JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mencatat 59 Rukun Tetangga (RT) dan empat ruas jalan masih terendam banjir hingga Sabtu (24/1) sore. Data tersebut dihimpun pukul 15.00 WIB.
“BPBD mencatat saat ini terdapat 59 RT dan 4 ruas jalan yang masih tergenang,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD Jakarta, Mohammad Yohan dalam keterangannya.
Lebih lanjut Yohan menambahkan, banjir yang menggenangi sejumlah wilayah di Jakarta disebabkan curah hujan tinggi dan luapan sejumlah sungai seperti Kali Ciliwung, Kali Angke, dan Kali Pesanggrahan.
Jakarta Barat menjadi wilayah terdampak terbanyak dengan 29 RT yang masih terendam, tersebar di Duri Kosambi, Kapuk, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Kedoya Selatan, dan Kembangan Utara.
Di Jakarta Timur, banjir melanda 16 RT, dengan ketinggian air tertinggi berada di Kelurahan Bidara Cina (210 cm). Genangan juga terjadi di Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan akibat luapan Kali Ciliwung.
Sementara di Jakarta Selatan tercatat tujuh RT tergenang, tersebar di Rawajati, Pejaten Timur, dan Kebon Baru. Jakarta Utara turut terdampak di Kelurahan Kapuk Muara dengan tujuh RT terendam.







