• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Penerapan Sila Ke-1 Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Juli 29, 2023
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 3min read
Penerapan Sila Ke-1 Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat
99
SHARES
221
VIEWS

PADA artikel ini, saya akan menjelaskan bagaimana kita sebagai warga negara Indonesia menerapkan sila ke-1 Pancasila dalam bermasyarakat.

Pancasila terdiri dari dua kata yaitu Panca dan Sila. Panca memiliki arti lima yang berasal dari bahasa sansekerta dan Sila memiliki arti dasar. Jadi, Pancasila merupakan lima dasar yang harus dipahami oleh masyarakat Indonesia.

Kenapa Pancasila diartikan menjadi dasar bagi negara Indonesia? Karena, Pancasila bisa menjadi aturan atau petunjuk bagi masyarakat Indonesia dalam berperilaku sopan santun, akhlak atau moral dan adab dalam bermasyrakat yang bertujuan supaya bangsa Indonesia tidak melakukan seenaknya terhadap orang lain.

Pengertian Pancasila Menurut Para Ahli
Ir. Soekarno
Pasti sudah tidak asing dengan nama tersebut? Beliau merupakan bapak proklamasi Negara Republik Indonesia (NKRI). Menurut beliau Pancasila merupakan filosofi kehidupan bangsa Indonesia. Beliau menjelaskan bahwa Pancasila tidak hanya sebagai dasar negara namun Pancasila merupakan panduan moral yang menjadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari berbangsa dan bernegara.

Notonegoro
Menurut Notonegoro Pancasila merupakan dasar dalam berbangsa, bernegara dan ideologi negara yang diharapkan berperan aktif menjadi pandangan hidup atau arah hidup bangsa Indonesia dan menjadi pemersatu bagi bangsa Indonesia dalam memperkuat negara Indonesia itu sendiri.

BACA JUGA :  Sistem Pengendalian Manajemen di PT Smartfren Telecom Tbk

Ali Sastroamidjojo
Menurut Ali Sastroamidjojo Pancasila merupakan aspek politik yang dimana landasan dan sumber hukum tertinggi di Indonesia. Pancasila bersifat fleksibel atau dapat menyesuaikan perkembangan zaman namun tidak mengurangi atau menghilangkan makna yang terkandung di dalam Pancasila itu sendiri. Pancasila bisa menjadi landasan dalam pembentukan lembaga-lembaga negara Indonesia dan sistem pemerintahan yang adil.

Makna Sila ke-1 Pancasila “Ketuhanan Yang Maha Esa”
Sila pertama yang berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa” merupakan isi dari Pancasila yang pertama. Didalam Undang Undang Dasar 1945 (UUD 1945) di Pasal 29 Ayat 1 dan 2 menyatakan;
Negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
Negara menjamin kemerdekaan setiap penduduk untuk memeluk agamanya masing- masing dan kebebasan beribadah menurut kepercayaannya masing-masing.

Sebelumnya sila pertama tersebut berbunyi “Ketuhanan Dengan Kewajiban Menjalankan Syariat Islam Bagi Pemeluk-Pemeluknya.” Namun hal tersebut menjadi problematik karena masyarakat Indonesia bukan hanya dari agama islam saja tetapi terdapat beberapa agama yang berada di Indonesia dan hal tersebut menjadi tidak adil bagi agama lainnya. Pada sidang pertama PPKI 18 Agustus 1945 bunyi dari Pancasila tersebut berubah menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa.”

BACA JUGA :  Penerapan Ekonomi Manajerial dalam Pengambilan Keputusan Bisnis Modern

Tentu saja peran negara sangatlah penting dalam menjamin, memperjuankan, mengupayakan dan membantu masyarakat dalam kebebasan dan keleluasaan dalam mempercayai, beribadah dan mengekspresikan agamanya masing-masing.

Dengan begitu, terwujudnya sila pertama tersebut dapat memberikan dampak yang besar dalam kerukunan beragama di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Butir-butir Pancasila Sila ke-1
Sila pertama berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa” disimbolkan lambang bintang tepatnya ditengah perisai di dada burung Garuda Pancasila yang mengandung 6 butir;
Bangsa Indonesia mempercayai dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Bangsa Indonesia menjalankan ibadahnya menurut kepercayaannya masing-masing.
Bangsa Indonesia menghormati antar pemeluk agama yang menganut kepercayaan berbeda-beda.
Bangsa Indonesia hidup rukun antar sesama umat beragama.
Agama atau kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa merupkan hubungan pribadi antara manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
Bangsa Indonesia tidak boleh memaksakan seseorang dalam beragama atau memilih kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Penerapan Sila ke-1 Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat
Penerapan Pancasila Sila ke-1 “Ketuhanan Yang Maha Esa” mampu diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, seperti;
Masyarakat harus saling menghormati dalam perbedaan agama didalam lingkungannya.
Tidak boleh melarang atau menghalangi seseorang dalam beribadah menurut kepercayaannnya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Melindungi jika melihat atau mendengar seseorang yang sedang menghina kepercayaan (rasisme) terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Menunjukan sikap toleransi kepada masyarkat lingkungannya
Menghormati dan menghargai setiap perayaan yang ada disetiap agama

BACA JUGA :  Menghindari Krisis SDM: Mengapa Perencanaan Talenta Bukan Lagi Sekadar Rutinitas HR?

Kesimpulan
Masyarakat bisa mencegah, menegur atau menghindari kepercayaan yang melenceng dan bisa dilaporkan ke pihak berwajib untuk ditindak lanjuti. Walaupun negara membebaskan masyarakatnya dalam beragama namun masyarakat harus berhati-hati dalam memilih agama supaya tidak melanggar aturan dari kepercayaan agamanya masing- masing.

Pancasila juga bukan hanya sekadar dasar negara saja tetapi Pancasila merupakan panduan moral, cita-cita, sumber hukum dan tentu cerminan identitas bagi bangsa Indonesia. Dengan adanya Pancasila diharapkan bangsa Indonesia dapat menjalankan nilai-nilai yang terkandung Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu menciptakan masyarakat Indonesia yang adil, beradab dan menghargai setiap perbedaan yang ada di negara Indonesia.

Penulis:

Fidah Nurbayti
Mahasiswi Universitas Pamulang Prodi PPKn

Tulisan ini dibuat dalam rangka tugas kuliah.

Tags: Opini mahasiswaRuang Unpamuniversitas pamulangunpam
Previous Post

Peran Pendidikan Ekonomi dalam Membangun Generasi Muda yang Berdaya Saing

Next Post

Samsung Galaxy Z Flip5 dan Galaxy Z Fold5: Hadirkan Fleksibilitas dan Keserbagunaan Tanpa Kompromi

Related Posts

Bukan Tidak Pintar, Cuma Takut Bicara: Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Public Speaking sebagai Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Prestasi Mahasiswa

Oktober 21, 2026
2.3k
Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?
DUNIA KAMPUS

Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?

Oktober 21, 2026
2.4k
Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat
DUNIA KAMPUS

Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat

Oktober 21, 2026
2.4k
Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi
DUNIA KAMPUS

Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi

Oktober 21, 2026
2.4k
Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?
DUNIA KAMPUS

Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?

Oktober 21, 2026
2.4k
Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda
DUNIA KAMPUS

Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda

Oktober 21, 2026
2.1k
Next Post
Samsung Galaxy Z Flip5 dan Galaxy Z Fold5: Hadirkan Fleksibilitas dan Keserbagunaan Tanpa Kompromi

Samsung Galaxy Z Flip5 dan Galaxy Z Fold5: Hadirkan Fleksibilitas dan Keserbagunaan Tanpa Kompromi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com