TANGSELXPRESS – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menekankan pentingnya menjaga dan memanfaatkan keragaman budaya sebagai kekuatan kota.
Hal tersebut disampaikan Pilar saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) Bundo Kanduang Ikatan Minang Kota Tangerang Selatan. Dirinya mengapresiasi peran Bundo Kanduang dalam menciptakan sinergi antara berbagai komunitas budaya di Tangsel.
“Pemikiran dari orang Jawa, Sunda, Minang, Batak, Minahasa, dan suku lainnya secara positif dapat kita ambil dan gabungkan menjadi Tangsel,” ujar Pilar di Anjungan Fortune Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara pada Minggu (8/9).
Pilar juga menegaskan bahwa keragaman budaya harus dikelola dengan bijak dan tetap diapresiasi sebagai aset berharga. Dia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Tangsel sebagai rumah yang nyaman dan aman bagi semua warga tanpa membedakan ras, agama, atau budaya.
“Jangan hanya tentang eksistensi suku tertentu, karena ini tentang bagaimana kita dapat mengambil sisi positif dari setiap budaya dan menyatukannya untuk membangun Tangsel yang lebih harmonis,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Pilar pun mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Bundo Kanduang atas kontribusinya dalam memfasilitasi prestasi berwirausaha di Tangsel.
Menurut Pilar, organisasi seperti Bundo Kanduang memainkan peran yang sangat penting dalam membantu anggota mereka mengatasi berbagai kendala.
“Ini adalah contoh bagaimana organisasi dapat berkontribusi pada kemajuan masyarakat,” jelas Pilar.
Selain itu, Pilar menambahkan bahwa Pemerintah Kota Tangsel terus berupaya untuk mendukung dan berkolaborasi dengan organisasi lokal dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan Raker Bundo Kanduang diharapkan dapat memperkuat peran organisasi dalam membantu menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi anggotanya, serta memperkukuh persatuan dan keragaman budaya di Kota Tangerang Selatan. Diharapkan juga dapat menjadikannya sebagai contoh keberagaman yang harmonis dan produktif. (arga)







