TANGSELXPRESS – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang diwakili oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus berupaya meningkatkan pemasangan akses internet gratis di berbagai lokasi strategis. Salah satunya di 58 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfo Tangsel, Tb. Asep Nurdin, saat kegiatan fasilitasi internet publik untuk PKBM Kota Tangsel.
Ia mengatakan bahwa, mekanisme pemasangan internet gratis di PKBM merupakan usulan langsung dari masyarakat.
“Usulannya diajukan dengan menuliskan nama dan alamat lengkap dan detail. Sifatnya pengajuan dulu, kalau kita langsung pasang tapi ternyata tidak dibutuhkan,” ungkapnya pada Selasa (9/7/2024).
Beliau menambahkan bahwa internet gratis tersebut memiliki kecepatan 20 Mbps dan akan ditingkatkan menjadi 50 Mbps pada tahun 2025. Harapannya, fasilitasi ini akan memudahkan PKBM dalam menjalankan kegiatannya sehari-hari.
“Jadi ini harapannya supaya PKBM terus meningkat akses digital yang sangat mudah dan kita berikan fasilitasi, sehingga PKBMnya jadi naik kelas,” imbuhnya.
Kadis Kominfo juga menegaskan bahwa internet gratis yang diberikan sangat aman digunakan dan tidak meminta data pribadi seperti Nama atau Nomor Induk Kependudukan (NIK).
“Tidak ada data pribadi kayak alamat ataupun NIK nya dan sebagainya, pasti ikhtiarnya ya aman,” tegasnya.
Dinas Kominfo Tangsel juga memasang 1.063 titik akses internet gratis di berbagai lokasi publik seperti Taman Bermain, Taman Baca, Taman Kota, Sarana Ibadah, Balai Warga, Sarana Olahraga, Posyandu, dan tempat berkumpul lainnya.
“Tahun depan (2025-red.) kita menargetkan 2.500 titik akan terpasang internet gratis,” tandasnya.
Upaya pemkot Tangsel ini memberikan manfaat yang besar bagi warga masyarakat, khususnya bagi pelajar dan pengajar PKBM yang membutuhkan akses internet yang lancar dan terpercaya dalam menunjang kegiatan belajar mengajar.
Diharapkan inovasi teknologi informasi yang digagas oleh pemerintah dapat memberikan dampak positif dalam memajukan sektor pendidikan di daerah tersebut.







