Dalam rangka mewujudkan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, mahasiswa Program Studi Akuntansi Program Sarjana Universitas Pamulang telah melaksanakan kegiatan Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM). Kegiatan ini berlangsung secara tatap muka di Yayasan Pondok Pesantren Al-Amien Ciater , Kota Tangerang Selatan, Banten. Sabtu, (15/4).
Turut hadir dalam kegiatan ini yaitu Bapak Drs Rizali Namim, selaku pemilik Yayasan Pondok Pesantren Al-Amien Ciater. Dihadiri juga oleh Bapak Yulianto, S.E., M.M. selaku Dosen Pembimbing, juga para tim mahasiswa PMKM yakni Dhafa Manarul Rizqia (201011201524), Elgrace Sarina Purba(201011201312) dan Kurnia Putri Rahayu Ndraha (201011200644).
Tim mahasiswa memaparkan materi dan memberikan pengetahuan mengenai Pengaruh Public Speaking untuk dakwah, dan melatih mental santri-santriwati dalam berpidato atau berbicara di depan umum.
Manfaat Public Speaking pada Santri
1.Komunikasi dan Dakwah
Public speaking memungkinkan santri dan santriwati untuk berkomunikasi dengan efektif dan mengungkapkan ide-ide mereka dengan jelas kepada orang lain.
2.Peningkatan Kepercayaan Diri
Dalam public speaking, santri dan santriwati diajarkan untuk berbicara di depan umum. Melalui latihan dan pengalaman ini, mereka dapat mengatasi ketakutan dan kecemasan dalam berbicara di depan orang banyak.
3.Keterampilan Presentasi
Public speaking melatih santri dan santriwati untuk mengorganisir dan menyajikan ide-ide mereka secara terstruktur dan menarik. Mereka belajar tentang penggunaan bahasa tubuh yang tepat, intonasi suara, dan penggunaan alat bantu visual. Keterampilan presentasi ini berguna dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam lingkungan pendidikan maupun profesional.
Dalam keseluruhan, public speaking memberikan santri dan santriwati keterampilan komunikasi yang efektif, kepercayaan diri yang meningkat, kemampuan menyampaikan pesan agama, keterampilan kepemimpinan, serta manfaat dalam pengembangan karir.
Hal-hal ini penting dalam mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan kehidupan dan menjadi pribadi yang berpengaruh dalam masyarakat.
Public speaking juga merupakan keterampilan yang penting dalam kepemimpinan. Sebagai santri dan santriwati, mereka sering memiliki peran sebagai pemimpin di lingkungan pesantren atau kelompok mereka.
Dengan kemampuan public speaking yang baik, mereka dapat mempengaruhi orang lain, menginspirasi, dan memimpin dengan efektif.
Pesantren merupakan tempat pendidikan agama, santri dan santriwati sering diharapkan untuk menjadi duta dan penyebar dakwah Islam. Melalui public speaking, mereka dapat menyampaikan pesan-pesan agama dengan cara yang meyakinkan dan inspiratif kepada masyarakat luas dan meningkatkan kepercayaan diri.
Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian hadiah bagi para siswa yang aktif selama kegiatan berlangsung, dilanjutkan penyerahan cendramata yang diberikan oleh Dhafa Manarul Rizqia perwakilan mahasiswa kepada Pihak Yayasan. Acara ditutup dengan pembacaan doa, buka puasa bersama dan sesi foto bersama.
Penulis:
Dhafa Manarul Rizqia
Elgrace Sarina Purba
Kurnia Putri Rahayu Ndraha
Mahasiswa Program Studi Akuntansi Program Sarjana Universitas Pamulang
Tulisan ini dibuat dalam rangka tugas PKM.







