• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Dampak Masuknya Korean Wave di Kalangan Remaja

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Juni 9, 2023
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 2min read
Dampak Masuknya Korean Wave di Kalangan Remaja
126
SHARES
279
VIEWS

BUDAYA Indonesia adalah seluruh kebudayaan lokal, nasional, maupun kebudayaan asal asing yang telah ada di Indonesia. Kebudayaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia merupakan kebudayaan yang sangat beraneka ragam seperti tarian daerah, pakaian adat, dan rumah adat. Masing-masing suku bangsa memiliki keanekaragaman budaya tersendiri. Di setiap budaya tersebut terdapat nilai-nilai sosial dan seni yang tinggi.

Saat ini perkembangan zaman semakin modern diiringi dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih. Hal tersebut diikuti dengan perkembangan media sosial yang memudahkan sebagian orang untuk mengakses informasi dan tentang dunia luar tanpa harus mengunjungi negara tersebut.

Media sosial saat ini sedang ramai membicarakan tentang antusiasme budaya populer yang berasal dari Korea Selatan atau biasa disebut dengan Korean Wave atau Hallyu. Korean Wave atau Hallyu adalah fenomena budaya di mana popularitas global budaya populer Korea meningkat secara dramatis sejak tahun 1990-an.

BACA JUGA :  Sosialisasi Pentingnya Menabung Sejak Dini

Korea Wave atau Hallyu dianggap sebagai salah satu ekspor Korea terbesar karena ini juga berarti mengekspor budaya populer Korea Selatan, yang membuat Korea Selatan unik.

Korean Wave atau Hallyu sendiri berawal dan identik dengan dunia hiburan seperti musik, drama, dan variety show yang dirancang secara cermat untuk menampilkan budaya Korea.
Seiring berjalannya waktu, budaya Korea telah menyatu dengan kehidupan sehari-hari para pecinta budaya Korea, mulai dari fashion, make up, skincare Korea, makanan, gaya bicara hingga bahasa.

Korean Wave yang sangat diminati para remaja saat ini adalah musik pop atau sering disebut juga K-pop dan K-drama. Menurut (egsaugm, 2020), Indonesia yang saat ini merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia merupakan rumah bagi jutaan K-popers atau pecinta K-pop.

BACA JUGA :  Bagaimana Menjadi Pahlawan Valuta Asing? Solusinya Ada di Jepang

Pada tahun 2019, Twitter mengumumkan daftar negara yang paling banyak men-tweet terkait artis Kpop sepanjang tahun 2019 dan Indonesia berada pada peringkat 3 setelah Thailand dan Korea Selatan.

Sedangkan untuk penayangan video-video K-pop di Youtube berdasarkan negara, Indonesia menempati posisi ke-2 dengan persentase 9.9% (Won So, 2020). Sementara itu, Korea Selatan berada pada posisi pertama dengan persentase yang tak jauh berbeda dari Indonesia yaitu 10.1%.

Korean Wave banyak mempengaruhi para remaja dalam beberapa hal. Contohnya semakin banyak yang tertarik mempelajari budaya dan Bahasa Korea seperti drama Korea. Bahkan mereka tidak keberatan untuk mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk idola mereka. Seperti membeli merchandise yang berhubungan dengan sang idola atau menggunakan skincare, make up, dan fashion.

BACA JUGA :  Mengenal Prinsip Kode Etik Profesi Akuntansi

Kesimpulan:
Korean Wave telah banyak menarik perhatian para remaja hingga membuat diri mereka seperti idolanya. Korean Wave bisa memberikan dampak positif dan dampak negatif tergantung bagaimana cara pandang kita terhadap budaya tersebut.

Dampaknya dapat dilihat di kehidupan sehari-hari, khususnya di kalangan anak muda yang mempengaruhi pola hidup remaja di Indonesia. Antusiasme para remaja yang berlebihan terhadap Korean Wave dapat menghilangkan budaya asli Indonesia di kalangan para remaja. Hal ini mempengaruhi sikap dan tingkah laku para remaja yang negatif. Tidak ada salahnya mengikuti tren zaman yang semakin modern tapi harus dapat melihat apa yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan.

Penulis:

Novia Rizky Ramadhani
Mahasiswa S1 Akuntansi Universitas Pamulang

Tulisan ini dibuat dalam rangka tugas kuliah.

Tags: Opini mahasiswaRuang Unpamuniversitas pamulangunpam
Previous Post

Perindo Merapat, Ganjar Pranowo Optimistis PDIP Menang Mutlak

Next Post

Percepat Pemulihan Ketenagakerjaan Global, Indonesia Beri 3 Usulan Penting ke Negara Non Blok

Related Posts

Bukan Tidak Pintar, Cuma Takut Bicara: Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Public Speaking sebagai Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Prestasi Mahasiswa

Oktober 21, 2026
2.3k
Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?
DUNIA KAMPUS

Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?

Oktober 21, 2026
2.4k
Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat
DUNIA KAMPUS

Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat

Oktober 21, 2026
2.4k
Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi
DUNIA KAMPUS

Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi

Oktober 21, 2026
2.4k
Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?
DUNIA KAMPUS

Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?

Oktober 21, 2026
2.4k
Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda
DUNIA KAMPUS

Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda

Oktober 21, 2026
2.1k
Next Post
Percepat Pemulihan Ketenagakerjaan Global, Indonesia Beri 3 Usulan Penting ke Negara Non Blok

Percepat Pemulihan Ketenagakerjaan Global, Indonesia Beri 3 Usulan Penting ke Negara Non Blok

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com