TANGSELXPRESS – Sebanyak 76 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dari 38 provinsi terus menjalani latihan gabungan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Latihan berlangsung di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kota Depok, Jawa Barat. Para calon Paskibraka tersebut terdiri atas 38 putra dan 38 putri yang masing-masing mewakili satu pasang dari setiap provinsi.
Para peserta tengah menjalani berbagai pembinaan sebelum nantinya dikukuhkan sebagai Paskibraka di Istana Kepresidenan, Jakarta. Pengukuhan dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus 2026.
Latihan Gabungan Berlangsung hingga 9 Agustus
Latihan gabungan berlangsung sejak 6 hingga 9 Agustus 2026. Kegiatan tersebut melibatkan calon Paskibraka, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), satuan musik, serta seluruh peserta upacara HUT ke-81 RI.
Selain meningkatkan kemampuan baris-berbaris dan kepaskibraan, latihan gabungan menjadi bagian dari proses penentuan personel yang akan mengisi posisi dalam upacara peringatan HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026.
Salah satu calon Paskibraka, Faith Louisa Tabita Maengkom dari SMA Negeri 1 Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama mengikuti pembinaan.
Menurut Faith, kesempatan bertemu peserta dari berbagai daerah membuatnya dapat mengenal budaya dan karakter teman-teman dari provinsi lain.
“Kita belajar budaya lain dari teman-teman dari provinsi lain. Itu yang membuat saya senang dan betah di sini. Mimpi saya menjadi role model generasi muda yang akan datang, dan untuk keluarga dan Indonesia saya ingin menunjukkan potensi pada diri saya,” ujar Faith, dikutip dari Beritasatu, Sabtu (8/8/2026).
Calon Paskibraka Dibekali Nilai Pancasila
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi menjelaskan, pembinaan calon Paskibraka tidak hanya berfokus pada kemampuan fisik, baris-berbaris, dan keterampilan kepaskibraan.
Para peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai nilai-nilai Pancasila sebagai bagian dari persiapan menjadi calon kader serta pemimpin bangsa.
Yudian mengatakan pembinaan tersebut tidak berhenti setelah peserta menjalankan tugas dalam upacara HUT RI. Mereka tetap berada dalam program Paskibraka dan akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosial serta kegiatan yang berkaitan dengan isu kebangsaan.
“Untuk adik-adik yang bercita-cita untuk bisa ikut Paskibraka, jaga kesehatan ya, bangun kedisiplinan, kerja keras, belajar Pancasila. Apalagi setelahnya itu berdisiplin, konsistensi. Melihat ke depan, pelajari bagaimana kakak-kakak kalian sehingga bisa terpilih sebagai Paskibraka ya,” kata Yudian.
Pembinaan Meliputi Wawasan Kebangsaan
Wakil Kepala BPIP sekaligus pengarah program Paskibraka, Rima Agristina, menjelaskan para calon Paskibraka sebelumnya telah mengikuti pembelajaran aktif berbasis pengalaman.
Materi yang diberikan meliputi sejarah bangsa, ke-Indonesiaan, Pancasila, wawasan kebangsaan, bela negara, hingga ketahanan nasional.
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta menjalani proses refleksi sebelum memasuki tahap latihan fisik dan kepaskibraan.
Latihan kemudian dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan ketangguhan fisik. Peserta mengikuti kegiatan mulai dari peregangan, olahraga, hingga latihan gabungan bersama Paspampres dan peserta upacara lainnya.
Formasi Paskibraka Belum Final
Latihan gabungan juga menjadi bagian dari proses seleksi untuk menentukan posisi masing-masing peserta dalam formasi Paskibraka.
Rima menjelaskan, meskipun sejumlah peserta sudah terlihat menempati posisi tertentu, termasuk sebagai pembawa baki, formasi tersebut belum bersifat final.
Tim pembina masih melakukan penilaian untuk menentukan peserta yang dinilai paling siap secara fisik dan paling sesuai dengan posisi yang akan dijalankan.
Penentuan formasi akan semakin diperjelas saat para peserta mengikuti rangkaian gladi di Istana Merdeka, Jakarta.
“Kita akan bergeser ke Jakarta tanggal 11 (Agustus), rencana pengukuhan akan dijadwalkan tanggal 15 (Agustus), tapi kami menunggu dinamika bagaimana yang paling sesuai untuk pelaksanaannya,” ujar Rima.
Sementara itu, Plt. Karo Humas Kemenkomdigi Farida Dewi Maharani berharap momentum HUT ke-81 RI dapat semakin digaungkan melalui pemberitaan media massa dan media sosial.
“Konten kreator juga bisa menyuarakan rasa nasionalisme kita menjelang HUT RI,” katanya.
Peserta Telah Melewati Proses Seleksi
Para calon Paskibraka yang mengikuti latihan tersebut sebelumnya telah melewati proses seleksi. Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Transparansi Paskibraka dan peserta memperoleh rekomendasi dari pihak sekolah.
Selama masa pembinaan, mereka mendapatkan pelatihan dari pamong duta Pancasila Paskibraka.
Selain kemampuan fisik dan keterampilan kepaskibraan, aspek mental serta kestabilan peserta juga menjadi perhatian dalam proses pembinaan.
Dengan rangkaian pembinaan tersebut, para calon Paskibraka diharapkan tidak hanya siap menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 RI, tetapi juga mampu menjadi generasi muda yang memiliki kedisiplinan, ketangguhan, serta wawasan kebangsaan.







