JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan pihaknya tengah merencanakan pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.
Hal itu terkait dengan isi pidato Megawati yang kembali menyinggung bahwa Presiden Prabowo Subianto rindu dibuatkan nasi goreng olehnya.
“Betul,” kata Prasetyo seraya mengamini pidato Megawati yang menyinggung Presiden Prabowo rindu dibuatkan nasi goreng, pada Jumat, 9 Mei 2025.
Prasetyo menanggapi pertemuan kedua ketua umum itu sebenarnya sudah terlaksana pada 7 April 2025 saat Presiden Prabowo mengunjungi kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat.
Peristiwa itu merupakan pertemuan perdana sejak Prabowo Subianto menjadi presiden terpilih dalam Pemilu Pilpres 2024 bersama pasangannya, Gibran Rakabuming Raka.
“Kan kangennya sudah dua setengah tahun, tapi kemarin kan sudah, alhamdulillah sudah ketemu beliau berdua,” kata Prasetyo.
Namun kata Prasetyo, ia akan mengatur kembali pertemuan mereka, terutama setelah pidato Megawati yang menyinggung Presiden Prabowo rindu nasi goreng buatannya tersebut.
“Sedang diatur lagi, tenang aja,” kata Prasetyo.
Adapun Megawati kembali mengungkit momen dirinya memasak nasi goreng untuk Prabowo. Momen itu diketahui terjadi ketika Prabowo bertamu ke kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, pada 24 Juli 2019.
Sebelumnya, Megawati menegaskan dirinya tidak bermusuhan dengan Presiden Prabowo Subianto. Hal tersebut disampaikan Megawati dalam pidato politiknya saat acara HUT ke-52 PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Jumat, 10 Januari 2025.
“Media mikir saya sama Pak Prabowo musuhan apa tidak, (ya) tidak,” ujar Megawati.







