai pentingnya etos kerja serta kesadaran untuk menerapkan nilai-nilai tersebut  dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan belajar. Pelatihan ini berkontribusi dalam  membentuk sikap profesional siswa sebagai bekal menghadapi dunia kerja di era industri  modern. 

Perkembangan dunia industri yang semakin kompetitif menuntut lulusan pendidikan vokasi  untuk memiliki kesiapan kerja yang komprehensif. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai  lembaga pendidikan yang mempersiapkan peserta didik agar siap memasuki dunia kerja  memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul dan produktif.  Namun, tantangan yang dihadapi tidak hanya berkaitan dengan penguasaan keterampilan teknis,  tetapi juga pada pembentukan sikap dan karakter kerja siswa. 

Etos kerja merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kesiapan kerja seseorang.  Etos kerja mencerminkan sikap positif terhadap pekerjaan, seperti disiplin, tanggung jawab,  kejujuran, ketekunan, dan profesionalisme. Siswa SMK yang memiliki etos kerja tinggi  cenderung lebih siap menghadapi tuntutan dunia industri dibandingkan siswa yang hanya  mengandalkan kemampuan akademik semata. Sayangnya, masih banyak siswa SMK yang belum  memiliki pemahaman dan kesadaran yang baik mengenai pentingnya etos kerja dalam dunia  kerja . 

Hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian siswa SMK masih menunjukkan perilaku  kurang disiplin, kurang bertanggung jawab terhadap tugas, serta belum memiliki gambaran yang 

BACA JUGA :  Pengaruh Media Sosial Terhadap Perilaku Anak di Bawah Umur

jelas mengenai sikap kerja profesional. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan daya saing  lulusan SMK di dunia kerja. Oleh karena itu, diperlukan upaya konkret untuk menanamkan nilai nilai etos kerja sejak dini agar siswa tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki  karakter kerja yang kuat. 

Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat  (PKM) berupa pelatihan etos kerja. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman  siswa mengenai pentingnya etos kerja serta mendorong penerapan nilai-nilai tersebut dalam  kehidupan sehari-hari. Artikel ini membahas pelaksanaan kegiatan PKM pelatihan etos kerja  bagi siswa SMK Islamiyah Ciputat serta dampaknya terhadap kesiapan kerja siswa. 

Etos Kerja 

Etos kerja dapat diartikan sebagai sikap dan kebiasaan positif yang dimiliki seseorang dalam  menjalankan pekerjaan. Etos kerja mencakup nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab,  kejujuran, komitmen, kerja sama, dan kemauan untuk terus belajar. Siahaan et al. (2024)  menyatakan bahwa etos kerja yang kuat merupakan kunci keberhasilan individu dalam dunia  kerja karena mampu mendorong produktivitas dan profesionalisme . 

Dalam konteks pendidikan vokasi, etos kerja menjadi bekal penting bagi siswa SMK agar  mampu beradaptasi dengan budaya kerja di industri. Siswa yang memiliki etos kerja baik  cenderung lebih siap menghadapi tekanan kerja, mampu bekerja dalam tim, serta memiliki  tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. 

Kesiapan Kerja Siswa SMK 

Kesiapan kerja merupakan kondisi individu yang menunjukkan kesiapan fisik, mental, dan  kompetensi untuk memasuki dunia kerja. Kesiapan kerja tidak hanya ditentukan oleh  keterampilan teknis, tetapi juga oleh soft skills dan sikap kerja. Setyawan et al. (2025)  menegaskan bahwa kesiapan kerja siswa SMK sangat dipengaruhi oleh penguasaan soft skills,  termasuk etos kerja, komunikasi, dan kemampuan beradaptasi . 

Siswa SMK yang memiliki kesiapan kerja tinggi umumnya mampu memahami tuntutan dunia  kerja, memiliki sikap profesional, serta siap menghadapi perubahan dan tantangan di lingkungan  industri. 

BACA JUGA :  Tata Kelola Keuangan Bank Sampah Produsen Eco Enzyme di Tangerang Selatan

Pelatihan Etos Kerja sebagai Upaya Pemberdayaan Siswa 

Pelatihan etos kerja merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan kesiapan kerja siswa  SMK. Melalui pelatihan, siswa diberikan pemahaman mengenai nilai-nilai etos kerja serta cara  menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan kerja. Diksi Metris et al. (2025)  menyatakan bahwa pelatihan yang menekankan pada penguatan soft skills dan etika kerja dapat  meningkatkan kesiapan mental dan sikap profesional siswa .

Pelatihan etos kerja yang dirancang secara interaktif dan kontekstual diharapkan mampu  membentuk sikap kerja positif serta meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menghadapi  dunia kerja.

Metode Penelitian 

Artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengacu pada pelaksanaan  kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan di SMK Islamiyah Ciputat.  Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab bersama  siswa. 

Lokasi dan Waktu Kegiatan 

Kegiatan PKM dilaksanakan di SMK Islamiyah Ciputat pada tanggal 27 November 2025.  Kegiatan berlangsung selama satu jam dengan melibatkan siswa sebagai peserta utama serta  dosen pembimbing dan mahasiswa sebagai pelaksana kegiatan . 

Metode Pelaksanaan 

Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi: 

  1. Penyampaian materi, yaitu pemberian pemahaman mengenai konsep etos kerja, nilai nilai etos kerja, serta relevansinya dengan kesiapan kerja. 
  2. Diskusi dan tanya jawab, untuk menggali pemahaman siswa serta memberikan  kesempatan bagi siswa menyampaikan pandangan dan pengalaman mereka.
  3. Contoh aplikatif, berupa ilustrasi situasi kerja yang sering terjadi di dunia industri agar  siswa memahami penerapan etos kerja secara nyata. 

Hasil Kegiatan 

Hasil pelaksanaan kegiatan PKM menunjukkan bahwa siswa SMK Islamiyah Ciputat memiliki  antusiasme yang cukup tinggi terhadap materi pelatihan etos kerja. Sebelum pelatihan, sebagian  siswa belum sepenuhnya memahami pentingnya etos kerja dalam dunia kerja. Setelah pelatihan,  siswa menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai nilai-nilai etos kerja seperti disiplin,  tanggung jawab, dan integritas . 

BACA JUGA :  Membangun Kebiasaan Finansial Sehat Sejak Remaja

Selain itu, siswa mulai menyadari bahwa keberhasilan di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh  kemampuan teknis, tetapi juga oleh sikap kerja yang dimiliki. Hal ini terlihat dari respon siswa  dalam sesi diskusi yang menunjukkan kesadaran untuk memperbaiki sikap belajar dan perilaku  sehari-hari. 

Pembahasan

Pelatihan etos kerja memberikan dampak positif terhadap kesiapan kerja siswa SMK. Melalui  penyampaian materi yang disesuaikan dengan karakteristik siswa, pelatihan ini mampu  menumbuhkan kesadaran akan pentingnya sikap profesional. Temuan ini sejalan dengan  penelitian Lasut et al. (2024) yang menyatakan bahwa pelatihan kesiapan kerja dapat  meningkatkan adaptabilitas karier siswa SMK . 

Di era digital dan industri modern, etos kerja menjadi semakin penting karena dunia kerja  menuntut individu yang adaptif, mampu bekerja sama, dan memiliki komitmen tinggi.  Adamcova (2025) menegaskan bahwa penguatan soft skills, termasuk etos kerja, merupakan  kebutuhan utama dalam menghadapi tuntutan industri 4.0 . 

Dengan demikian, pelatihan etos kerja tidak hanya relevan untuk meningkatkan kesiapan kerja  siswa saat ini, tetapi juga sebagai bekal jangka panjang dalam menghadapi perubahan dunia  kerja.

Kesimpulan dan Saran 

Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan PKM dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat  disimpulkan bahwa pelatihan etos kerja bagi siswa SMK Islamiyah Ciputat mampu  meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai pentingnya sikap kerja positif.  Pelatihan ini berkontribusi dalam membentuk karakter kerja siswa agar lebih disiplin,  bertanggung jawab, dan siap menghadapi dunia kerja. Etos kerja terbukti menjadi faktor penting  dalam meningkatkan kesiapan kerja siswa SMK di era industri modern. 

Sekolah diharapkan dapat menyelenggarakan pelatihan etos kerja secara berkelanjutan agar  pembentukan karakter kerja siswa dapat berjalan secara konsisten. Selain itu, kolaborasi antara  sekolah, dunia industri, dan perguruan tinggi perlu ditingkatkan untuk menciptakan program  pelatihan yang lebih kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. 

Penulis:

Ismeylinda

Kamila maulana fitri

Karlina

Mahasiswa Universitas Pamulang Jurusan Manajemen Bisnis

Tags: Pelatihan Etos KerjaPKM Unpam
Previous Post

Dua Anak Tewas Tertimbun Longsor di Pangalengan Bandung

Next Post

Denada Akui Ressa Rizky Rosano Anak Kandungnya, Minta Maaf atas Kesalahan Masa Lalu

Related Posts

Bukan Tidak Pintar, Cuma Takut Bicara: Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Public Speaking sebagai Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Prestasi Mahasiswa

Oktober 21, 2026
2.3k
Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?
DUNIA KAMPUS

Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?

Oktober 21, 2026
2.4k
Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat
DUNIA KAMPUS

Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat

Oktober 21, 2026
2.4k
Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi
DUNIA KAMPUS

Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi

Oktober 21, 2026
2.4k
Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?
DUNIA KAMPUS

Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?

Oktober 21, 2026
2.4k
Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda
DUNIA KAMPUS

Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda

Oktober 21, 2026
2.1k
Next Post
Akhirnya Terungkap! Denada Akui Ressa Rizky Rosano sebagai Anak Kandung

Denada Akui Ressa Rizky Rosano Anak Kandungnya, Minta Maaf atas Kesalahan Masa Lalu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com