SIDOARJO – Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi lima korban dalam kondisi meninggal dunia dari bawah reruntuhan bangunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.
Kepala Kantor Basarnas Surabaya, Nanang Sigit mengatakan kelima korban diekstrikasi sepanjang hari kelima operasi pencarian atau Jumat (3/10/2025) mulai pagi hingga sore hari.
“Total semua pada hari ini adalah korban ditemukan lima orang, dan semua dalam kondisi meninggal dunia. Sehingga kalau dijumlahkan seluruh korban yang ditemukan 10 meninggal dunia, 103 selamat,” jelas Nanang saat dikonfirmasi wartawan.
Selanjutnya, kelima korban yang baru ditemukan tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Menurut Basarnas, proses penyelamatan darurat dilakukan dengan cara ekstrikasi, yakni mengeluarkan korban dari puing bangunan menggunakan teknik khusus.
Basarnas mencatat korban yang dievakuasi pada Jumat diekstrikasi dari beberapa sektor lokasi musala yang ambruk, dengan perincian sebagai berikut:
– Pukul 07.30 WIB: Satu korban diekstrikasi dari tempat wudhu sektor A2.
– Pukul 07.36 WIB: Satu korban kembali ditemukan di lokasi yang sama.
– Pukul 10.17 WIB: Satu korban dievakuasi dari bagian timur sektor A2.
– Pukul 11.34 WIB: Satu korban ditemukan di sektor A4.
– Pukul 14.00 WIB: Satu korban terakhir diekstrikasi dari sektor A3.
Proses pencarian korban dipastikan akan berlanjut hingga seluruh area reruntuhan benar-benar bersih dan aman.







