• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Jumat, 23 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home TANGERANG RAYA

Waspada Kekeringan! BPBD Tetapkan Tiga Zona Pengawasan di Kota Tangerang

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Agustus 6, 2026
in NEWS, TANGERANG RAYA
Reading Time: 2min read
Kemarau Panjang Surutkan Sungai Cisadane, Warga Tangsel Gelar Tradisi Tikar Ngaliwet

Warga Tangsel menggelar tradisi "tikar ngaliwet" di pinggiran Sungai Cisadame akibat dampak kekeringan dan kemarau panjang (Foto: RRI)

268
SHARES
2.9k
VIEWS

TANGSELXPRESS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang memetakan delapan kecamatan yang berpotensi terdampak kekeringan selama musim kemarau. Pemetaan tersebut menjadi dasar penetapan tiga zona pengawasan untuk mempercepat penanganan apabila dampak kekeringan mulai meningkat.

Kajian hidrometeorologi yang dilakukan BPBD menunjukkan potensi kekeringan mulai meluas ke sejumlah wilayah. Karena itu, pemerintah daerah meningkatkan pengawasan terhadap ketersediaan air bersih dan risiko kebakaran di kawasan yang dinilai paling rentan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan zona pertama yang menjadi prioritas pengawasan meliputi Kecamatan Batuceper, Neglasari, dan Cipondoh. Zona kedua mencakup Kecamatan Jatiuwung dan Cibodas, sedangkan zona ketiga meliputi Kecamatan Pinang, Ciledug, dan Karang Tengah.

“Untuk wilayah yang telah ditetapkan masuk dalam zona, menjadi prioritas untuk dipantau secara berkala. Khususnya dari kondisi ketersediaan air maupun potensi kebakaran,” ujar Mahdiar, Rabu (5/8/2026).

BACA JUGA :  Sungai Cisadane Meluap, Sejumlah Wilayah Tangerang Terendam Banjir Hingga 80 Cm

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kota Tangerang menggandeng unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Koramil untuk menyiapkan delapan unit mobil tangki air bersih yang siap didistribusikan apabila masyarakat mulai mengalami kesulitan memperoleh air.

Meski demikian, Mahdiar memastikan kondisi di Kota Tangerang hingga saat ini masih terkendali. Belum ada laporan maupun permintaan bantuan air bersih dari masyarakat.

“Kalau secara umum memang di Tangerang bahkan se-Banten sudah masuk musim kemarau yang berkepanjangan,” katanya.

Ia menambahkan, sejumlah daerah lain di Banten mulai menghadapi persoalan kekurangan air bersih hingga ancaman gagal panen. Namun, kondisi tersebut belum terjadi di Kota Tangerang.

“Tetapi memang di Kota Tangerang sampai saat ini alhamdulillah masih belum ada informasi dan permintaan dari masyarakat terkait bantuan air dan lain sebagainya,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kemarau Panjang, Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga

Sementara itu, ancaman musim kemarau mulai dirasakan sektor pertanian di Kabupaten Tangerang. Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) menyiapkan 8,9 ton benih pengganti untuk membantu petani yang berpotensi mengalami puso atau gagal panen akibat kemarau ekstrem.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan ancaman puso tersebar di sejumlah wilayah berdasarkan data DPKP. Fenomena El Nino yang memicu kemarau berkepanjangan menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko gagal panen.

“Langkah-langkah yang dilakukan yakni menyiapkan 8,9 ton benih pengganti. Sebab ancaman puso telah merugikan petani,” ujar Taufik.

Ia mengungkapkan, potensi puso diperkirakan mencapai sekitar 43 hektare lahan pertanian yang tersebar di 12 kecamatan dan 24 desa di Kabupaten Tangerang.

BACA JUGA :  MUI Peringatkan Soal Toa Sahur, Jangan Sampai Ganggu Warga!

“Potensi puso atau gagal panen itu sekitar 43 hektare, tersebar di 12 kecamatan dan 24 desa yang berada di Kabupaten Tangerang. Itu berdasarkan dari dinas pertanian,” katanya.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap bijak menggunakan air selama musim kemarau serta segera melaporkan apabila mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Di sisi lain, petani juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kemarau berkepanjangan agar kerugian dapat diminimalkan melalui langkah mitigasi yang telah disiapkan pemerintah.

Tags: ancaman pusoberita tangerangBPBD Kabupaten TangerangBPBD Kota TangerangDPKP Kabupaten Tangerangel ninokecamatan rawan kekeringankekeringan Kota Tangerangmobil tangki airmusim kemarau 2026
Previous Post

Pengaruh Edukasi Financial Planning Sederhana terhadap Pembentukan Karakter dan Pencegahan Penyimpangan Perilaku Remaja

Next Post

Ketika Kapal Phinisi Mengajarkan Arti Sebuah Perjuangan

Related Posts

Andra Soni Dukung Target Kredit Rakyat Rp400 Triliun, UMKM Banten Jadi Sorotan
BANTEN

Andra Soni Dukung Target Kredit Rakyat Rp400 Triliun, UMKM Banten Jadi Sorotan

Oktober 23, 2026
2.4k
Dukung Elektrifikasi Desa dan Pemulihan Pascabencana, BRI Peduli Perluas Akses Energi Surya bagi Ribuan Keluarga
ADVERTORIAL

Dukung Elektrifikasi Desa dan Pemulihan Pascabencana, BRI Peduli Perluas Akses Energi Surya bagi Ribuan Keluarga

Oktober 23, 2026
2.5k
Sering Alami Asam Lambung Naik? Kenali Penyebab dan 5 Cara Mencegah GERD
KESEHATAN

Sering Alami Asam Lambung Naik? Kenali Penyebab dan 5 Cara Mencegah GERD

Oktober 23, 2026
2.4k
Prakiraan Cuaca Tangsel 25 Mei 2026: Mayoritas Wilayah Diguyur Hujan Ringan
TANGERANG SELATAN

Prakiraan Cuaca Tangsel Jumat 23 Oktober 2026, Tujuh Kecamatan Berpotensi Hujan

Oktober 23, 2026
2.5k
Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
TANGERANG SELATAN

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Oktober 22, 2026
2.4k
Beredar Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan Upaya Mencaplok Saham Minoritas
HUKUM

Beredar Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan Upaya Mencaplok Saham Minoritas

Oktober 22, 2026
2.4k
Next Post
Ketika Kapal Phinisi Mengajarkan Arti Sebuah Perjuangan

Ketika Kapal Phinisi Mengajarkan Arti Sebuah Perjuangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com