TANGSELXPRESS – Masyarakat Tionghoa melakukan ritual pembersihan patung dewa menjelang perayaan Imlek 2576 Kongzili di Vihara Punna Karya, di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten.
Ritual tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan upaya membersihkan diri. Prosesi pencucian patung dewa dimulai dengan berdoa bersama. Selanjutnya patung dewa dan dewi yang berada di altar diturunkan untuk dibersihkan.
Ketua Pengurus Vihara Punna Karya, Kohan mengatakan pencucian patung dewa ini merupakan rangkaian untuk menyambut Tahun Baru Imlek. Ritual mencuci patung dewa ini sebagai bentuk penyucian diri.
“Seperti tahun sebelumnya, jelang Imlek kita bersih-bersih rupang (patung dewa). Ritual ini juga menandakan kita harus bersih dari kekotoran batin sehingga kita akan memulai tahun baru nanti dengan hati bersih,” jelas Kohan dikutip dari laman Beritasatu, Jumat (24/1/2025).
Selain membersihkan patung dewa, lanjut Kohan, sejumlah ornamen seperti lampion juga mulai dipasang untuk mempercantik tampilan Vihara Punna Karya.
“Total 12 patung dewa dan dewi yang kami bersihkan hari ini. Dalam membersihkan patung dewa ini kami yang berjumlah 20 orang melakukannya secara bergotong royong,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Kohan berharap pada Imlek 2576 Kongzili bershio ular kayu diberi kelancaran rezeki hingga dijauhkan dari bencana. Dia juga berdoa agar masyarakat Indonesia makin makmur dan sejahtera.
“Semoga pada Tahun Baru ini kita sehat, panjang umur, rezeki melimpah. Masyarakat juga hidup aman dan damai terutama dalam kehidupan kita beragama di Indonesia bisa saling menghormati sehingga persatuan semakin kuat,” tukasnya.







