• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Kasus Penganiayaan Santri di Gontor Dipicu Kesalahpahaman

admin by admin
September 8, 2022
in DAERAH, NASIONAL
Reading Time: 1min read
Kasus Penganiayaan Santri di Gontor Dipicu Kesalahpahaman

Ilustrasi penganiayaan atau kekerasan. Foto: Freepik

117
SHARES
261
VIEWS

TANGSELXPRESS – Motif peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa salah satu santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) 1 di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur yang terjadi pada Senin (22/9/2022) lalu kini mulai diungkap pihak kepolisian.

Polres Ponorogo mulai mengungkap motif di balik kasus dugaan penganiayaan santri berinisial AM (17 tahun) hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kapolres Ponorogo Ajun Komisaris Besar Catur Cahyono Wibowo mengatakan, dugaan penganiayaan diawali saat kegiatan Perkemahan Kamis Jumat (Perkajum) di lingkungan PMDG pada Agustus 2022 lalu. “Berawal dari kegiatan kemah. Selanjutnya, alat-alat (Pramuka) dikumpulkan dan mengalami kekurangan,” ujar Catur kepada awak media, Rabu (7/9/2022).

Tidak dijelaskan secara rinci alat pramuka yang dianggap belum dikembalikan peserta. AM yang didapuk sebagai panitia dimintai pertanggungjawabnnya oleh kakak kelas atau seniornya di PMDG. Entah karena alasan apa, antara AM dan kakak kelasnya yang diduga sebagai terduga penganiayaan terlibat cekcok. “(Dipicu) kesalahpahaman. Nanti, akan didalami lebih lanjut dan untuk kepastiannya akan disampaikan lagi,” jelasnya.

BACA JUGA :  Oknum TNI Penganiaya Karyawan Zaskia Mecca Ditahan Denpom Jaya

Beberapa saat usai dugaan penganiayaan terjadi, AM sempat dilarikan ke Rumah Sakit Yasyfin Darussalam Gontor. Petugas medis yang memberikan pelayanan pertama juga dijadikan saksi. “Dari pihak dokter ada penambahan satu orang yang menerima ketika pertama kali (korban) dibawa ke IGD (instalasi gawat darurat),” terangnya.

Catur menyatakan bahwa pihak penyidik Satreskrim Polres Ponorogo telah memeriksa 14 saksi yang diantaranya adalah santri, pengasuh santri dan dokter di Pondok Gontor. Hingga saat ini, kasus duagaan penganiayaan hingga menyebabkan hilangnya nyawa seseorang di pondok pesantren tersebut masih terus didalami.

Tags: Kasus PenganiayaanpenganiayaanPolres PonorogoPondok Modern Darussalam Gontorsantri
Previous Post

Putri Candrawathi Telah Diperiksa dengan Menggunakan Lie Detector, Hasilnya…

Next Post

Olah TKP Kasus Penganiayaan Santri di Gontor, Polisi Temukan Kayu dan Minyak Kayu Putih

Related Posts

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital
NASIONAL

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital

Oktober 22, 2026
2.5k
Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor
NASIONAL

Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor

Oktober 22, 2026
2.4k
Usai Video Hadang Mahasiswa Viral, Ajudan Gubernur Kaltim Akhirnya Buka Suara
DAERAH

Usai Video Hadang Mahasiswa Viral, Ajudan Gubernur Kaltim Akhirnya Buka Suara

Oktober 21, 2026
2.4k
BMKG Gunakan Dry Ice untuk Urai Kabut Asap Karhutla di Sumatra dan Kalimantan
NASIONAL

BMKG Gunakan Dry Ice untuk Urai Kabut Asap Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

Oktober 21, 2026
2.4k
Ayip Tayana: Evaluasi Dua Tahun Prabowo-Gibran Harus Dilihat dari Konsistensi Gagasan dan Implementasi Kebijakan
NASIONAL

Ayip Tayana: Evaluasi Dua Tahun Prabowo-Gibran Harus Dilihat dari Konsistensi Gagasan dan Implementasi Kebijakan

Oktober 19, 2026
149
Karhutla Kalimantan Sulit Dipadamkan, Ternyata Ini 5 Penyebabnya
NASIONAL

BMKG Peringatkan Karhutla di 6 Provinsi hingga 24 Oktober, 478 Titik Panas Terdeteksi

Oktober 19, 2026
2.5k
Next Post
Olah TKP Kasus Penganiayaan Santri di Gontor, Polisi Temukan Kayu dan Minyak Kayu Putih

Olah TKP Kasus Penganiayaan Santri di Gontor, Polisi Temukan Kayu dan Minyak Kayu Putih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com