MAHASISWA Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang (UNPAM) kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan teknologi yang dimiliki oleh civitas akademika.
PKM kali ini menyasar generasi muda yang sedang mempersiapkan diri untuk masuk ke dunia kerja, khususnya siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang diharapkan dapat memperoleh tambahan bekal soft skills dan serta memahami bagaimana membuka potensi kreatif dikehidupan sehari-hari dan manfaat berfikir secara luas dan kreatif.
Kegiatan PKM ini dilaksanakan pada tanggal 23 September 2025 di SMK Yapan Indonesia, dengan tema “Membuka Potensi Kreatif Dalam Kehidupan Sehari-hari.” Tim pelaksana kegiatan diketuai oleh Metra Harifin Mulia, dengan anggota pelaksana Rindi Kartika dan Siti Amelia Astuti.

Tema ini dipilih sebagai bentuk respons terhadap perkembangan zaman yang menuntut tenaga kerja tidak hanya memiliki kompetensi teknis, namun juga mampu membuka potensi untuk berfikir secara kreatif di kehidupan sehari-hari terutama di dunia kerja.
Melalui pelatihan ini, para siswa dapat siswa memahami, mengenali, dan mengelola membuka potensi kreatif secara positif dalam kehidupan sehari-hari. Pembinaan difokuskan pada membuka potensi berpikir kreatif, kreativitas serta menumbuhkan ide-ide baru dan orisinal untuk membuat inovasi yang baru dengan interaktif dan reflektif.
Kemampuan berpikir kreatif menjadi pondasi penting dalam membentuk individu yang mampu beradaptasi terhadap perubahan, menciptakan solusi inovatif, dan berpikir terbuka dalam menghadapi tantangan. Dengan kegiatan pelatihan dan pendampingan, siswa dapat dilatih untuk berpikir kritis, mengembangkan ide-ide orisinal, membangun kepercayaan diri, serta menguatkan karakter positif.
Oleh karena itu, program Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema “Membuka Potensi Kreatif Dalam Kehidupan Sehari-Hari” menjadi salah satu upaya strategis untuk mendorong pengembangan kreativitas siswa sebagai bekal menghadapi masa depan.
Berpikir kreatif merupakan kemampuan seseorang untuk dalam memperoleh berbagai ide atau gagasan yang baru dan orisinal untuk mencari solusi dari permasalahan sehingga memperoleh beberapa jawaban alternatif lainnya. Kreativitas merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk menemukan dan menciptakan hal baru, cara-cara baru, gagasan-gagasan baru yang berguna bagi dirinya dan masyarakat.
Hal baru tidak perlu sesuatu yang belum ada sebelumnya, tetapi unsur-unsurnya mungkin sudah ada sebelumnya tetapi individu menemukan kombinasi baru, hubungan baru, konstruk baru yang memiliki kualitas yang berbeda dengan keadaanya sebelumnya, hal baru ini sifatnya bersifat inovatif. Kreativitas didasari oleh segi-segi intelektual, seperti kecerdasan, bakat dan kecakapan nyata, juga segi efektif seperti sikap, minat dan motivasi.
Dengan demikian, kedua aspek tersebut memiliki hubungan yang saling memperkuat. Berpikir kreatif mampu membantu seseorang untuk memperoleh berbagai ide serta untuk mengaktifkan kreativitas (kemampuan) yang miliki.
Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh para siswa dan guru di Yapan Indonesia. Mereka merasa terbantu karena mendapat informasi dan pengalaman baru yang sangat relevan dengan kebutuhan dunia kerja masa kini.
Para guru pun mengapresiasi metode pelatihan yang interaktif dan berbasis teknologi, karena dapat membuka wawasan siswa mengenai dinamika dunia kerja yang terus berubah. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan potensi dalam membuka potensi kreatif dalam kehidupan sehari-hari siswa dalam menghadapi dunia kerja yang kompetitif dan berbasis teknologi tinggi dan memiliki komunikasi yang baik.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta sinergi antara institusi pendidikan tinggi dengan sekolah menengah dalam rangka menciptakan lulusan yang unggul dan siap kerja. Tim PKM juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, agar dampak positif yang ditimbulkan semakin luas.
Artikel ini disusun sebagai dokumentasi kegiatan sekaligus informasi bagi masyarakat umum, khususnya civitas pendidikan, tentang pentingnya pelatihan dalam berfikir kreatid dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis:
Metra Harifin Mulia
Rindi Kartika
Siti Amelia Astuti
Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang Prodi Manajemen







