TANGERANG SELATAN – Musim hujan yang tengah melanda sejumlah wilayah di Indonesia meningkatkan risiko radang tenggorokan. Suhu udara yang lebih dingin diketahui dapat mempercepat penyebaran virus, sehingga penyakit ini kerap muncul pada periode tersebut.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan langkah pencegahan sejak dini agar terhindar dari radang tenggorokan selama musim hujan. Dikutip dari WebMD, terdapat sejumlah cara sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan tenggorokan.
Pertama, mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Meski cuaca dingin kerap mengurangi rasa haus, asupan air putih tetap harus dijaga. Kondisi tubuh yang terhidrasi dengan baik berperan dalam membantu membersihkan racun dan menjaga kelembapan tenggorokan, sehingga menurunkan risiko peradangan.
Kedua, meningkatkan asupan vitamin C. Vitamin ini berfungsi sebagai antioksidan yang membantu melawan radikal bebas dan infeksi penyebab radang tenggorokan. Konsumsi vitamin C dapat diperoleh dari buah-buahan, seperti jeruk, terutama saat daya tahan tubuh rentan menurun di musim hujan.
Ketiga, mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Masyarakat disarankan menghindari makanan tinggi gula serta makanan ultra-olahan. Sebaliknya, makanan yang kaya omega-3, seperti ikan berlemak dan biji chia, serta buah dan sayuran yang mengandung antioksidan tinggi, dinilai mampu membantu mengurangi peradangan dan memperkuat sistem imun.
Keempat, memastikan waktu istirahat yang cukup. Tidur berkualitas berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh karena membantu produksi sel-sel imun. Kurang tidur justru dapat melemahkan sistem kekebalan, sehingga tubuh lebih rentan terserang penyakit, termasuk radang tenggorokan.
Dengan menerapkan pola hidup sehat tersebut, risiko radang tenggorokan selama musim hujan dapat ditekan secara signifikan.







