• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Psikolog Sebut Gosip Selebriti Jadi Hiburan dan Pelarian Emosional Masyarakat

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Januari 9, 2026
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 2min read
Psikolog Sebut Gosip Selebriti Jadi Hiburan dan Pelarian Emosional Masyarakat
81
SHARES
179
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Drama selebriti nyaris tak pernah gagal mencuri perhatian publik. Mulai dari kabar putus cinta, konflik antarsesama artis, hingga isu di balik layar film dan konser, semuanya cepat menyebar dan ramai diperbincangkan. Bahkan mereka yang mengaku tidak menyukai gosip sering kali tetap mengikuti perkembangannya.

Lantas, mengapa gosip tentang selebriti terasa jauh lebih menggoda dibandingkan gosip orang biasa? Para psikolog menilai alasannya lebih kompleks daripada sekadar rasa ingin tahu.

American Psychological Association (APA) mendefinisikan gosip sebagai percakapan mengenai informasi pribadi seseorang yang belum tentu benar. Meski sering bersifat sensasional, gosip tidak selalu dimaksudkan untuk menyakiti.

Psikolog David Ludden, PhD, menjelaskan bahwa gosip merupakan bagian alami dari kehidupan sosial manusia. Menurutnya, berbagi informasi tentang orang lain—termasuk yang tidak hadir dalam percakapan—pada dasarnya sudah termasuk gosip.

BACA JUGA :  Demi Sehat Mental, Begini Cara Meluapkan Emosi Negatif dalam Diri

Melalui gosip, manusia belajar memahami dinamika sosial tanpa harus mengalami semuanya secara langsung. Dari situ, seseorang dapat mengenali situasi, menilai siapa yang bisa dipercaya, serta menentukan cara bersikap di lingkungan sosial.

Gosip selebriti terasa lebih menarik karena banyak orang merasa memiliki kedekatan emosional dengan figur publik. Fenomena ini dikenal sebagai parasocial relationship, yakni hubungan satu arah yang terbentuk meski tidak pernah bertemu langsung.

Lewat film, musik, wawancara, dan media sosial, selebriti hadir dalam keseharian publik. Akibatnya, kabar tentang kehidupan mereka terasa personal, seolah membicarakan teman sendiri.

Selain itu, gosip selebriti dinilai relatif aman. Berbeda dengan gosip tentang teman atau rekan kerja, membicarakan figur publik tidak berisiko merusak hubungan sosial pribadi.

BACA JUGA :  Kenapa Fobia Bisa Terjadi? Ini Penjelasan Ilmiah Penyebab dan Cara Terbentuknya

Psikolog Stephen Benning, PhD, menyebut gosip selebriti kerap menjadi bahan obrolan yang mempererat interaksi sosial tanpa konsekuensi langsung. Tak heran jika topik ini sering muncul dalam percakapan santai, dari nongkrong hingga suasana kantor.

Di sisi lain, gosip artis juga berfungsi sebagai hiburan dan pelarian emosional. Saat kehidupan terasa berat, mengikuti drama selebriti bisa menjadi distraksi sementara yang menenangkan.

Psikoterapis Britt Frank menjelaskan, mengonsumsi gosip selebriti dapat memberi jeda mental dari tekanan sehari-hari. Namun, sebagian orang juga menikmati gosip karena adanya rasa schadenfreude—kepuasan melihat orang lain mengalami kesulitan.

Karena selebriti kerap dianggap memiliki kehidupan sempurna, melihat mereka menghadapi masalah bisa membuat sebagian orang merasa hidupnya sendiri tidak terlalu buruk.

BACA JUGA :  Gelar Bimbingan Manasik dengan 140 Ribu Peserta, Kemenag Raih Rekor MURI

Meski terlihat ringan, gosip selebriti dapat berdampak nyata, terutama di era media sosial. Hujatan massal dan komentar negatif yang terus-menerus berpotensi memengaruhi kesehatan mental figur publik.

Karena itu, para psikolog mengingatkan pentingnya empati. Di balik sorotan dan popularitas, selebriti tetap manusia biasa yang juga bisa terluka oleh tekanan publik.

Tags: Kesehatan MentalMental HealthPelarian emosional
Previous Post

Kasus Kematian Diplomat Muda Kemlu Dihentikan Polisi, Keluarga Pertanyakan Alasan SP3

Next Post

PKM Unpam: Menciptakan Masa Depan dengan Pengembangan Keterampilan di Era Digital

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.5k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
PKM Unpam: Menciptakan Masa Depan dengan Pengembangan Keterampilan di Era Digital

PKM Unpam: Menciptakan Masa Depan dengan Pengembangan Keterampilan di Era Digital

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com