• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Kata Pengamat terkait Adanya Potensi Korupsi dari Program Makan Bergizi Gratis

admin by admin
Desember 18, 2024
in NASIONAL
Reading Time: 2min read
Kata Pengamat terkait Adanya Potensi Korupsi dari Program Makan Bergizi Gratis

Ilustrasi - Sejumlah siswa SD tengah menyantap makan bergizi gratis. Foto: beritasatu.com

341
SHARES
3.4k
VIEWS

TANGSELXPRESS – Pernyataan pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menunjukkan pentingnya integritas dan pengawasan dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis.

Agus menyebutkan bahwa pemerintah harus menjamin program makan bergizi gratis bersih dari korupsi agar tujuan dari program tersebut dapat tercapai.

“Yang saya khawatirkan dana itu (makan bergizi gratis) dikorupsi karena kita budayanya begitu. Kalau ada anggaran pemerintah diembat dahulu,” kata Agus seperti dikutip dari beritasatu.com, Selasa (17/12/2024).

Potensi korupsi yang disebut mencapai 40% menjadi perhatian utama. Ini menunjukkan bahwa pengawasan yang lemah dapat mengakibatkan tujuan program tidak tercapai, terutama terkait peningkatan gizi anak-anak yang menjadi sasaran utama.

Agus menyoroti bahwa alokasi dana Rp 10.000 per anak mungkin tidak cukup untuk menyediakan makanan bergizi di wilayah tertentu, terutama di kota besar seperti Jakarta atau Papua. Dia memberikan contoh kasus di mana alokasi dana yang lebih besar pun masih menghasilkan kualitas makanan yang kurang memadai.

BACA JUGA :  BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk Program Makan Bergizi Gratis

“Kalau (korupsi) 40% dari Rp 10.000, berarti Rp 6.000. Makan bergizi seperti apa Rp 6.000 untuk di kota-kota Papua dan Jakarta. Mungkin kalau di pedalaman Jawa masih bisa Rp 6.000. Saya pikir itu cuma nasi putih dan telur rebus, susunya belum,” terangnya.

Pengawasan menjadi tantangan utama, terutama terkait koordinasi dengan Badan Gizi Nasional. Agus mempertanyakan kehadiran badan pengawas di seluruh wilayah Indonesia dan mendorong pengawasan yang lebih ketat agar tidak terjadi penyelewengan dana.

“Terus Rp 10.000 apa menunya? Saya punya pengalaman di RW saya, ketika anggaran dari Pemprov Jakarta Rp 12.500, isinya cuma roti kecil dan semangka sudah menjelang busuk. Ketika kita protes ke gubernur, baru Rp 12.500 bener-bener makanan bergizi. Sekarang saya mau tanya, ini Badan Gizi Nasional pengawasnya siapa? Apakah yang bersangkutan? Memang badan gizi nasional ada di seluruh Indonesia? Kalau tidak siapa yang harus mengawasi?” bebernya.

BACA JUGA :  Wapres Ungkap Makna Filosofis Pakaian Adat Sumbar yang Dikenakan saat Peringatan HUT RI

Agus menekankan pentingnya penindakan tegas terhadap oknum yang terbukti melakukan korupsi, sebagai upaya pencegahan dan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program ini.

Pemerintah perlu bekerja sama dengan lembaga independen dan komunitas lokal untuk memastikan transparansi dalam pelaksanaan program, melakukan audit berkala dan melibatkan publik dalam memantau distribusi makanan bergizi.

Pemerintah juga perlu mengkaji ulang anggaran agar cukup untuk menyediakan makanan bergizi sesuai standar di berbagai daerah, mengedukasi masyarakat tentang program ini agar mereka dapat menjadi bagian dari sistem pengawasan. Dan yang terpenting, menindak tegas setiap pelaku korupsi dalam program ini untuk memberikan efek jera.

Langkah-langkah ini diperlukan agar program makan bergizi gratis dapat berjalan efektif dan mencapai tujuannya tanpa terganggu oleh praktik korupsi.

BACA JUGA :  BGN Prioritaskan Kualitas MBG, Nanik Deyang Perketat Pengawasan Dapur SPPG
Tags: Makan Bergizi Gratis
Previous Post

BRI Optimalkan Layanan Keuangan Lewat 1 Juta AgenBRILink saat Nataru

Next Post

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Tenang, Hanya Hujan Ringan

Related Posts

BMKG Gunakan Dry Ice untuk Urai Kabut Asap Karhutla di Sumatra dan Kalimantan
NASIONAL

BMKG Gunakan Dry Ice untuk Urai Kabut Asap Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

Oktober 21, 2026
2.4k
Ayip Tayana: Evaluasi Dua Tahun Prabowo-Gibran Harus Dilihat dari Konsistensi Gagasan dan Implementasi Kebijakan
NASIONAL

Ayip Tayana: Evaluasi Dua Tahun Prabowo-Gibran Harus Dilihat dari Konsistensi Gagasan dan Implementasi Kebijakan

Oktober 19, 2026
148
Karhutla Kalimantan Sulit Dipadamkan, Ternyata Ini 5 Penyebabnya
NASIONAL

BMKG Peringatkan Karhutla di 6 Provinsi hingga 24 Oktober, 478 Titik Panas Terdeteksi

Oktober 19, 2026
2.5k
Kabar Baik Guru Non-ASN! Abdul Mu’ti Targetkan Tunjangan Mulai Ditransfer Pekan Depan
NASIONAL

Kabar Baik Guru Non-ASN! Abdul Mu’ti Targetkan Tunjangan Mulai Ditransfer Pekan Depan

Oktober 17, 2026
2.4k
Kemenkes: Bukan Cuma Ganggu Pernapasan, Kabut Asap Karhutla Juga Bisa Picu Stres dan Kecemasan
NASIONAL

Kemenkes: Bukan Cuma Ganggu Pernapasan, Kabut Asap Karhutla Juga Bisa Picu Stres dan Kecemasan

Oktober 16, 2026
2.4k
Prabowo Lantik Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB, Fokus Tangani Karhutla hingga Banjir
NASIONAL

Prabowo Lantik Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB, Fokus Tangani Karhutla hingga Banjir

Oktober 15, 2026
2.4k
Next Post
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Tenang, Hanya Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Tenang, Hanya Hujan Ringan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com