• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Pembelajaran Literasi Keuangan Mengubah Uang Saku Harian Menjadi Tabungan yang Bermanfaat

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
November 23, 2025
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 4min read
Pembelajaran Literasi Keuangan Mengubah Uang Saku Harian Menjadi Tabungan yang Bermanfaat
202
SHARES
2.4k
VIEWS

LITERASI keuangan menjadi keterampilan dasar yang perlu dikenalkan sejak usia dini. Di tengah perkembangan zaman dan perubahan pola konsumsi masyarakat, kemampuan anak dalam mengelola uang secara bijak merupakan investasi penting bagi masa depan mereka. Salah satu langkah sederhana namun berdampak besar adalah membiasakan anak untuk menabung, terutama dari uang saku harian yang mereka miliki.

Di tengah kehidupan modern yang serba cepat, kemampuan mengelola keuangan bukan lagi keterampilan tambahan melainkan kebutuhan dasar. Kesadaran inilah yang mendorong berbagai lembaga pendidikan dan orang tua mulai memperkuat pembelajaran literasi keuangan sejak anak masih berada di bangku sekolah dasar, bahkan TK. Mengubah uang saku harian menjadi tabungan kini bukan sekadar aktivitas rutin, tetapi bagian dari proses menanamkan karakter disiplin, terencana, dan bertanggung jawab pada generasi muda.

Sebagai tambahan, rendahnya literasi keuangan pada generasi muda sering kali dipengaruhi oleh kurangnya edukasi formal maupun nonformal di lingkungan keluarga maupun sekolah. Banyak anak yang belum memahami cara mengelola uang karena kurangnya contoh nyata dan pembiasaan sejak dini. Oleh karena itu, program edukatif seperti PMKM menjadi sarana penting untuk memberikan pengetahuan dasar, keterampilan praktis, serta pengalaman langsung yang dapat membentuk kebiasaan finansial yang positif.

Di era modern yang serba cepat ini, kemampuan mengelola keuangan tidak lagi menjadi keterampilan tambahan, melainkan kebutuhan utama. Kesadaran inilah yang mendorong lembaga pendidikan maupun orang tua untuk memperkuat pembelajaran literasi keuangan sejak anak berada di bangku sekolah dasar bahkan tingkag taman kanak-kanak. Mengubah uang saku harian menjadi tabungan bukan hanya aktivitas rutin, tetapi bagian dari proses menanamkan karakter disiplin, terencana, dan bertanggung jawab.

BACA JUGA :  Peningkatan Literasi Keuangan Anggota Melalui Pengelolaan Arisan Paguyuban yang Transparan dengan Ibu-Ibu PKK

Melalui kebiasaan menabung, anak belajar menentukan prioritas, menyusun rencana, serta memahami konsekuensi dari setiap keputusan financial. Praktisi pendidikan anak tingkat SD hingga SMA menyebutkan bahwa menabug merupakan pintu masuk paling mudah untuk mengenalkan konsep keuangan. Anak belajar bahwa uang bukan hanya alat untuk membeli jajanan, tetapi sarana untuk mencapai tujuan jangka panjang. Ketika nak mampu menyisihkan sebagian uang sakunya, mereka mempelajari keterampilan penting seperti mengendalikan keingin, menentukan prioritas, serta memahami bahwa setiap keputusan financial memiliki dampak. 

Tujuan Menabung Sejak Usia Dini Pengenalan budaya menabung kepada anak memiliki berbagai tujuan edukatif. Beberapa manfaat utama antara lain:

  1. Melatih kemandirian, disiplin, dan tanggung jawab; Anak belajar bertanggung jawab terhadap keuangannya sendiri, termasuk memutuskan apa yang perlu disimpan dan apa yang boleh dibelanjakan. 
  2. Menghargai nilai uang; Proses mengumpulkan uang mengajarkan bahwa setiap rupiah harus digunakan secara bijak sehingga anak tidak mudah tergoda membeli hal-hal yang tidak bermanfaat.
  3. Menyiapkan dana darurat pribadi; Dengan memiliki tabungan, anak dapat memenuhi kebutuhan mendadak tanpa harus bergantung kepada orang tua.
  4. Membentuk gaya hidup hemat dan sederhana; Anak terbiasa mempertimbangkan kebutuhan sebelum keinginan sehingga tumbuh sebagai individu yang bijak secara financial.
BACA JUGA :  PMKM Unpam: Menabung Sejak Dini untuk Membangun Kesadaran Mengelola Keuangan Anak

keberhasilan membangun budaya menabung tidak terlepas dari peran lingkungan terdekat anak. Di rumah, orang tua merupakan contoh pertama dan utama. Ketika pendamping memperlihatkan kebiasaan menyisihkan pendapatan, menyusun anggaran, atau mengelola pengeluaran, anak akan belajar secara langsung melalui pengamatan dan meniru. Cara pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui partisipatif yang melibatkan anak usia 7 tahun sampai dengan usia 17 tahun melalui penerapan secara langsung praktik menabung melalui media celengan  Adapun metode pelaksanaannya meliputi:

  1. Mengajarkan cara menabung : Anak diperkenalkan pada pentingnya menabung melalui cerita dan permainan sederhana. Contohnya diberikan mengenai bagaimana menabung dapat membantu mencapai tujuan yang di inginkan.
  2. Praktik memilih kebutuhan : Anak diajarkan membedakan kebutuhan primer, sekunder, dan tersier agar mampu menentukan prioritas dalam pengeluaran.
  3. Mengajarkan harus bertanggung jawab : Melalui kegiatan ini, anak dilatih untuk bertanggung jawab dalam menyimpan uang, menjaga celengan, dan konsisten dalam menabung.
  4. Kegiatan Mewarnai sebagai Hiburan : Untuk menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, kami melakukan kegiatan di luar cara menabung dan memilah kebutuhan kami juga mengajarkan kreativitas anak anak agar bisa di utarakan di gambar lalu di ceritakan arti dan kesan dari gambar tersebut 
  5. Mengenalkan alternatif tabungan lain : Selain menabung di celengan, anak usia 15-17 tahun diperkenalkan pada konsep investasi sederhana seperti tabungan emas dan reksa dana.

Kegiatan mengajarkan cara menabung , praktek memilih kebutuhan , praktek mengajarkan harus bertanggung jawab serta praktek mewarnai sebagai hibutan anak anak berjalan dengan sukses . Anak anak yang mengikuti kegiatan tersebut sangat bersemangat dan gembira. Dalam sesi praktek pelaksanaan cara menabung dari nilai uang yang nominal kecil  anak anak mengikuti dengan cermat, seperti dengan berperan sebagai nasabah dan ada yang berperan sebagai investor Kegiatan belajar seperti ini selain menyenangkan mereka juga mendapatkan manfaat yang sangat positif.

BACA JUGA :  Meningkatkan Pemahaman Siswa SMK pada Software Akuntansi Berbasis MYOB, Zahir, dan Accurate

Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukan keberhasilan pendekatan interaktif untuk meningkatkan kesadaran anak-anak pentingnya dalam hal menabung dari nominal yang sedikit Praktek praktek tersebut menjadi lebih menarik dan menyenangkan dalam mengajarkan anak-anak. Sambutan hangat dari anak anak dan jajaran yayasan pengurus menjadi dukungan yang kondusif dalam mengajarkan Literasi Keuangan Mengubah Uang Saku Harian Menjadi Tabungan Yang Bermanfaat

Ucapan terimakasih kepada Bapak Rananda Septanta, S.E.I., M.Ak. Selaku pembimbing PMKM yang selalu memberikan masukan dan usaha sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar.

Terimakasih Bapak Isrianto widodo selaku penanggung jawab dari yayasan yang telah memberikan tempat kepada kami dalam melaksanakan PMKM. Ucapan terima kasih kami tujukan kepada adik-adik peserta seluruh rekan mahasiswa yang telah bekerja sama sehingga PMKM ini dapat terlaksana dengan baik

Penulis:

Indah Fifi Haryanti (231011201776 )

Mayang Eka Sulistiawati (231011200477 )

Rifkika Yuni (231011201773 )

Silfi Rahmawati (231011201767)

Mahasiswa Sarjana Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Pamulang

PMKM dilaksanakan di Yayasan Yatim Dhuafa Ishlahul Hayat 1

Tags: literasi keuanganPKM Unpam
Previous Post

Pilar Apresiasi 4.200 Peserta di Ajang Tangsel Run for Humanity 2025

Next Post

Dari Limbah Jadi Mahakarya: Kampong Robot di Ciputat Jadi Sorotan

Related Posts

Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?
DUNIA KAMPUS

Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?

Oktober 21, 2026
2.4k
Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda
DUNIA KAMPUS

Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda

Oktober 21, 2026
2.1k
Pengaruh Financial Technology terhadap Perilaku Konsumtif Generasi Z
DUNIA KAMPUS

Pengaruh Financial Technology terhadap Perilaku Konsumtif Generasi Z

Oktober 21, 2026
2.3k
Sekali Klik, Uang Berpindah: Di Balik Cepatnya Transaksi Perbankan di Era Digital
DUNIA KAMPUS

Sekali Klik, Uang Berpindah: Di Balik Cepatnya Transaksi Perbankan di Era Digital

Oktober 20, 2026
2.4k
Pembatasan Perdagangan: Tarif
DUNIA KAMPUS

Pembatasan Perdagangan: Tarif

Oktober 20, 2026
2.4k
Jenis-Jenis Pasar Modal
DUNIA KAMPUS

Kenapa Banyak Perusahaan Gagal Bukan Karena Modal, Tapi Karena Salah Hitung Orang?

Oktober 20, 2026
2.4k
Next Post
Dari Limbah Jadi Mahakarya: Kampong Robot di Ciputat Jadi Sorotan

Dari Limbah Jadi Mahakarya: Kampong Robot di Ciputat Jadi Sorotan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com