TANGSELXPRESS – Tim penyidik Polda Sumatera Selatan (Sumsel) telah menindak lanjuti laporan warga Palembang terkait kasus prank rendang kreator konten Willie Salim yang hilang. pada Selasa, 25 Maret 2025.
Kasus rendang yang hilang saat di masak di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang terjadi pada Selasa, 18 Maret 2025 diposting oleh konten kreator Willie Salim yang kemudian menjadi viral.
Dalam postingan itu, Willie Salim mengaku daging sapi 300 kg yang dimasak untuk rendang ternyata hilang saat ditinggal ke kamar kecil sekitar 15 menit.
Akibat postingan dan peryataan yang menjadi viral tersebut, warga Sumsel khususnya Palembang bahkan yang dirantau menjadi kesal dan kecewa dengan Willie Salim karena telah mencoreng nama Palembang dan warganya.
Bahkan beberapa pejabat, tokoh masyarakat juga sangat menyesalkan prank postingan yang dibuat hanya demi konten dan telah direncanakan sebelumnya.
Karena itu, beberapa elemen dan warga Palembang akan melaporkan Willie Salim ke polisi, salah satunya Agung Wijaya yang telah membuat laporan ke Ditreskrimsus Polda Sumsel.
Willie Salim dilaporkan terkait UU imformasi transaksi elektronik (ITE), terlapor juga mengaku saat itu berada di lokasi acara dan menjadi korban pencemaran nama baik.
“Menanggapi laporan itu direktur reserse kriminal khusus (dirreskrimsus) polda sumsel Kombes Bagus Suropratomo melalu pesan singkat mengatakan, sekarang sedang memeriksa saksi,” ujar Agung.
Setelah saksi diperiksa selanjutnya akan dibuat gelar perkara awal.







