• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Minggu, 8 Maret, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Presiden: Papua Terlalu Luas, Perlu Dibangun Daerah Otonomi Baru

admin by admin
Agustus 31, 2022
in NASIONAL
Reading Time: 1min read
Presiden Jokowi

Presiden Jokowi menjawab pertanyaan jurnalis di Stadion Lukas Enembe, Papua, Rabu (31/8). Foto: BPMI Setpres

62
SHARES
138
VIEWS

TANGSELXPRESS – Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemekaran wilayah di tanah Papua merupakan salah satu upaya untuk menciptakan pemerataan pembangunan. Selain itu, dengan adanya tiga daerah otonomi baru, yakni Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah, dan Provinsi Papua Pegunungan, diharapkan akan mempermudah jangkauan pelayanan di tanah Papua yang luas.

“Ini dalam rangka pemerataan pembangunan karena memang tanah Papua ini terlalu luas kalau hanya dua provinsi, terlalu luas. Untuk memudahkan jangkauan pelayanan, itulah dibangun daerah-daerah otonomi baru,” ujar Presiden seperti dikutip dari laman Sekretariat Kabinet saat menjawab pertanyaan awak media di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (31/8/2022).

Menurut Kepala Negara, pemekaran wilayah di Papua merupakan aspirasi yang berasal dari masyarakat Papua sendiri. Aspirasi tersebut telah ada sejak beberapa tahun lalu dan berasal dari berbagai kelompok masyarakat di berbagai wilayah.

BACA JUGA :  Paspor Baru 2022 Masa Berlaku 10 Tahun: Hari Ini Mulai Diberlakukan

“Ini kita kan, saya sendiri mendengar, pemerintah itu mendengar permintaan-permintaan dari bawah. Saya ke Merauke, minta. Saya ke Pegunungan Tengah, kelompok-kelompok datang ke saya minta itu dan sudah 7 tahun yang lalu, 6 tahun yang lalu, 5 tahun yang lalu dan kita tindak lanjuti dengan pelan-pelan. Ini permintaan dari bawah, dari kelompok-kelompok yang ada di sini,” jelasnya.

Terkait masih adanya pro dan kontra terkait pemekaran wilayah tersebut, Presiden menyebutkan bahwa hal tersebut merupakan sebuah bentuk demokrasi.

“Sekali lagi, itu adalah permintaan dari bawah, bahwa ada pro dan kontra itu namanya demokrasi,” tandasnya.

Tags: Daerah Otonomi BaruPapuaPresiden Jokowi
Previous Post

Wujudkan Target Net Zero Emissions, Pemkot Tangsel Gandeng Kementerian ESDM dan GBPN

Next Post

Kasus Mutilasi di Mimika, Presiden Jokowi Beri Mandat Tegas ke Aparat

Related Posts

Pastikan Keselamatan Pemudik, Menhub Minta Armada Transportasi Dicek Ketat
NASIONAL

Pastikan Keselamatan Pemudik, Menhub Minta Armada Transportasi Dicek Ketat

Maret 7, 2026
2.9k
Apkasi Serahkan 20 Rekomendasi Strategis ke Mendagri, Kawal Isu Pilkada hingga Kesejahteraan Daerah
NASIONAL

Apkasi Serahkan 20 Rekomendasi Strategis ke Mendagri, Kawal Isu Pilkada hingga Kesejahteraan Daerah

Maret 7, 2026
2.8k
FPI Titip Surat ke Prabowo, Minta Indonesia Keluar dari Board of Peace
NASIONAL

FPI Titip Surat ke Prabowo, Minta Indonesia Keluar dari Board of Peace

Maret 6, 2026
2.1k
DPR Desak Pemerintah Segera Evakuasi WNI dari Iran di Tengah Memanasnya Konflik
NEWS

DPR Desak Pemerintah Segera Evakuasi WNI dari Iran di Tengah Memanasnya Konflik

Maret 5, 2026
2.1k
49 Dapur MBG Dihentikan Sementara, BGN Perketat Pengawasan dan Standar Keamanan
NASIONAL

49 Dapur MBG Dihentikan Sementara, BGN Perketat Pengawasan dan Standar Keamanan

Maret 4, 2026
2.3k
Tips Tetap Sehat di Hari Lebaran
NASIONAL

Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada 20 Maret, Pemerintah Tunggu Sidang Isbat

Maret 4, 2026
2.8k
Next Post
Kasus Mutilasi di Mimika, Presiden Jokowi Beri Mandat Tegas ke Aparat

Kasus Mutilasi di Mimika, Presiden Jokowi Beri Mandat Tegas ke Aparat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN

© 2022 TangselXpress.com