• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Langkah Mandiri: Peningkatan Keterampilan Kewirausahaan sebagai Upaya Menciptakan Produk Bernilai Jual di PKBM Kampung Ilmu Center

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Juli 3, 2026
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 9min read
Langkah Mandiri: Peningkatan Keterampilan Kewirausahaan sebagai Upaya Menciptakan Produk Bernilai Jual di PKBM Kampung Ilmu Center
210
SHARES
2.2k
VIEWS

PROGRAM pendidikan kesetaraan Paket C tidak hanya berperan dalam memberikan layanan pendidikan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk membekali warga belajar dengan keterampilan hidup yang mampu meningkatkan kemandirian ekonomi.

Salah satu keterampilan yang penting untuk dikembangkan adalah kewirausahaan melalui kemampuan menciptakan produk yang memiliki nilai jual. Namun, sebagian besar warga belajar di PKBM Kampung Ilmu Center masih memiliki keterbatasan dalam mengembangkan ide kreatif menjadi produk yang bernilai ekonomi dan layak dipasarkan.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program “Langkah Mandiri”: Peningkatan Keterampilan Kewirausahaan sebagai Upaya Menciptakan Produk Bernilai Jual di PKBM Kampung Ilmu Center bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kreativitas, dan motivasi warga belajar dalam menghasilkan produk yang memiliki nilai jual serta peluang usaha.

Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi melalui ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi, praktik pembuatan produk, dan pendampingan. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar kewirausahaan, kreativitas dan inovasi produk, teknik pembuatan produk sederhana, pengemasan produk, penentuan harga jual, serta strategi pemasaran.

Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya kewirausahaan, meningkatnya keterampilan dalam menghasilkan produk kreatif yang memiliki nilai jual, serta tumbuhnya rasa percaya diri dan motivasi untuk memulai usaha mandiri.

Selain itu, peserta mampu menghasilkan berbagai produk sederhana yang layak dipasarkan sebagai bentuk implementasi keterampilan yang telah diperoleh. Dengan demikian, program “Langkah Mandiri” menjadi salah satu upaya yang efektif dalam meningkatkan keterampilan kewirausahaan sekaligus mendorong terciptanya peluang usaha baru bagi warga belajar Paket C di PKBM Kampung Ilmu Center.

PENDAHULUAN

Kewirausahaan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Di tengah perkembangan teknologi dan persaingan dunia kerja yang semakin ketat, masyarakat dituntut tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan yang mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri.

Salah satu keterampilan yang perlu dikembangkan adalah kemampuan menghasilkan produk yang memiliki nilai jual melalui pemanfaatan kreativitas, inovasi, dan potensi yang dimiliki setiap individu. Dengan memiliki keterampilan tersebut, seseorang tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan ekonomi pribadi, tetapi juga berpotensi membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di sekitarnya.

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai lembaga pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Selain memberikan layanan pendidikan kesetaraan, PKBM juga berfungsi sebagai sarana pengembangan keterampilan hidup (life skills) yang bertujuan menciptakan masyarakat yang mandiri, produktif, dan memiliki daya saing. Warga belajar Paket C di PKBM Kampung Ilmu Center memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan kemampuan berwirausaha, namun masih menghadapi keterbatasan dalam mengolah ide kreatif menjadi produk yang bernilai ekonomi serta memahami strategi pemasaran produk secara sederhana.

Berdasarkan hasil observasi awal, sebagian besar warga belajar masih belum memiliki pengalaman dalam membuat produk yang memiliki nilai jual maupun memasarkan hasil produksinya. Selain itu, kurangnya pemahaman mengenai kreativitas produk, teknik pengemasan, penentuan harga jual, dan promosi menjadi salah satu kendala dalam menumbuhkan minat berwirausaha.

Kondisi tersebut menunjukkan perlunya kegiatan edukasi dan pelatihan yang mampu meningkatkan keterampilan kewirausahaan secara praktis sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghasilkan produk yang layak dipasarkan.

Oleh karena itu, dilaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui program “LANGKAH MANDIRI”: Peningkatan Keterampilan Kewirausahaan sebagai Upaya Menciptakan Produk Bernilai Jual di PKBM Kampung Ilmu Center.

Program ini dirancang untuk memberikan pengetahuan dasar mengenai kewirausahaan sekaligus melatih peserta dalam menciptakan produk kreatif yang memiliki nilai jual, mulai dari proses pembuatan, pengemasan, hingga strategi pemasaran sederhana. Melalui kegiatan ini diharapkan warga belajar memiliki keterampilan praktis, meningkatkan kreativitas, serta memiliki motivasi untuk memulai usaha secara mandiri sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi diri sendiri maupun keluarga.

BACA JUGA :  Penerapan Metode Pohon Keputusan dan Expected Monetary Value (Emv) dalam Pengambilan Keputusan

RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan analisis situasi di atas, maka rumusan masalah dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah sebagai berikut.

  1. Bagaimana meningkatkan pemahaman warga belajar Paket C di PKBM Kampung Ilmu Center mengenai konsep dasar kewirausahaan dan pentingnya menciptakan produk yang bernilai jual?
  2. Bagaimana meningkatkan keterampilan warga belajar dalam membuat produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi dan layak dipasarkan?
  3. Bagaimana memberikan pemahaman kepada warga belajar mengenai teknik pengemasan, penentuan harga jual, dan strategi pemasaran produk secara sederhana?
  4. Bagaimana meningkatkan motivasi dan kemandirian warga belajar agar mampu mengembangkan usaha berbasis produk kreatif secara berkelanjutan?

TUJUAN KEGIATAN

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program “LANGKAH MANDIRI”: Peningkatan Keterampilan Kewirausahaan sebagai Upaya Menciptakan Produk Bernilai Jual di PKBM Kampung Ilmu Center bertujuan untuk:

  1. Memberikan pemahaman dasar mengenai kewirausahaan kepada warga belajar Paket C sebagai bekal dalam mengembangkan potensi diri.
  2. Meningkatkan keterampilan peserta dalam menciptakan produk kreatif yang memiliki nilai jual dan sesuai dengan kebutuhan pasar.
  3. Memberikan edukasi mengenai teknik pengemasan produk, penentuan harga jual, serta strategi pemasaran sederhana agar produk memiliki daya saing.
  4. Menumbuhkan jiwa kewirausahaan, kreativitas, inovasi, dan kemandirian ekonomi bagi warga belajar PKBM Kampung Ilmu Center.

TINJAUAN PUSTAKA

Kewirausahaan

Kewirausahaan merupakan kemampuan seseorang dalam menciptakan, mengembangkan, dan mengelola suatu usaha dengan memanfaatkan peluang yang ada serta berani mengambil risiko untuk mencapai tujuan tertentu.

Kewirausahaan tidak hanya berorientasi pada pencapaian keuntungan, tetapi juga menekankan kreativitas, inovasi, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan bisnis. Menurut Suryana (2018), kewirausahaan merupakan kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar dalam menciptakan peluang usaha serta menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat.

Oleh karena itu, pengembangan jiwa kewirausahaan menjadi salah satu upaya penting dalam membentuk individu yang mandiri, produktif, dan mampu menciptakan lapangan kerja.

Keterampilan Kewirausahaan

Keterampilan kewirausahaan merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk mengelola ide menjadi peluang usaha yang menghasilkan nilai ekonomi. Keterampilan tersebut meliputi kemampuan berpikir kreatif, berinovasi, memecahkan masalah, mengambil keputusan, mengelola usaha, hingga memasarkan produk. Menurut Zimmerer (2017), keterampilan kewirausahaan menjadi faktor penting dalam keberhasilan usaha karena mampu mendorong seseorang untuk menghasilkan produk atau jasa yang memiliki keunggulan dibandingkan dengan produk lainnya. Melalui pelatihan dan praktik secara langsung, keterampilan kewirausahaan dapat terus dikembangkan sehingga mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha. 

Produk Bernilai Jual

Produk bernilai jual merupakan barang atau jasa yang mampu memenuhi kebutuhan konsumen serta memiliki nilai ekonomi sehingga dapat dipasarkan dan menghasilkan keuntungan. Nilai jual suatu produk dipengaruhi oleh kualitas, kreativitas, desain, fungsi, kemasan, serta strategi pemasaran yang digunakan.

Produk sederhana yang dibuat melalui kreativitas dan inovasi dapat memiliki nilai jual yang tinggi apabila mampu memberikan manfaat dan memiliki keunikan dibandingkan produk sejenis. Oleh karena itu, kemampuan menciptakan produk bernilai jual menjadi salah satu kompetensi penting dalam pengembangan kewirausahaan masyarakat.

Peran PKBM dalam Pemberdayaan Masyarakat

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) merupakan lembaga pendidikan nonformal yang berfungsi sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat dan pemberdayaan masyarakat. Selain memberikan layanan pendidikan kesetaraan, PKBM juga berperan dalam meningkatkan kompetensi masyarakat melalui berbagai program pelatihan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan lingkungan.

Melalui pelatihan kewirausahaan dan pendampingan pembuatan produk bernilai jual, PKBM diharapkan mampu membentuk warga belajar yang kreatif, inovatif, mandiri, serta memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

BACA JUGA :  Strategi Unggul: Pelatihan Strategi Pemasaran dan Pengembangan Usaha bagi Peserta Paket C di PKBM Kampoeng Ilmu Center

METODE PELAKSANAAN

Metode pelaksanaan kegiatan “LANGKAH MANDIRI”: Peningkatan Keterampilan Kewirausahaan sebagai Upaya Menciptakan Produk Bernilai Jual di PKBM Kampung Ilmu Center. dilaksanakan melalui beberapa tahapan sebagai berikut:

  1. Identifikasi Kebutuhan Peserta
    Tim pelaksana melakukan observasi dan diskusi dengan pengelola PKBM serta warga belajar untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tingkat pemahaman peserta terkait kewirausahaan dan perencanaan usaha.
  2. Perencanaan Program
    Tim menyusun materi, metode pembelajaran, jadwal kegiatan, serta perangkat pendukung yang akan digunakan selama pelaksanaan program edukasi.
  3. Penyampaian Materi Kewirausahaan
    Peserta diberikan pemahaman mengenai konsep dasar kewirausahaan, karakteristik wirausahawan, serta pentingnya perencanaan usaha dalam mencapai keberhasilan bisnis.
  4. Pelatihan Identifikasi Peluang Usaha
    Peserta dilatih untuk mengenali potensi diri dan lingkungan sekitar sebagai sumber peluang usaha yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan pasar.
  5. Praktik Penyusunan Rencana Usaha
    Peserta melakukan praktik menyusun rencana usaha sederhana yang mencakup ide usaha, target pasar, strategi pemasaran, kebutuhan modal, dan perkiraan keuntungan.
  6. Diskusi dan Pendampingan
    Tim pelaksana memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi, menyampaikan ide usaha, serta memperoleh masukan dan pendampingan dalam penyempurnaan rencana usaha yang telah disusun.
  7. Evaluasi dan Refleksi Kegiatan
    Evaluasi dilakukan untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta serta memperoleh umpan balik terhadap pelaksanaan program sebagai dasar perbaikan kegiatan di masa mendatang.

Hasil Kegiatan

  Program “LANGKAH MANDIRI”: Peningkatan Keterampilan Kewirausahaan sebagai Upaya Menciptakan Produk Bernilai Jual di PKBM Kampung Ilmu Center dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas warga belajar Paket C dalam menghasilkan produk yang memiliki nilai jual. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai konsep dasar kewirausahaan, pentingnya kreativitas dalam berwirausaha, serta peluang usaha yang dapat dikembangkan dari produk-produk sederhana dengan modal yang relatif kecil. Selama penyampaian materi, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi melalui diskusi aktif dan berbagai pertanyaan mengenai cara memulai usaha.

Pada tahap pelatihan, peserta diberikan praktik secara langsung dalam membuat produk bernilai jual, seperti kerajinan tangan, buket sederhana, aksesori, maupun produk kreatif lainnya yang memanfaatkan bahan yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar. Selain mempelajari teknik pembuatan produk, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya kualitas produk, inovasi desain, pengemasan yang menarik, serta penentuan harga jual yang sesuai dengan biaya produksi dan kondisi pasar.

Selanjutnya, peserta mengikuti sesi pendampingan mengenai strategi pemasaran sederhana, baik secara langsung maupun melalui media digital. Peserta diajarkan cara mempromosikan produk melalui media sosial, membuat foto produk yang menarik, serta memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen. Berdasarkan hasil praktik, sebagian besar peserta mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai jual serta memahami tahapan dasar dalam memasarkan produk kepada masyarakat. Kegiatan ini memberikan pengalaman nyata kepada peserta mengenai proses produksi hingga pemasaran sehingga meningkatkan rasa percaya diri untuk memulai usaha secara mandiri

Pembahasan 

Pelaksanaan program “LANGKAH MANDIRI” memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan warga belajar Paket C di PKBM Kampung Ilmu Center. Melalui kombinasi antara penyampaian materi dan praktik langsung, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya kreativitas, inovasi, dan kemampuan melihat peluang usaha sebagai modal utama dalam berwirausaha. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis praktik lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan peserta dibandingkan hanya melalui penyampaian teori.

Pelatihan pembuatan produk bernilai jual juga mampu meningkatkan kreativitas peserta dalam mengolah bahan-bahan sederhana menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Peserta mulai memahami bahwa produk yang menarik tidak selalu membutuhkan modal yang besar, tetapi memerlukan kreativitas, kualitas, serta inovasi agar mampu bersaing di pasar. Selain itu, peserta juga memahami bahwa kemasan produk dan strategi promosi memiliki peran penting dalam meningkatkan minat konsumen terhadap produk yang dihasilkan.

BACA JUGA :  Mendorong Spirit Kewirausahaan Gen Z melalui Manajemen Praktis

Pendampingan mengenai pemasaran memberikan wawasan baru kepada peserta mengenai pentingnya memanfaatkan teknologi digital sebagai media promosi. Peserta mulai mengenal berbagai cara memasarkan produk melalui media sosial dan marketplace sederhana sehingga peluang pemasaran menjadi lebih luas. Pengetahuan ini diharapkan mampu menjadi bekal bagi peserta dalam mengembangkan usaha secara mandiri di masa mendatang 

Secara keseluruhan, program “LANGKAH MANDIRI”berhasil meningkatkan keterampilan kewirausahaan warga belajar melalui pengalaman praktik secara langsung. Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai konsep kewirausahaan, tetapi juga mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai jual serta memahami proses pemasaran sebagai langkah awal dalam membangun usaha yang berkelanjutan. Program ini menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang dapat mendukung peningkatan kemandirian ekonomi warga belajar PKBM Kampung Ilmu Center.

Kesimpulan

Program “LANGKAH MANDIRI”: Peningkatan Keterampilan Kewirausahaan sebagai Upaya Menciptakan Produk Bernilai Jual di PKBM Kampung Ilmu Center* telah terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat yang signifikan bagi warga belajar Paket C. Melalui kegiatan edukasi, pelatihan, praktik pembuatan produk, dan pendampingan pemasaran, peserta memperoleh pengetahuan serta keterampilan dalam menghasilkan produk yang memiliki nilai jual. Selain itu, kegiatan ini berhasil meningkatkan kreativitas, rasa percaya diri, dan motivasi peserta untuk memulai usaha secara mandiri.

Peserta tidak hanya memahami konsep dasar kewirausahaan, tetapi juga mampu mengaplikasikan keterampilan yang diperoleh melalui pembuatan produk kreatif, pengemasan produk, penentuan harga jual, serta strategi pemasaran sederhana. Dengan demikian, program ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan memiliki daya saing di bidang kewirausahaan..

Saran

Program pelatihan kewirausahaan berbasis keterampilan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan agar kemampuan peserta terus berkembang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha. Kegiatan selanjutnya diharapkan tidak hanya berfokus pada pembuatan produk, tetapi juga mencakup pelatihan digital marketing, branding produk, pengelolaan keuangan usaha, legalitas usaha, serta pendampingan bisnis secara berkesinambungan.

PKBM Kampung Ilmu Center juga diharapkan dapat memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi, pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan dunia industri agar warga belajar memperoleh kesempatan yang lebih luas dalam mengembangkan produk, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan daya saing usaha yang dijalankan.

DAFTAR PUSTAKA

Kasmir. (2019). Kewirausahaan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022). Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C. Jakarta: Kemendikbudristek.

Mulyani, E. (2017). Pendidikan Kewirausahaan untuk Meningkatkan Karakter dan Kemandirian Peserta Didik. Yogyakarta: Gava Media.

Suryana. (2014). Kewirausahaan: Kiat dan Proses Menuju Sukses. Jakarta: Salemba Empat.

Suryana. (2018). Kewirausahaan: Pedoman Praktis, Kiat dan Proses Menuju Sukses. Jakarta: Salemba Empat.

Wibowo, A. (2016). Pendidikan Kewirausahaan: Konsep dan Strategi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Yuliana, L., & Rahmawati, D. (2021). Peran Pendidikan Kewirausahaan dalam Meningkatkan Minat Berwirausaha pada Peserta Didik Pendidikan Nonformal. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(2), 112–120.

Zamroni, M., & Handayani, S. (2020). Pengembangan Keterampilan Wirausaha melalui Program Pendidikan Kesetaraan di PKBM. Jurnal Pendidikan Nonformal, 15(1), 45–53.

Hisrich, R.D., Peters, M. P.,& Shepherd, D.A. (2020). Entrepreneurship. New York: McGraw-Hill Education.

Zimmerer, T.W., Scarborough, N.M.,& Wilison, D. (2017). Essentials of Entrepreneurship and  Small BUSINESS Management. Pearson Education.

Penulis:

Ardiansyah Pratama Wiguna
Sri Suheryanti
Tri Mega Utami
Mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Dosen Pembimbing Yusran Daeng Matta S.si., M.M

Tags: keterampilanKewirausahaanPaket CPemberdayaan MasyarakatPKBMproduk bernilai jual
Previous Post

Registrasi Nomor Seluler Kini Wajib Biometrik, Komdigi Tutup Akses Validasi NIK dan KK

Next Post

Tinjau Kebakaran TPA Jatiwaringin, Andra Soni Pastikan Proses Pemadaman Terus Berlangsung

Related Posts

Public Speaking Kunci Meningkatkan Kepercayaan dan Kemampuan Berkomunikasi
DUNIA KAMPUS

Public Speaking Kunci Meningkatkan Kepercayaan dan Kemampuan Berkomunikasi

Oktober 22, 2026
2.3k
SDM Bukan NPC! Kenapa Orang-Orang di Balik Layar Justru Jadi Kunci Kesuksesan Perusahaan?
DUNIA KAMPUS

SDM Bukan NPC! Kenapa Orang-Orang di Balik Layar Justru Jadi Kunci Kesuksesan Perusahaan?

Oktober 22, 2026
2.5k
Peran Public Speaking dalam Membangun Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Peran Public Speaking dalam Membangun Kepercayaan Diri

Oktober 22, 2026
2.5k
Tips Sukses Menggunakan Marketplace
DUNIA KAMPUS

Strategi Penetapan Harga Produk pada UMKM di Tengah Kenaikan Biaya Marketplace di Indonesia

Oktober 22, 2026
2.4k
Bukan Tidak Pintar, Cuma Takut Bicara: Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Public Speaking sebagai Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Prestasi Mahasiswa

Oktober 21, 2026
2.3k
Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?
DUNIA KAMPUS

Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Tinjau Kebakaran TPA Jatiwaringin, Andra Soni Pastikan Proses Pemadaman Terus Berlangsung

Tinjau Kebakaran TPA Jatiwaringin, Andra Soni Pastikan Proses Pemadaman Terus Berlangsung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com