KARTU Persediaan adalah alat pencatatan yang digunakkan untuk mengetahui/memantau stok barang pada suatu perusahaan. Biasanya berisi Saldo persediaan, Penerimaan, dan Pengeluaran stok barang yang dimiliki oleh Perusahaan tersebut.
Kartu Persediaan dilakukan secara berkala, Kartu persediaan tidak hanya berfungsi sebagai catatan akuntansi, tetapi juga sebagai alat untuk analisis dan perencanaan. Dengan informasi yang akurat tentang persediaan, organisasi dapat mengurangi risiko kehabisan stok atau kelebihan barang dagangan, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi efisiensi operasional dan profitabilitas. Oleh karena itu, pemahaman yang baik tentang sistem dan penggunaan kartu persediaan sangat penting bagi keberhasilan suatu bisnis.
Apa Saja Sih Metode Itu?
- Metode FIFO
Metode FIFO (First In First Out) adalah metode pencatatan dimana barang yang pertama kali masuk yang harus dikeluarkan pertama. Metode ini sering digunakkan di perusahaan, gunanya untuk mencegah barang/stok pada gudang kadaluarsa ataupun rusak. Dengan demikian, saat mencatat pengeluaran, perusahaan akan menggunakan harga pokok barang yang lebih lama.
- Metode LIFO
Metode LIFO (Left In First Out) metode ini adalah metode yang sudah jarang di gunakkan oleh perusahaan. Apabila perusahaan menggunakkan metode ini, setiap penjualan yang terjadi akan menggunakan persediaan yang baru masuk/terakhir kali masuk, metode ini dapat mempengaruhi laba rugi dan pajak perusahaan.
- Metode AVERAGE
Metode rata-rata dalam pencatatan persediaan yang menghitung harga pokok barang yang dikeluarkan berdasarkan rata-rata dari semua barang yang tersedia pada saat pengeluaran.
Metode-metode ini digunakkan sesuai dengan ketentuan pencatatan yang diinginkan oleh perasaan tersebut. Metode Pencatatan Kartu Persediaan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
Penulis:
Apriliana Naisyah Putri







