TANGERANG SELATAN– Aco Tenriyagelli resmi memperkenalkan debut film panjangnya sebagai sutradara lewat Suka Duka Tawa, sebuah drama komedi keluarga yang berlatar dunia stand-up comedy Indonesia. Film ini mengangkat relasi ayah dan anak dengan pendekatan emosional yang ringan, hangat, dan dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari.
‘Suka Duka Tawa’ berfokus pada karakter Tawa, seorang komika muda yang diperankan Rachel Amanda. Tawa tengah berada di puncak popularitas berkat keberaniannya mengolah pengalaman pahit masa kecil dan luka keluarga menjadi materi komedi di atas panggung. Gaya komedinya yang jujur dan personal membuatnya dikenal luas publik.
Namun, kesuksesan Tawa justru berbanding terbalik dengan nasib sang ayah, Pak Keset, yang diperankan Teuku Rifnu Wikana. Pak Keset adalah pelawak senior yang kariernya meredup setelah masa lalunya dijadikan materi cerita oleh Tawa di hadapan publik. Situasi ini membuka kembali luka lama sekaligus jarak emosional yang telah lama terbentuk di antara keduanya.
Kisah berkembang ketika Tawa kembali bertemu Pak Keset setelah lama terpisah. Dalam pertemuan tersebut, sang ayah memilih membuka seluruh aib dan kesalahan masa lalunya demi mendukung perjalanan karier sang anak. Keputusan itu menjadi titik balik hubungan mereka, sekaligus memunculkan konflik emosional yang perlahan mencair.
Seiring waktu, Tawa mulai melihat sisi lain ayahnya yang selama ini tak pernah ia kenal. Ia pun belajar memaknai ulang luka masa lalu dan memahami bahwa proses berdamai tidak selalu mudah, tetapi penting untuk pertumbuhan diri.
Selain mengangkat konflik keluarga, film ini juga menampilkan dinamika lingkaran pertemanan Tawa yang absurd, kocak, dan penuh solidaritas. Para sahabat hadir sebagai teman seperjuangan yang saling menguatkan, menertawakan hidup, dan berbagi beban bersama.
Melalui perpaduan drama keluarga dan komedi personal, Suka Duka Tawa menyoroti proses pendewasaan seorang anak dalam menghadapi masa lalu dan membangun pemahaman baru tentang keluarga. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 8 Januari 2025.







