TANGSELXPRESS- Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Jakarta Selatan kembali menjalankan program sosial yakni menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan massal terhadap 65 anak sebagai wujud pencegahan stunting. Kegiatan dilakukan di RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu (16/10).
Hadir dalam antara lain Ketua IIDI Jakarta Selatan Lizvy Revina didampingi Ketua Umum PB IIDI Haslinda, Guru Besar FKM UI Sandra Fikawati, Ketua IDAI Jaya Dewi.
Kegiatan tersebut disambut baik PB IIDI, khususnya program penurunan stunting yang menjadi perhatian pemerintah pusat.

“Alhamdulillah saya sebagai Ketua Umum PB IIDI merasa bangga yang dilakukan IIDI Jakarta Selatan karena program IIDI se-Indonesia melalui kebijakan dari PB IIDI adalah kita ikut membantu pemerintah dalam penurunan prevalensi stunting yang mana 14% tahun 2024. Nah, selama ini memang kami dari PB IIDI se-Indonesia sudah melakukan program menuju pada penurunan stunting sebelumnya cuma barangkali kegiatannya yang berbeda,” papar Haslinda.
Dalam upaya penurunan, PB IIDI tidak hanya lebih fokus memperhatikan anak-anak stunting tapi mempersiapkan generasi muda mulai dari remaja pranikah sampai ibu hamil.
Haslinda juga berbicara mengenai peran dari pemerintah terhadap program kegiatan PB IIDI.
“Sejauh ini peran dari pemerintah terhadap program kami selalu bergandengan bersama. Kami kepengurusan pasti beraudiensi kepada Kementerian Kesehatan kepada BKKBN dan pemerintah yang lain dan alhamdulillah sampai hari ini semua program kerja yang kami tuangkan dari hasil muktamar di dalam buku pedoman kami itu semuanya ada di Kementerian Kesehatan maupun Peranan Wanita Kementerian peranan itu semuanya didukung sangat luar biasa,” jelas Haslinda.
Selama ini, lanjut Haslinda, PB IIDI selalu menggerakkan dan mencari kolaborasi dan bermitra kepada pemerintah maupun organisasi-organisasi sosial lainnya.

“Khususnya pada hari ini IIDI Jakarta Selatan bekerjasama dan berkolaborasi dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia sangat luar biasa. Saya berharap kegiatan ini menjadi contoh dan model bagi seluruh IIDI di Indonesia,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Guru Besar FKM UI Prof Dr Drg Sandra Fikawati MPH.
“Apresiasi dan salut kepada PB IIDI khususnya IIDI Jakarta Selatan yang dengan bekerjasama dan dukungan berbagai pihak telah berhasil melaksanakan kegiatan ini. Stunting adalah masalah besar bangsa yang harus kita atasi dan cegah bersama karena anak kita adalah masa depan bangsa. Program IIDI Jakarta Selatan ini merupakan program yang sangat baik dan patut menjadi contoh bagi berbagai organisasi sosial lainnya. Kerjasama dengan IDAI sebagai salah satu ujung tombak pencegahan stunting menjadikan program ini begitu konkrit langsung kepada anak yang bermasalah. Semoga program yang baik ini bisa terus berjalan, semoga menjadi semakin berkembang, dan berkontribusi besar pada masalah kesehatan dan sumber daya manusia Indonesia terutama upaya penurunan stunting menjadi 14% di 2024,” paparnya.







