TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mulai mengirimkan sampah ke Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong, Kota Serang, Banten.
Langkah tersebut merupakan bagian dari kerja sama pengelolaan sampah antardaerah sekaligus solusi jangka pendek mengatasi keterbatasan daya tampung TPA Cipeucang.
Adapun pengiriman perdana dilakukan pada Kamis (1/1) dengan volume sekitar 50 ton sampah. Pada ahap awal ini masih bersifat uji coba dan dilakukan secara bertahap untuk memastikan kesiapan teknis di lapangan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Tangerang Selatan, Tubagus Asep Nurdin mengatakan pengiriman sampah ke TPAS Cilowong tidak dilakukan secara masif sejak awal, melainkan melalui mekanisme terukur.
“Pada pengiriman perdana, volume sampah yang diangkut sekitar 50 ton dan dilakukan secara bertahap serta terukur,” ujar Tubagus Asep Nurdin saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (2/1/2026).
Lebih lanjut Tubagus mengungkapkan, sampah yang dikirim merupakan sampah baru hasil aktivitas harian masyarakat, bukan sampah lama yang telah menumpuk di TPA Cipeucang.
“Sampah yang dikirim merupakan sampah baru atau sampah harian, bukan sampah lama yang berada di TPA Cipeucang,” ucapnya.
Menurut Tubagus, tahap uji coba dilakukan selama satu pekan. Masa uji coba tersebut dimanfaatkan untuk mengevaluasi seluruh aspek, mulai dari operasional pengangkutan, kondisi armada, hingga dampak lingkungan di sekitar TPAS Cilowong.
“Perlu kami sampaikan juga, kerja sama ini masih dalam tahap uji coba selama satu pekan,” tukasnya.







