TANGSELXPRESS– Pelukan dapat membuat kamu merasa aman dan nyaman. Terkadang, semua kecemasan, kesedihan dan kegelisan menjadi hilang. Ada perasaan hangat menyusup masuk ke dalam hati.
Tahukah kamu bahwa ternyata pelukan memang memiliki manfaat untuk kesehatan fisik dan mental kita. Ingin tahu apa saja manfaat berpelukan? Berikut jawaban yang dilansir dari HelloSehat.
1. Menjauhkan kita dari stres
Pelukan merupakan salah satu cara agar bisa bersentuhan. Manusia memiliki kebutuhan untuk disentuh (dengan kasih sayang). Ketika kebutuhan tersebut terpenuhi, hormon di dalam tubuh kamu dapat bekerja dengan baik. Pelukan diketahui dapat menurunkan hormon insulin dan memperbaiki hormon tidur kamu. Tidur yang cukup akan mengurangi kamu dari stres.
Tubuh manusia terdiri dari saraf-saraf, saat Anda berpelukan dengan orang terkasih, terjadi percikan elektrik dan mampu mengaktifkan sel saraf otak serta pusat. Berdasarkan penelitian berhubungan dengan hormon tubuh dan jaringan saraf, sentuhan kasih sayang dapat dikaitkan dengan perubahan IQ, kemampuan membaca dan mengingat, serta mengurangi rasa takut yang pada anak-anak. Ada pendapat yang mengatakan, kurangnya pelukan dianggap salah satu pemicu munculnya kekerasan.
2. Mengurangi rasa takut
Ketakutan adalah perasaan yang pasti dimiliki oleh manusia. Ya, manusia cenderung memikirkan hal-hal yang belum terjadi, sehingga rasa takut pun muncul. Padahal kenyataan belum tentu seburuk itu. Terkadang ketakutan tersebut tidak menjadi nyata. Seperti yang sudah disebutkan di atas, tidak hanya pada anak-anak saja, tetapi juga pelukan dapat mengurangi rasa takut pada orang dewasa. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Psychological Sciences, menyebutkan pelukan dapat mengurangi rasa takut mati.
3. Membuat pikiran jadi lebih positif
Pikiran negatif adalah merupakan sumber dari beberapa masalah. Stres, cemas, dan takut semua berasal dari pikiran negatif dalam benak kita. Membangun pikiran positif memang tidak mudah, diperlukan usaha berulang sampai ‘berpikir positif’ itu menjadi kebiasaan sehari-hari.
Ya, pelukan membuat tubuh mengeluarkan hormon oksitosin atau kita menyebutnya sebagai hormon cinta. Hormon ini merupakan pembawa pesan yang berfungsi pada bagian pusat emosional otak, sehingga Anda dapat merasakan kepuasan, mengurangi kecemasan, dan stres.
Selain oksitosin, tubuh juga akan memproduksi hormon serotonin, hormon ini dapat menjaga kesimbangan suasana hati Anda. Ada waktunya saat kita merasa sendirian dan hal tersebut tidak bisa terhindarkan. Pelukan mampu menghilangkan perasaan kesepian tersebut.
4. Baik untuk pekembangan si kecil
Sentuhan kasih sayang merupakan bagian vital pada perkembangan bayi. Orang yang terbiasa mendapat atau melakukan pelukan dari kecil, biasanya dewasanya akan kurang stres dan cemas. Hal ini membantu membentuk prilaku dan kehidupan yang baik untuk seseorang. Pelukan juga mampu membangkitkan ikatan antara orangtua-anak. Tentu kita semua tahu, bahwa bayi yang menangis akan merasa nyaman saat diberi pelukan yang menenangkan oleh orangtua mereka. Ternyata kita sudah membutuhkan sentuhan kasih sayang tersebut dari kecil.
5. Membuat seseorang ‘bebas’
Di budaya Timur, terkadang sentuhan dan pelukan hanya terjadi pada orang tertentu saja. Kita tidak terbiasa melakukan pelukan dengan sembarang orang. Tapi bukan berarti Anda harus memeluk setiap orang yang menegur Anda selama di jalan, bukan seperti itu. Tapi kita bisa memberikan pelukan pada orang-orang yang kita kasihi, meski tidak terlalu dekat. Mengapa begitu? Ternyata pelukan merupakan sebuah ekspresi juga. Pelukan bisa diartikan dengan mengekspresikan perasaan yang terpendam. Setelah ekspresi tersebut diperlihatkan, tentu kita merasa lega.







