• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Bahaya Membeli dan Memakai Pakaian Bekas Bagi Kesehatan

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Juni 28, 2023
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 2min read
Bahaya Membeli dan Memakai Pakaian Bekas Bagi Kesehatan
86
SHARES
190
VIEWS

BELAKANGAN ini membeli pakaian bekas layak pakai atau dikenal dengan sebutan thrifting sedang tren di kalangan masyarakat, terutama anak muda. Dirangkum dari berbagai sumber, thrifting secara etimologi berasal dari bahasa Inggris yang berarti hemat.

Seiring berjalannya waktu, arti tersebut berubah menjadi kegiatan membeli barang atau pakaian bekas dengan harga murah sebagai upaya untuk menghemat pengeluaran.

Pada awalnya kegiatan ini dipandang sebelah mata, dikarenakan thrift hanya sekedar barang bekas yang dijual murah dipasaran.

Namun kini masyarakat berlomba-lomba membeli pakaian bekas dengan alasan membeli pakaian bekas untuk mencari pakaian bermerek (branded) dengan harga yang murah, hingga alasan produk ramah lingkungan.

Terbaru, pemerintah melarang masyarakat menjual pakaian bekas maupun impor barang bekas dari luar negri. Larangan impor pakaian bekas ini ada dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 40 Tahun 2022 tentang perubahan Permendag No 18 Tahun 2021 tentang Barang Dilarang Ekspor dan Dilarang Impor.

BACA JUGA :  FUN HEALTH 2023: FIFGROUP Sumbang Darah untuk PMI Tangsel

Pada pasal 2 ayat 3 disebutkan bahwa barang dilarang impor antara lain kantong bekas, karung bekas dan pakaian bekas. Barang-barang tersebut dilarang impor karena berdampak buruk untuk UMKM dan buruk untuk kesehatan penggunanya.

Berikut beberapa penyakit yang timbul akibat dari membeli dan memakai pakaian bekas.
Jamur Kulit
Jamur kulit adalah jenis infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur yang tumbuh pada kulit dan menyebar melalui pakaian bekas yang terkontaminasi dengan jamur oleh pemakai sebelumnya. Beberapa gejala yang akan muncul seperti ruam merah,gatal dan kulit yang pecah-pecah.

Kudis
Kudis adalah jenis infeksi kulit yang disebabkan oeh tungau. Tungau ini menyebar melaui pakaian bekas yang terkontaminasi dengan tungau. Gejala yang muncul antara lain gatal-gatal, ruam merah, dan luka akibat penggarukan.

BACA JUGA :  Transformasi Akuntansi: Kunci Adaptasi di Era Ekonomi Digital

Scabies
Scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau kecil yang menempe pada kulit dan menyebar melaui baju bekas yang terkontaminasi tungau. Gejala yang akan muncul dari penyakit ini adalah ruam merah dan gatal yang biasanya muncul di area kulit tertentu seperti perut, paha, bahkan bagian dalam lengan.

Herpes Zoster
Penyakit kulit ini merupakan penyakit yang paling banyak terjadi pada orang yang membeli pakaian bekas . Disebabkan oleh virus bernama Herpes Zoster. Virus ini menyebar melalui baju bekas yang terkontaminasi yang menyebabkan sakit dan ruam pada kulit.

Untuk mencegah timbulnya penyakit tersebut maka kita perlu melakukan beberapa hal sebagai berikut.

Mencuci Sebelum Dipakai
Setelah membeli pakaian bekas,hendaknya dicuci terlebih dahulu. Hal itu bertujuan untuk menghilangkan kuman-kuman yang menempel pada pakaian.

BACA JUGA :  Analisa Sistem Pengendalian Manajemen BCA

Rendam di Air Panas Sebelum Dicuci
Sebelum dicuci, terlebih dahulu direndam menggunakan air panas dan cairan antiseptik kurang lebih 30 menit agar kotoran-kotoran yang ada di pakaian hilang dengan mudah.

Cuci Menggunakan Sabun dan Pewangi
Cuci pakaian menggunakan tangan sampai bersih. Kemudian beri pewangi pakaian agar wangi.

Setrika Pakaian
Setelah dicuci hingga bersih dan wangi, setrika pakaian sehingga pakaian tampak rapi dan baru.

Dengan mengikuti beberapa hal diatas, maka kita tidak perlu khawatir dengan bahaya yang terjadi akibat membeli dan memakai pakaian bekas. Semoga bermanfaat.

Penulis:

Ade Indira Nanindia
Fakutas Ekonomi Prodi Akuntansi S1

Tulisan ini dibuat dalam rangka tugas kuliah.

Tags: Opini mahasiswaRuang Unpamuniversitas pamulangunpam
Previous Post

Pentingnya Pendidikan Berpengaruh pada Masa Depan Anak

Next Post

Perkembangan Data Analitik di Tahun 2023

Related Posts

Bukan Tidak Pintar, Cuma Takut Bicara: Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Public Speaking sebagai Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Prestasi Mahasiswa

Oktober 21, 2026
2.3k
Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?
DUNIA KAMPUS

Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?

Oktober 21, 2026
2.4k
Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat
DUNIA KAMPUS

Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat

Oktober 21, 2026
2.4k
Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi
DUNIA KAMPUS

Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi

Oktober 21, 2026
2.4k
Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?
DUNIA KAMPUS

Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?

Oktober 21, 2026
2.4k
Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda
DUNIA KAMPUS

Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda

Oktober 21, 2026
2.1k
Next Post
Perkembangan Data Analitik di Tahun 2023

Perkembangan Data Analitik di Tahun 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com